Showing posts sorted by relevance for query tentang mata. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query tentang mata. Sort by date Show all posts

Macam – Macam Alat Optik

Macam – Macam Alat Optik. Pengertian Alat Optik, Penjelasan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Bagian-Bagian yang ada dalam sebuah Alat Optik, Alat Optik Terbaik, Alat Optik dan Fungsinya, Kegunaan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Jenis Alat Optik yang ada di sekitar kita, dan penjelasan lain mengenai seluk beluk Alat Optik.

Pengertian Alat Optik

Sumber: jost-kraemer.de
Alat optik adalah alat yang bekerja bersumber pada prinsip cahaya. Alat optik membuat hidup manusia lebih gampang serta memiliki arti. Anda bisa menikmati keindahan alam semesta, mengabadikan beberapa momen terindah pada lembaran photo, atau bahkan juga dapat membuat sehelai rambut di kepala jadi tampak sebesar lengan.

Macam-Macam Alat Optik 

Mata 

Sumber: inikaryaku.com
Tiap manusia mempunyai alat optik tercanggih yang pernah ada, yakni mata. Mata adalah bagian dari panca indera yang berperan untuk melihat.

Mata membantu kita menikmati keindahan alam, melihat teman-teman, mencermati benda-benda di sekitar, serta ada banyak lagi yang bisa kita nikmati lewat mata. Cobalah bayangkan apabila manusia tidak memiliki mata atau mata kita buta, jelas dunia ini tampak gelap gulita.

Beberapa Bagian Mata 

Jika dilihat, nyatanya mata terdiri atas beberapa sisi yang masing-masingnya memiliki kegunaan berbeda-beda namun saling mensupport. Bagian-bagian mata yang penting itu, diantaranya, kornea, pupil, iris, aquaeus humour, otot akomodasi, lensa mata, retina, vitreous humour, bintik kuning, bintik buta, serta saraf mata.

Kornea, Kornea adalah sisi luar mata yang tidak tebal, lunak, serta transparan. Kornea berperan menerima serta melanjutkan sinar yang masuk pada mata, dan melindungi sisi mata yang sensitif di bawahnya.

Pupil, Pupil adalah celah sempit berupa lingkaran serta berperan supaya sinar bisa masuk ke dalam mata.

Iris, Iris yaitu selaput berwarna hitam, biru, atau coklat yang berperan untuk mengatur besar kecilnya pupil. Warna inilah yang Anda lihat sebagai warna mata seseorang.

Aquaeus Humour, Aquaeus humour adalah cairan di depan lensa mata untuk membiaskan sinar ke dalam mata.

Otot Akomodasi, Otot akomodasi yaitu otot yang melekat pada lensa mata serta berperan untuk mengatur tebal serta tipisnya lensa mata.

Lensa Mata, Lensa mata berbentuk cembung, memiliki serat, elastis, serta bening. Lensa ini berperan untuk membiaskan sinar dari benda agar terbentuk bayangan pada retina.

Retina, Retina yaitu sisi belakang mata yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan.

Vitreous Humour, Vitreous humour yaitu cairan di dalam bola mata yang berperan untuk melanjutkan sinar dari lensa ke retina.

Bintik Kuning, Bintik kuning yaitu sisi dari retina yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan yang jelas.

Bintik Buta, Bintik buta yaitu sisi dari retina yang jika bayangan jatuh di bagian ini, maka bayangan terlihat tidak jelas atau kabur.

Saraf Mata, Saraf mata befungsi untuk melanjutkan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak.

Proses terlihatnya benda oleh mata yakni benda yang ada di depan mata memantulkan sinar. Sinar itu masuk ke mata lewat pupil yang lantas akan dibiaskan oleh lensa mata hingga terbentuk bayangan pada retina. Oleh saraf, bayangan tadi diteruskan ke pusat saraf (otak), hingga Anda terkesan melihat benda.

Daya Akomodasi Mata 

Bola mata Anda memiliki bentuk tetap, hingga jarak lensa mata ke retina juga tetap. Hal semacam ini memiliki arti jarak bayangan yang dibentuk lensa mata senantiasa tetap, walau sebenarnya jarak benda yang kita saksikan tidak sama.

Bagaimana agar kita tetap bisa melihat benda dengan jarak bayangan yang terbentuk tetap, walaupun jarak benda yang dilihat berubah? Jelas kita mesti merubah jarak fokus lensa mata, dengan cara merubah kecembungan lensa mata.

Hal inilah yang mengakibatkan kita dapat melihat benda yang mempunyai jarak tidak sama tanpa mengalami kesulitan. Kapabilitas ini adalah karunia Tuhan yang hingga saat ini manusia belum dapat menirunya.

Lensa mata bisa mencembung maupun memipih secara automatis lantaran adanya otot akomodasi (otot siliar).

Untuk melihat benda yang letaknya dekat, otot siliar menegang hingga lensa mata mencembung dan demikian sebaliknya untuk melihat benda yang letaknya jauh, otot siliar mengendur (rileks), hingga lensa mata memipih.

Kapabilitas otot mata untuk menebalkan atau memipihkan lensa mata disebut dengan daya akomodasi mata.

Supaya benda/objek bisa tampak jelas, objek mesti terdapat pada daerah pandangan mata, yakni antara titik dekat serta titik jauh mata.

Titik dekat (punctum proximum = pp) yaitu titik paling dekat yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata (± 25 cm). Pada titik dekat ini lensa mata akan mencembung optimal.

Titik jauh (punctum remotum = pr) yaitu titik paling jauh yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata, jaraknya tidak terhingga. Pada titik jauh ini, lensa mata akan memipih optimal.

Cacat Mata 

Tidak seluruh mata manusia bisa membentuk bayangan pas pada retina, ada mata yang mengalami anomali. Hal semacam ini bisa terjadi lantaran daya akomodasi mata udah menyusut hingga titik jauh atau titik dekat mata udah berubah. Kondisi mata yang demikian disebut dengan cacat mata.

Cacat mata yang diderita seseorang bisa dikarenakan oleh kerja mata (rutinitas mata) yang berlebihan atau cacat mulai sejak lahir.

Miopi (Rabun Jauh) 

Miopi yaitu keadaan mata yang tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Pasien miopi titik jauhnya lebih dekat dari pada tak terhingga (titik jauh ~) serta titik dekatnya kurang dari 25 cm.

Hal semacam ini terjadi lantaran lensa mata tidak bisa dipipihkan sebagaimana mestinya hingga bayangan dari benda yang letaknya jauh akan jatuh di depan retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya jauh supaya terlihat jelas, pasien miopi dibantu dengan kaca mata berlensa cekung (negatif).

Miopi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda yang dekat. Cacat mata ini kerap dialami tukang jam, tukang las, operator computer, dan sebagainya.

Hipermetropi (Rabun Dekat) 

Hipermetropi yaitu cacat mata di mana mata tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya dekat. Titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm).

Pasien hipermetropi cuma bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh hingga cacat mata ini kerap disebut dengan mata terang jauh.

Hipermetropi dipicu oleh lensa mata yang sangat pipih serta susah dicembungkan hingga apabila melihat benda-benda yang letaknya dekat, bayangannya jatuh di belakang retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat dengan jelas, pasien hipermetropi ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (positif).

Hipermetropi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda-benda yang jauh. Cacat mata ini kerap dialami oleh beberapa orang yang bekerja sebagai sopir, nahkoda, pilot, masinis, dan sebagainya.

Presbiopi (Mata Tua) 

Beberapa orang yang udah tua, umumnya daya akomodasinya udah menyusut. Pada mata presbiopi, titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm) serta titik jauhnya lebih dekat dari pada titik jauh mata normal (titik jauh ~). Oleh sebab itu, pasien presbiopi tidak bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat ataupun jauh.

Agar bisa melihat jauh dengan jelas serta untuk membaca pada jarak normal, pasien presbiopi bisa dibantu dengan kaca mata berlensa rangkap (kacamata bifokal).

Kacamata bifokal yaitu kaca mata yang terdiri atas dua lensa, yakni lensa cekung serta lensa cembung. Lensa cekung berperan untuk melihat benda jauh serta lensa cembung untuk melihat benda dekat/membaca.

Astigmatisma 

Astigmatisma yaitu cacat mata di mana kelengkungan selaput bening atau lensa mata tidak merata hingga berkas cahaya yang mengenai mata tidak bisa terpusat dengan prima. Cacat mata astigmatisma tidak bisa membedakan garis-garis tegak dengan garis-garis mendatar secara bersama-sama. Cacat mata ini bisa dibantu dengan kaca mata berlensa silinder.

Tipuan Mata 

Tidak hanya mempunyai banyak kelebihan, mata manusia juga mempunyai beberapa keterbatasan. Oleh sebab itu, dalam penilaian serta pengukuran, mata tidak senantiasa memberikan beberapa hal yang benar. Perhatikan gambar berikut ini!

Lup 

Sumber: radikagilang.blogspot.co.id
Lup atau kaca pembesar yaitu alat optik yang terdiri atas satu lensa cembung. Lup dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat lebih besar serta jelas. Ada 2 cara dalam memakai lup, yakni dengan mata berakomodasi serta dengan mata tidak berakomodasi.

Pada saat mata belum memakai lup, benda terlihat jelas apabila ditempatkan pada titik dekat pengamat (s = sn) hingga mata melihat benda dengan sudut pandang α.

Pada Gambar (b), seorang pengamat memakai lup di mana benda ditempatkan antara titik O serta F (di ruang I) serta didapat bayangan yang terdapat pada titik dekat mata pengamat (s' = sn). Lantaran sudut pandang mata jadi lebih besar, yakni β, mata pengamat berakomodasi maksimum.

Memakai lup untuk mencermati benda dengan mata berakomodasi maksimum cepat menyebabkan lelah. Oleh sebab itu, pengamatan dengan memakai lup baiknya dilakukan dengan mata tidak berakomodasi (mata dalam kondisi rileks).

Pada kehidupan sehari-hari, lup umumnya dipakai oleh tukang jam tangan, pedagang kain, pedagang intan, polisi, dan sebagainya.

Kamera 

Sumber: peda.net
Kamera yaitu alat yang dipakai untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pernahkah Anda memakai kamera? Umumnya Anda memakai kamera untuk mengabadikan beberapa peristiwa penting.

Kamera terdiri atas beberapa bagian, diantaranya, sebagai berikut ini: 
  1. Lensa cembung, berperan untuk membiaskan sinar yang masuk hingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, serta diperkecil. 
  2. Diafragma, yaitu lubang kecil yang bisa diatur lebarnya serta berperan untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk lewat lensa. 
  3. Apertur, berperan untuk mengatur besar-kecilnya diafragma. 
  4. Pelat film, berperan sebagai tempat bayangan serta menghasilkan gambar negatif, yakni gambar yang berwarna tidak sama juga dengan aslinya, tembus sinar. 
Bagian dalam Kamera 

Dalam kamera ada lensa cembung yang berperan sebagai pembentuk bayangan. Bila satu benda ditempatkan di ruang tiga satu lensa cembung akan terbentuk bayangan nyata, terbalik, serta diperkecil.

Antara kamera serta mata manusia ada persamaannya, yakni benda yang di ambil oleh kamera serta benda yang dilihat mata manusia ada di ruang tiga serta lensa kamera atau lensa mata. Hingga terbentuk bayangan yang sifatnya nyata, terbalik, serta diperkecil.

Pada kamera bayangan ini diupayakan jatuh pas di plat film yang memiliki karakter amat sensitif pada sinar. Bila plat film yang sensitif sinar ini dikenai sinar plat film mengalami perubahan kimia sesuai dengan sinar serta benda di depan kamera.

Plat ini masih tetap peka cahaya, supaya plat film ini jadi tidak sensitif pada sinar dalam studio butuh dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia spesifik. Sesudah plat film dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia tadi, plat film jadi tidak peka pada sinar serta tampak gambar pada plat film yang disebut dengan gambar negatif (negatif film).

Untuk mendapatkan gambar yang sesuai sama gambar semula yang di ambil di depan kamera, film negatif ini lantas dicetak pada kertas film (umumnya kertas film warnanya putih). Gambar pada kertas film adalah gambar serta benda yang di ambil di depan kamera itu serta disebut dengan gambar positif.

Gambar positif amat bergantung pada proses pembentukan bayangan pada plat film ini, bila bayangan terjadi pada plat film ini kabur atau kurang jelas mengakibatkan hasil cetakannya nanti juga kabur atau tidak jelas.

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus, lensa bisa Anda geser maju mundur hingga terbentuk bayangan paling jelas dengan jarak yang pas, lantas Anda tekan tombol shutter.

Pelat film memakai pelat seluloid yang dilapisi dengan gelatin serta perak bromida untuk menghasilkan negatifnya. Sesudah dicuci, negatif itu digunakan untuk menghasilkan gambar positif (gambar asli) pada kertas photo.

Kertas photo adalah kertas yang ditutup dengan susunan tipis kolodium yang dicampuri dengan perak klorida. Gambar yang diakibatkan pada bagian transparan disebut dengan gambar diapositif.

Mikroskop 

Sumber: weidinger.eu
Mikroskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat jelas serta besar. Mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung.

Lensa yang dekat dengan benda yang diamati (objek) disebut dengan lensa objektif serta lensa yang dekat dengan pengamat disebut dengan lensa okuler. Mikroskop yang mempunyai dua lensa disebut dengan mikroskop sinar lensa ganda.

Lantaran mikroskop terdiri atas dua lensa positif, lensa objektifnya di buat lebih kuat dari pada lensa okuler (fokus lensa objektif lebih pendek dari pada fokus lensa okuler). Hal semacam ini ditujukan supaya benda yang diamati terlihat amat besar serta mikroskop bisa di buat lebih praktis (lebih pendek).

Benda yang akan amati ditempatkan pada suatu kaca preparat di depan lensa objektif serta ada di ruang II lensa objektif (fobj s 2 fobj). Hal semacam ini mengakibatkan bayangan yang terbentuk berbentuk nyata, terbalik serta diperbesar. Bayangan yang dibentuk lensa objektif merupakan benda untuk lensa okuler.

Untuk mendapatkan bayangan yang jelas, Anda bisa menggeser lensa okuler dengan memutar tombol pengatur. Agar bayangan tampak jelas, di bawah objek ditempatkan satu cermin cekung yang berfungsi untuk menyatukan sinar serta diarahkan pada objek. Ada dua cara dalam memakai mikroskop, yakni dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada mikroskop sebagai berikut ini: 
  1. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif yaitu nyata, terbalik, serta diperbesar. 
  2. Bayangan yang dihasilkan lensa okuler yaitu maya, tegak, serta diperbesar. 
  3. Bayangan yang dihasilkan mikroskop yaitu maya, terbalik, serta diperbesar pada bendanya. 

Teropong 

Sumber: lifestyle.harianterbit.com
Teropong atau teleskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda yang jauh supaya terlihat lebih jelas serta dekat. Dilihat dari objeknya, teropong dibedakan jadi dua, yakni teropong bintang serta teropong medan.

Teropong Bintang 

Teropong bintang yaitu teropong yang dipakai untuk melihat atau mencermati benda-benda langit, seperti bintang, planet, serta satelit. Nama lain teropong bintang yaitu teropong astronomi. Dilihat dari jalannya cahaya, teropong bintang dibedakan jadi dua, yakni teropong bias serta teropong pantul.

Teropong Bias 

Teropong bias terdiri atas dua lensa cembung, yakni sebagai lensa objektif serta okuler. Cahaya yang masuk ke dalam teropong dibiaskan oleh lensa. Oleh sebab itu, teropong ini disebut dengan teropong bias.

Benda yang dilihat terdapat di titik jauh tak terhingga, maka bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif tepat berada pada titik fokusnya. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif adalah benda untuk lensa okuler. Lensa okuler berperan sebagai lup.

Lensa objektif memiliki fokus lebih panjang dari pada lensa okuler (lensa okuler lebih kuat dari pada lensa objektif). Hal semacam ini ditujukan supaya didapat bayangan yang jelas serta besar. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif senantiasa miliki sifat nyata, terbalik, serta diperkecil.

Bayangan yang dihasilkan lensa okuler miliki sifat maya, terbalik, serta diperkecil pada benda yang dilihat. Seperti pada mikroskop, teropong bintang dapat juga dipakai dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Teropong Pantul 

Lantaran jalannya cahaya di dalam teropong lewat cara memantul teropong ini diberi nama teropong pantul. Pada teropong pantul, sinar yang datang dikumpulkan oleh satu cermin melengkung yang besar. Sinar itu lantas dipantulkan ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin yang lebih kecil.

Teropong Medan/Teropong Bumi 

Teropong medan dipakai untuk mencermati benda-benda yang jauh di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung, masing-masing sebagai lensa objektif, lensa pembalik, serta lensa okuler. Lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan yang dihasilkan lensa objektif, tidak untuk memperbesar bayangan.

Lensa okuler berperan sebagai lup. Lantaran lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan, bayangan yang dihasilkan lensa objektif mesti terdapat pada titik pusat kelengkungan lensa pembalik.

Lensa okuler juga di buat lebih kuat dari pada lensa objektif. Teropong bumi atau medan sesungguhnya sama juga dengan teropong bintang yang dilengkapi dengan lensa pembalik. Karakter bayangan yang dihasilkan teropong medan yaitu maya, tegak, serta diperbesar.

Ada teropong bumi yang cuma memakai dua lensa (teropong panggung), yakni lensa cembung sebagai lensa objektif serta lensa cekung sebagai lensa okuler. Lensa cekung disini berperan sebagai pembalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif serta sekaligus sebagai lup.

Karakter bayangan yang dihasilkan maya, tegak, serta diperbesar dari pada bayangan yang dihasilkan lensa objektif. Teropong ini kerapkali disebut dengan teropong panggung atau teropong Belanda atau teropong Galileo.

Teropong bumi serta teropong panggung memanglah tidak dapat di buat praktis. Oleh karena itu, di buat teropong lain yang fungsinya sama namun amat praktis, yakni teropong prisma.

Disebut dengan teropong prisma lantaran pada teropong ini digunakan dua prisma yang didekatkan bersilangan antara lensa objektif serta lensa okuler hingga bayangan akhir yang dihasilkan miliki sifat maya, tegak, serta diperbesar.

Periskop 

Sumber: periskop.cc
Periskop yaitu teropong pada kapal selam yang dipakai untuk mencermati benda-benda di permukaan laut. Periskop terdiri atas 2 lensa cembung serta 2 prisma siku-siku sama kaki.

Jalannya cahaya pada periskop yaitu sebagai berikut ini:
  1. Cahaya sejajar dari benda yang jauh menuju ke lensa obyektif. 
  2. Prisma P1 memantulkan cahaya dari lensa objektif menuju ke prisma P2. 
  3. Oleh prisma P2 cahaya itu dipantulkan lagi serta bersilangan di depan lensa okuler pas di titik fokus lensa okuler. 
Proyektor Slide 

Proyektor slide yaitu alat yang dipakai untuk memproyeksikan gambar diapositif hingga didapat bayangan nyata serta diperbesar pada monitor.

Bagian-bagian yang penting pada proyektor slide, diantaranya lampu kecil yang memancarkan cahaya kuat lewat pusat kaca, cermin cekung yang berperan sebagai reflektor sinar, lensa cembung untuk membentuk bayangan pada monitor, serta slide atau gambar diapositif.

Optalmoskup 

Alat ini digunakan untuk mengecek retina mata. Pada gambar di atas, dijelaskan beberapa bagian penting dari optalmoskup.

Berkas sinar yang datang dari sumber sinar S yang terdapat pada fokus lensa L1 dibiaskan sejajar ke cermin C. Dari cermin C cahaya dpantulkan ke amta. Selanjutnya dokter bisa mengamati retina lewat lubang ditengah-tengah cermin C serta lensa L2 bertindak sebagai lup.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Macam – Macam Alat Optik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam – Macam Alat Optik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Optik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Contoh Paper Kuliah dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar

Contoh Paper Kuliah dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Paper

Sumber: sarungpreneur.com
Sebelum kita bahas mengenai cara bikin paper, sebaiknya kita ketahui dulu tentang paper itu sendiri. Pengertian dari paper sesungguhnya adalah makalah. Sedangkan yang membedakannya yakni tujuan serta unsur-unsur di dalamnya.

Bila dibandingkan dengan makalah pada umumnya, unsur pada paper lebih banyak.

Rata-rata orang bikin paper sebagai salah satu pekerjaan untuk merampungkan tugas kuliah yang diberikan oleh dosen dalam rangka memenuhi dan memahami tingkat pengetahuan mahasiswanya yang diperoleh dari aktivitas belajar dalam mata kuliah tertentu.

Paper dapat dikatakan sebagai satu diantara karya tulis ilmiah yang memiliki hubungan erat dalam dunia pendidikan. Kadang-kadang kita menyamakan antara paper dengan makalah. Padahal perbedaan paper serta makalah sebenarnya banyak.

Nah, supaya lebih mengenal serta tahu lebih banyak tentang paper, pada kesempatan kali ini kita akan membahas menganai beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam cara bikin paper agar bisa jadi paper yang baik dan benar nantinya.

Paper adalah ringkasan dari riset yang kita buat, dengan kata lain paper sama juga dengan pekerjaan akhir, cuma saja ringkas dan tidak serinci satu penelitian tugas akhir. Menurut standar paper umumnya ditulis hingga 6 halaman saja.

Jadi contoh tugas akhir atau penelitian yang kita kerjakan ada berhalaman-halaman, kita cukup meringkasnya jadi 6 halaman saja, tetapi tujuan serta maksud tetap mesti tersampaikan.

Paper biasanya ditulis dalam dua lajur (kolom) tetapi kadang-kadang juga ditulis jadi 1 kolom saja bergantung dari persayaratan dari call for paper tersebut.

Paper juga biasanya ditulis dengan huruf times new roman dengan ukuran besar huruf 10, hal ini juga bergantung dari persyarat dari call for paper, namun standar yang umum digunakan yakni font ukuran 10.

Bicara tentang paper, kita di awal juga harus tahu mengenai call for paper. Call for paper adalah satu pengumuman kalau akan dilakukan seminar paper, pengumuman ini umumnya dilakukan oleh beberapa instansi tertentu seperti dari kampus maupun dari instansi yang diakui untuk mengadakan seminar paper.

Jadi kita mesti jeli memilih di mana tempat kita bakal memasukan paper. Pada call for paper dijelaskan mengenai persyaratan paper (tema, susunan, jenis huruf beserta ukuran, bahkan juga hingga deadline pengumpulan serta biaya pendaftaran) ada seluruh dalam call for paper.

Nah, untuk memahami lebih baik serta benar bagaimana caranya bikin satu paper penelitian. Berikut ini keterangan tentang bagaimana cara pembuatannya.

Contoh paper

Langsung saja, berikut ini keterangan lengkapnya.

Unsur Paper 

Dalam soal ini, unsur paper dikelompokan jadi 3 kategori yang memiliki kegunaan serta fungsinya masing-masing, intinya memuat beberapa hal seperti berikut ini, serta tidak menutup kemungkinan menyelipkan bagian lain yang dianggap penting:
  • Judul dan Nama Penulis
Pada tiap karya tulis ilmiah tentunya ada yang namanya identitas para penulis. Saya rasa hal semacam ini tidak perlu saya jelaskan lebih lanjut, lantaran saya anggap anda tentu udah mengerti mengenai ini.
  • Abstrak
Abstrak yaitu isi atau rangkuman dari keseluruhan paper yang udah di buat, namun diringkas hingga jadi satu paragraf panjang dan biasanya butuh satu lembar halaman untuk memenuhi abstrak hingga jadi sangat singkat dan jelas.
  • Pendahuluan
Pendahuluan atau Introduction dalam satu paper pad biasanya berisi tulisan garis besarnya dari persoalan yang akan dibahas, pada suatu paper cuma berisi deskripsi singkat tentang pemasalahan atau hal yang akan dibahas, kenapa dan apa maksud dalam permasalahannya itu.

Umumnya berisi beberapa hal seperti berikut ini: 
  1. Deskripsi yang pasti tentang permasalahan serta tujuan dari pembuatan paper. 
  2. Perlihatkan atau beritahu mengapa permasalahan ini penting, menarik serta menantang untuk dibahas (motivasi). 
  3. Sedikit review singkat dan jelas mengenai riset sebelumnya, hingga jadi dasar riset (scope). 
  4. Perlihatkan gap atau permasalahan yang ada pada riset sebelumnya, agar jadi pertanyaan yang nantinya bakal kita selesaikan dalam riset. 
  5. Tulis dengan jelas, jalan keluar yang diusulkan (proposed approach) serta bagaimana jalan keluar itu dapat menangani permasalahan yang disebutkan sebelumnya (solution). 
  6. Tulislah secara global berbagai penemuan yang dihasilkan (result). 
  7. Lantas tuliskan susunan penulisan beberapa bagian berikutnya (outline). 
  • Penelitian Terkait 
Umumnya satu paper ada pembahasan tentang beberapa riset terdahulu yang dijadikan sebagai rekomendasi untuk menjadi dasar sebuah karya tulis dalam membuat sebuah paper.
  • Metodologi
Satu paper yang baik dan benar mesti ada pembahasan tentang metodologi seperti apa serta fungsinya dalam pembuatan karya ilmiah.

Biasanya dijelaskan dengan bagan atau gambar sebagai tujuan supaya mempermudahkan para pembaca dalam mendalami isi dari paper. Jelaskan juga gambaran dari masing-masing bagian dalam gambar apabila ada.
  • Percobaan dan Hasil
Inilah sisi yang penting dalam satu paper, yaitu data tentang percobaan, satu eksperiment atau penelitian yang sudah kita lakukan pada sebuah hal seperti data yang bakal digunakan, jumlah data, sumber serta lain sebagainya.

Perlu sedikit ketelitian yang baik, sebab beberapa hal yang mendasar itu bakal tertuang dalam satu paper. 
  • Pemecahan
Pemecahan pada poin ini adalah beberapa hal atau issue yang mau anda sampaikan dari riset yang udah dilakukan.

Semua berisi mengenai beberapa gagasan menarik atau ide pada suatu persoalan mengenai apa yang mau di sampaikan pada para pembaca, biasanya berbentuk opini atau saran.
  • Referensi 

Janganlah lupa untuk mencantumkan referensi apa dan dari mana saja yang membantu anda dalam pembuatan paper. Anda mesti memberikan informasi yang pasti tentang sumber atau referensi yang didapat.

Termasuk juga daftar paper di related work, buku atau resource yang udah membantu dalam merampungkan riset.

Untuk proposal tugas akhir kuliah cukup menggunakan point no 1, 3, 4, 5 dan 8. Di bagian metodologi lebih diperjelas mengenai input serta output pada tiap prosesnya. Tetapi biasanya sudah disesuaikan dengan template yang diberikan dari kampus masing-masing itu sendiri.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Paper Kuliah di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Paper Kuliah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. cara.pro

Pengertian Syair : Ciri, Macam Dan Unsur Syair

Pengertian Syair

Syair merupakan salah satu puisi lama, syair berasal dari bahasa arab yaitu Syi'ir atau Syu'ur yang artinya perasaan yang mendalam. Awal mula syair berasal dari Persia dan masuk ke Indonesia bersama dengan agama Islam.

Perpuisian Indonesia telah berkembang sekitar abad 17 yang ditandai munculnya syair melayu. Tidak dapat dipungkiri perkembangan kesuasatraan nusantara dipengaruhi oleh masuknya Islam pada abad ke 10. Namun sejarah menyebutkan Islam baru tersebar luas abad ke 17 setelah bahasa melayu dijadikan lingua franca.

Menurut Hooykaas, syair merupakan jenis puisi lama yang berkembang di Indonesia hanya saja namanya merupakan serapan dari bahasa Arab. Pengaruh puisi Arab dan Parsi memainkan peranan yang penting dalam lahirnya syair Melayu Nusantara.

Walaupun berasal dari bahasa Arab namun syair berkembang di Indonesia, berbaur dengan kebudayaan Indonesia sehingga menemukan bentuk dan ciri-ciri tersendiri yang berbeda dengan syair Arab.

A. Teeuw berpendapat bahwa asal-usul syair di Indonesia ditandai oleh puisi/syair karya Hamzah Fansuri. Pendapat A. Teeuw tersebut juga didukung oleh Winstedt dan Brakel yang berpendapat bahwa syair Indonesia diperkenalkan oleh Hamzah Fansuri dalam tulisannya.

Kini syair mengalami banyak modifikasi seiring berkembangnya zaman sehingga menjadi khas melayu.

Ciri - Ciri Syair

• Tiap baitnya terdiri dari empat baris
• Tiap baris terdiri dari 8 sampai 14 suku kata
• Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
• Bersajak a-a-a-a
• Semua baris adalah isi
• Bahasa berbentuk kiasan
• Syair berisi tentang nasihat,petuah,dongeng/cerita

Jenis dan Contoh Syair 

1. Syair Panji

Syair panji adalah syair yang menceritakan peristiwa, kondisi, keadaan, situasi ataupun orang - orang yang hidup di dalam istana kerajaan
Syair Panji Karya Abdul Muluk
Berhentilah kisah raja Hindustan
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamid Syah paduka sultan
Duduklah baginda bersuka-sukaan
Abdul Muluk putra baginda
Besarlah sudah bangsawan muda
Cantik menjelis usulnya syahda
Tiga belas tahun umurnya ada
Parasnya elok amat sempurna
Petah menjelis bijak laksana
Memberi hati bimbang gulana
Kasih kepadanya mulia dan hina

2. Syair Kiasan

Syair kiasan adalah syair yang menceritakan tentang perumpamaan terhadap kejadian tertentu. Contohnya seperti : "bagai air di daun keladi" yang artinya adalah tentang kepribadian seseorang yang tidak memiliki pendirian atau prinsip sehingga hidupnya tidak menentu.
Syair Burung Nuri Karya Sultan Badaroedin
Paksi Simbangan konon namanya
Cantik dan manis sekalian lakunya
Matanya intan cemerlang cahayanya
Paruhnya gemala tiada taranya
Terbangnya Simbangan berperi-peri
Lintas di Kampung Bayan Johari
Terlihatlah kepada putrinya Nuri
Mukanya cemerlang manis berseri
Simbangan mengerling ke atas geta
Samalah sama berjumpa mata
Berkobaran arwah leburlah cinta
Letih dan lesu rasa anggauta

3. Syair Romantis

Syair romantis adalah syair yang berisi tentang percintaan, perasaan cinta dan kasih saying, ataupun kisah-kisah cinta.
Syair Bidadari Lahir
Dengarlah kisah suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarang fakir dijadikan hikayat
Dibuatkan syair serta berniat
Adalah raja sebuah negeri
Sultan Agus bijak bestari
Asalnya baginda raja yang bahari
Melimpahkan pada dagang biaperi
Kabarnya orang empunya termasa
Baginda itulah raja perkasa
Tiadalah ia merasa susah
Entahlah kepada esok dan lusa.

4. Syair Sejarah

Syair sejarah adalah syair yang ditulis berdasarkan suatu kejadian, tokoh, pemeran cerita ataupun tempat yang memiliki nilai sejarah, seperti peperangan, asal muasal daerah, nilai sejarah suatu patung atau candi, dan lain - lain.
Syair Negaradipa
Bermula kisah kita mulai
Zaman dahulu zaman bahari
Asal mulanya sebuah negeri
Timbulnya kerajaan Raja di Candi
Kerajaan bernama Negara Dipa
Raja pertama Empu Jatmika
Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira
Asal Negeri Keling di Tanah Jawa
Mangkubumi saudagar kaya
Kerabat raja yang bijaksana
Berputera seorang elok rupanya
Empu Jatmika konon namanya

5. Syair Agama

Pertama kali syair masuk ke Nusantara Indonesia yaitu bersamaan dengan masuknya agama Islam. Oleh karena itu, banyak syair agama berkembang oleh agama Islam.

Jenis-jenis syair agama yaitu :

• Syair Sufi
• Syair tentang ajaran Islam
• Syair riwayat cerita nabi
• Syair nasihat.
Syair Bertaubat
Janganlah engkau berbuat maksiat
Janganlah engkau berbuat jahat
Segeralah engkau bertaubat
Agar selamat dunia akhirat
Apabila engkau kesulitan
Dan menerima segala cobaan
Memohonlah kepada Tuhan
Pasti Tuhan mengabulkan
Jangan lupa kepadanya
Patuhilah perintahnya
Bertaubatlah kepadanya
Pasti Tuhan menerimanya

Unsur-Unsur Syair

a. Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Tema merupakan landasan utama dalam mengekspresikan gagasan atau pikiran melalu ikata-kata.

b. Nada, yaitu sikap tertentu penyair terhadap pembaca. Apakah penyair bersikap menggurui, menasihati, mengejek, menyindir, atau berikap lugas apa adanya, hanya menceritakan sesuatu kepada pembaca.

c. Suasana adalah keadaan jiawa pembaca setelah membaca puisi. Suasana merupakan efek psikologis yang muncul setelah pembaca selesai membaca keseluruhan syair.

Jika berbicara tentang penyair kita akan berbicara tentang nada, sebaliknya jika berbicara tentang pembaca, kita akan berbicara tentang suasana hati pembaca.

Nada dan suasana saling berhubungan. Nada penyair menimbulkan suasana terhadap pembacanya. Nada duka yang diciptkan penyair dapat menimbulkan suasana iba pembaca.

d. Pesan atau amanat, yaitu tujuan yang hendak dimaksud penyair dalam menciptakan syairya. Pesan penyair dapat ditelaah setelah memahami tema, sada, dan suasana syair dengan membaca kesepuruhan syair. Amanat tersirat dibalik kata-kata yag disusun dan berada di balik tema yang diungkapkan
Perbedaan Teks Laporan dan Teks Deskripsi Beserta Contohnya

Perbedaan Teks Laporan dan Teks Deskripsi Beserta Contohnya


Perbedaan Teks Laporan dan Teks Deskripsi Beserta Contohnya - Dalam mata pelajaran bahasa dan Sastra Indonesia, tentu kita mengenal tentang teks. Khusus pada bahasan kali ini kita akan membahas tentang perbedaan teks laporan dan teks deskripsi. Sebelum kita memulai identifikasi letak perbedaan pada kedua teks tersebut, sebaiknya kita pelajari terlebih dahulu tentang pengertian dan contoh teks laporan serta teks deskripsi.




a. Teks Laporan




Teks laporan adalah teks yang berisikan penjabaran yang bersifat umum tentang sesuatu berdasarkan hasil observasi tertentu. Teks laporan juga  bisa dikatakan sebagai teks klasifikasi yang memuat pengelompokan terhadap sesuatu di pada teks. Struktur teks laporan terdiri atas pernyataan klasifikasi  dan aspek yang dilaporkan. Teks ini lebih menekankan pada pengkasifikasian suatu hal sehingga terbagi ke dalam jenis-jenis sesuai dengan konsepnya. 




Contoh :




Berita (News)




Berita adalah sesuatu hal yang menarik untuk dikonsumsi / diketahui oleh masyarakat. Berita juga dapat diartikan sebagai upaya untuk merekonstruksi sebuah peristiwa ke dalam bentuk tulisan maupun siaran. Jenis-jenis berita diantaranya adalah:




1. Hard news, yaitu berita tentang sebuah peristiwa atau konflik yang baru saja terjadi atau diprediksi akan terjadi kembali, misalnya berita tentang kejahatan, kebakaran, kecelakaan dan lain-lain. Disebut hard karena sifatnya yang lugas dan segera. Bentuk-bentuk dari berita hard adalah :




- Straight News adalah berita yang bersifat langsung  yang  memperhatikan efisiensi kata dan kalimat. 



- Breaking news adalah berita yang terjadi pada waktu yang relatif sama, beberapa saat setelah terjadinya kejadian / peristiwa. 




2. Soft News, yaitu berita yang bersifat menghibur, humanis dan informatif. Disebut soft  karena sifatnya yang tidak lugas. Bentuk umum soft news adalah feature. Dalam feature , sebuah fakta ditulis berdasarkan kejadian, latar belakang, dan nuansa kontekstual di sekitarnya. 




Sumber:




(LJSF Modul Kursus Jurnalistik Kehumasan)




Advertisement






b. Teks Deskripsi




Teks deskripsi adalah teks yang berisikan tentang gambaran keadaan berupa sifat, bentuk ,ukuran, warna terhadap suatu objek. Struktur dari teks deskripsi adalah sesuatu hal yang di deskripsikan, selanjutnya diikuti oleh bagian-bagian lain dari teks yang di deskripsikan.




Contoh : 




Pantai




Sore itu langit begitu indah berwarna kemerahan terpancar dari keanggunan matahari senja. Air laut pun ikut merubah warna dirinya yang semula berwarna biru menjadi kemerahan. Burung-burung camar sibuk mengikuti kapal-kapal nelayan dengan harapan ikan-ikan kecil yang terbawa arus kapal. Anak-anak bermain dan merasa bangga dengan istana pasir yang telah susah payah dibuatnya sejak siang tadi. Mereka harus rela meninggalkan maha karya tersebut lantaran hari sudah senja, mereka harus segera pulang. Sungguh indah pemandangan di pantai ini, aku pun bernegoisasi dengan diri-sendiri dan memperoleh kesepakatan yang berupa “aku akan pulang 10 menit lagi.”




C. Perbedaan Teks Deskripsi dan Teks Laporan




Berdasarkan penjabaran dan contoh tentang teks laporan dan teks deskripsi di atas, kita dapat memulai identifikasi perbedaan dari keduanya sebagai berikut!




• Teks Laporan 




- Teks laporan bersifat universal dan general



- Teks laporan lebih menekankan pada pengelompokan terhadap suatu hal yang dibahas.



- Teks laporan memiliki hubungan yang berjenjang antara suatu hal yang di bahas  dengan klasifikasinya  yang ada pada teks.



- Teks laporan lebih menekankan pada pengelompokan berbagai hal ke dalam jenis-jenis sesuai dengan ciri-ciri setiap jenis pada umumnya.




• Teks Deskripsi




- Teks deskripsi memiliki karakteristik individual dan unik



- Teks deskripsi menekankan pada uraian bentuk, karakteristik, dan gambaran sesuatu yang dideskripsikan.



- Teks deskripsi erat kaitannya dengan hubungan antara keseluruhan dan bagian-bagiannya.




Penjelasan di atas merupakan identifikasi dari perbedaan antara teks laporan dan teks deskripsi. Mudah-mudahan dapat menjadi referensi yang baik bagi pembelajaran. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!


Pengertian Air : Jenis dan Fungsinya

Pengertian Air

Pengertian Air dalam Biologi dan Kimia (Senyawa H2O) – Pengertian air adalah senyawa kimia yang merupakan hasil ikatan dari unsur hidrogen (H2) yang bersenyawa dengan unsur oksigen (O) dalam hal ini membentuk senyawa H2O. Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Fungsi air bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Penggunaan air yang utama dan sangat vital bagi kehidupan adalah sebagai air minum. Hal ini terutama untuk mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh manusia itu sendiri.

Kehilangan air untuk 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian yang diakibatkan oleh dehidrasi. Karenanya orang dewasa perlu meminum minimal sebanyak 1,5 – 2 liter air sehari untuk keseimbangan dalam tubuh dan membantu proses metabolisme.

Di dalam tubuh manusia, air diperlukan untuk transportasi zat – zat makanan dalam bentuk larutan dan melarutkan berbagai jenis zat yang diperlukan tubuh. Misalnya untuk melarutkan oksigen sebelum memasuki pembuluh-pembuluh darah yang ada disekitar alveoli.

Pengertian Air Bersih dan Air Minum
Berdasarkan Permenkes RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat pengawasan kualitas air, air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat dan dapat diminum langsung. Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitsanya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.

Sumber Air di Alam

Sumber air di alam terdiri atas air laut, air atmosfir (air metereologik), air permukaan, dan air tanah.

  • Air Laut : Air laut mempunyai sifat asin, karena mengandung garam NaCl. Kadar garam NaCl dalam air laut tidak memenuhi syarat untuk air minum.
  • Air Atmosfir, Air Meteriologik : Dalam kehidupan sehari-hari air ini dikenal sebagai air hujan. Dapat terjadi pengotoran dengan adanya pengotoran udara yang disebabkan oleh kotoran – kotoran industri/debu dan lain sebagainya tatapi dalam keadaan murni sangat bersih, Sehingga untuk menjadikan air hujan sebagai sumber air minum hendaknya tidak menampung air hujan pada saat hujan baru turun, karena masih mengandung banyak kotoran. Selain itu air hujan memiliki sifat agresif terutama terhadap pipa-pipa penyalur maupun bak-bak reservoir, sehingga hal ini akan mempercepat terjadinya korosi (karatan). Disamping itu air hujan ini mempunyai sifat lunak sehingga akan boros terhadap pemakaian sabun.

Air Permukaan

Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan Lingkungan, pengertian air permukaan merupakan salah satu sumber penting bahan baku air bersih. Faktor-faktor yang harus diperhatikan, antara lain :
a.    Mutu atau kualitas baku
b.    Jumlah atau kuantitasnya
c.    Kontinuitasnya
Air permukaan seringkali merupakan sumber air yang paling tercemar, baik karena kegiatan manusia, fauna, flora, dan zat-zat lainnya. Air permukaan meliputi:
  • Air Sungai : Air sungai memiliki derajat pengotoran yang tinggi sekali. Hal ini karena selama pengalirannnya mendapat pengotoran, misalnya oleh lumpur, batang-batang kayu, daun-daun, kotoran industri kota dan sebagainya. Oleh karena itu dalam penggunaannya sebagai air minum haruslah mengalami suatu pengolahan yang sempurna.
  • Air Rawa : Kebanyakan air rawa berwarna kuning coklat yang disebabkan oleh adanya zat-zat organis yang telah membusuk, misalnya asam humus yang larut dalam air. Dengan adanya pembusukan kadar zat organis yang tinggi tersebut, maka umumnya kadar mangan (Mn) akan tinggi pula dan dalam keadaan kelarutan O2 kurang sekali (anaerob), maka unsur-unsur mangan (Mn) ini akan larut.

Air Tanah

Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan lingkungan, pengertian air tanah merupakan sebagian air hujan yang mencapai permukaan bumi dan menyerap ke dalam lapisan tanah dan menjadi air tanah. Sebelum mencapai lapisan tempat air tanah, air hujan akan menembus beberapa lapisan tanah dan menyebabkan terjadinya kesadahan pada air.

Kesadahan pada air ini akan menyebabkan air mengandung zat-zat mineral dalam konsentrasi. Zat-zat mineral tersebut antara lain kalsium, magnesium, dan logam berat seperti besi dan mangan.
  • Air Tanah Dangkal : Air tanah dangkal terjadi karena daya proses peresapan air dari permukaan tanah. Lumpur akan tertahan, demikian pula dengan sebagian bakteri, sehingga air tanah akan jernih tetapi lebih banyak mengandung zat kimia (garam-garam yang terlarut) karena melalui lapisan tanah yang mempunyai unsur-unsur kimia tertentu untuk masing-masing lapisan tanah. Lapisan tanah di sini berfungsi sebagai saringan. Disamping penyaringan, pengotoran juga masih terus berlangsung, terutama pada muka air yang dekat dengan muka tanah, setelah menemui lapisan rapat air, air yang akan terkumpul merupakan air tanah dangkal dimana air tanah ini dimanfaatkan untuk sumber air minum melaui sumur-sumur dangkal.
  • Air Tanah Dalam : Air tanah dalam dikenal juga dengan air artesis. Air ini terdapat diantara dua lapisan kedap air. Lapisan diantara dua lapisan kedap air tersebut disebut lapisan akuifer. Lapisan tersebut banyak menampung air. Jika lapisan kedap air retak, secara alami air akan keluar ke permukaan. Air yang memancar ke permukaan disebut mata air artesis. Pengambilan air tanah dalam, tak semudah pada air tanah dangkal. Dalam hal ini harus digunakan bor dan memasukkan pipa kedalamnya sehingga dalam suatu kedalaman (biasanya antara 100-300 m) akan didapatkan suatu lapis air. Jika tekanan air tanah ini besar, maka air dapat menyembur ke luar dan dalam keadaan ini, sumur ini disebut dengan sumur artesis. Jika air tidak dapat ke luar dengan sendirinya, maka digunakan pompa untuk membantu pengeluaran air tanah dalam ini.
  • Mata Air : Mata air merupakan air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah. Mata air yang berasal dari tanah dalam, hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitas/kuantitasnya sama dengan keadaan air dalam. Berdasarkan keluarnya (munculnya ke permukaan tanah) mata air dapat dibedakan atas :
  • Mata Air Rembesan, yaitu mata air yang airnya keluar dari lereng-lereng,
  • Umbul, yaitu mata air dimana airnya keluar ke permukaan pada suatu dataran.
Air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar di dalam kehidupan setiap organisme. Dengan mengetahui pengertian air yang sebenarnya, memiliki banyak manfaat seperti manfaat dalam menentukan air yang baik dan bisa digunakan dalam kehidupan, terlebih air yang dapat di konsumsi.

Fungsi Air

Fungsi air juga merupakan zat yang sangat dibutuhan selain udara dan tidak seorangpun dapat bertahan hidup lebih dari 4-5 hari tanpa minum air. Selain itu, air juga dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan membersihkan kotoran yang ada di sekitar rumah. Air juga digunakan untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi, transportasi, dan lain-lain. Akan tetapi, air bisa menjadi petaka jika kita tidak bisa merawat sumbernya. Air bisa menjadi perantara penyakit-penyakit yang menyerang manusia. Oleh karena itu, untuk merasakan manfaat air bagi kehidupan khususnya bagi kesehatan tubuh. Akan lebih bijak jika kita merawat keberadaan sumber air yang ada.

Keberadaan manfaat air bagi kesehatan tubuh sangat penting dimana air adalah sumber kehidupan. Kemampuan air bisa memperbaiki daya tahan tubuh karena air dapat menaikkan simpanan glycogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan dalam otot dan digunakan sebagai energi saat kita sedang beraktifitas atau pun bekerja. Air juga membantu kita untuk menahan rasa lapar dimana kita ketahui bahwa rasa lapar kadang merupakan penyamaran dari rasa haus. Sewaktu kita mengalami dehidrasi kita akan berpikir kalau kita sedang lapar dan mungkin merasa ingin makan padahal yang kita butuhkan sebenarnya adalah air.

Kita juga dapat memanfaatkan efek dari rasa kenyang setelah minum air yang berkhasiat untuk membantu kita dalam mengatur pola makan dan mencegah makan berlebihan. Keberadaan air mampu mengurangi resiko terserang beberapa penyakit. Khususnya penyakit yang sering berhubungan dengan batu ginjal, kanker saluran kencing, kanker kandung kemih, dan kanker usus besar. Dengan meminum air secara teratur akan menghindarkan kita dari gangguan pencernaan yang berakibat sembelit. Tidak hanya itu, air bisa digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi masuk angina dan pilek. Hal itu karena antibodi dalam lendir yang melapisi kerongkongan berfungsi untuk menjerat virus pilek. Daya tahan ini akan melemah apabila Anda dehidrasi.

Sebagai catatan banyak ahli kesehatan merekomendasikan air sebagai ekspektoran yang efektif untuk mengurangi batuk. Selain itu, air juga bisa digunakan untuk melembabkan wajah seperti manfaat vitamin E untuk kulit serta bisa mengurangi kerutan pada wajah karena kelembaban wajah selalu terjaga. Dengan minum air, kita bisa mengurangi rasa sakit kepala dan migran yang disebabkan oleh dehidrasi. Oleh sebab itu, konsumsilah air yang cukup agar kita bisa merasakan manfaat air yang sesungguhnya.

Selain manfaat air untuk kesehatan sangat jelas, ternyata air juga memiliki fungsi utama bagi kehidupan, fungsi air tersebut adalah;
  1. Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusa
  2. Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan
  3. Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita
  4. Katalisator dalam metabolisme tubuh serta mampu meredam benturan bagi organ vital
  5. Pelumas bagi sendi-sendi dan menstabilkan suhu tubuh

Pameran Karya Seni Rupa

Pameran memiliki arti yang penting bagi siswa, yaitu sebagai kegiatan penyajian visual untuk menyampaikan ide kreatifnya kepada khalayak umum. Melalui apresiasi dari khalayak umum, karya seni yang ditampilkan akan mendapat penilaian, penghargaan, tanggapan, respon, atau kritikan sehingga dapat meningkatkan kualitas karya berikutnya. Pameran karya seni rupa tidak hanya dilakukan oleh para seniman besar saja, namun saat ini sudah banyak seniman cilik yang menampilkan karyanya lewat pameran kelas atau sekolah. Pameran kelas atau sekolah merupakan kegiatan studi untuk menampilkan hasil karya siswa.

Kegiatan pameran kelas atau sekolah sangat penting bagi siswa dan memberikan manfaat sebagai berikut.
  • Siswa mampu menunjukkan apresiasinya melalui kreativitas di bidang seni, khususnya seni rupa.
  • Meningkatkan kemampuan siswa dalam berkarya sekaligus sebagai ajang prestasi dan kompetisi di bidang seni.
  • Memperbesar rasa percaya diri siswa sehingga dapat memotivasi kreativitasnya untuk berkarya.
  • Melatih siswa berorganisasi dan bekerjasama, mengambil mufakat dengan bermusyawarah, dan menghormati pendapat orang lain.

A. Jenis-Jenis Pameran
Menurut jenisnya, pameran dapat digolongkan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
  • Pameran umum. Pameran umum adalah pameran yang diselenggarakan oleh masyarakat luas. Karena pameran ini bersifat umum, maka siapapun bisa menyelenggarakannya, misalnya seniman atau instansi.
  • Pameran khusus. Pameran khusus adalah pameran yang diselenggarakan oleh kalangan tertentu, misalnya sekolah mengadakan pameran kelas atau sekolah. Kegiatan pameran kelas atau sekolah merupakan bagian dari proses pembelajaran siswa dalam bidang pendidikan seni rupa.
B. Tahapan Persiapan Pameran
Untuk menyelenggarakan pameran kelas atau sekolah dibutuhkan persiapan yang matang agar kegiatan pameran dapat berjalan dengan lancar. Berikut tahapan persiapan pameran kelas atau sekolah.

1. Tahap perencanaan (persiapan awal)
Tahap perencanaan (persiapan awal) meliputi pembentukan panitia, pembuatan proposal, penyusunan
jadwal, dan tempat.

a. Pembentukan panitia
Panitia adalah kelompok orang yang ditunjuk atau dipilih untuk mengurus suatu kegiatan. Pembentukan panitia hendaknya dilakukan melalui musyawarah di tingkat kelas yang dipimpin ketua kelas dan di tingkat sekolah yang dipimpin oleh ketua OSIS. Kepanitiaan pameran di sekolah dapat disusun sebagai berikut.
  • Pelindung dijabat oleh kepala sekolah. Tugasnya sebagai penanggung jawab terlaksananya kegiatan pameran di kelas atau sekolah, baik yang menyangkut urusan ke dalam maupun ke luar.
  • Penanggung jawab dijabat oleh guru mata pelajaran Kesenian. Tugasnya memberikan arahan dan bimbingan tentang kegiatan yang akan dilakukan.
  • Ketua dijabat oleh ketua kelas atau ketua OSIS. Tugasnya mengoordinasi dan memimpin semua kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan pameran.
  • Wakil ketua dijabat oleh siswa. Tugasnya membantu ketua untuk kelancaran kegiatan pameran.
  • Sekretaris dijabat oleh siswa. Tugasnya menangani bidang administrasi.
  • Bendahara dijabat oleh siswa. Tugasnya menangani bidang keuangan.
  • Seksi-seksi dijabat oleh siswa. Seksi penyeleksi, bertugas menyeleksi karyakarya yang akan dipamerkan. Seksi dekorasi, bertugas mengatur dan membuat ruang pameran menjadi lebih indah dan menarik. Seksi dokumentasi, bertugas mendokumentasikan semua yang berhubungan dengan kegiatan pameran. Seksi publikasi, bertugas mempublikasikan kepada masyarakat tentang pelaksanaan kegiatan pameran. Seksi keamanan, bertugas menjaga keamanan selama pameran berlangsung sampai berakhirnya pameran. Seksi usaha, bertugas mencari dana yang dibutuhkan, misalnya dengan mencari sponsor atau donatur. Seksi perlengkapan, bertugas mempersiapkan semua perlengkapan dan alat-alat yang dibutuhkan selama pameran berlangsung. Tanggung jawab ini dimulai dari pengadaan sampai pengembalian barang. Seksi konsumsi, bertugas dan bertanggung jawab berbagai hal yang berkaitan dengan konsumsi.
b. Pembuatan proposal
Sebelum pelaksanaan kegiatan pameran kelas atau sekolah, perlu dibuatkan proposal untuk mendapat persetujuan pimpinan sekolah. Proposal kegiatan berisi tentang semua hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pameran kelas atau sekolah mulai dari awal sampai akhir kegiatan.

c. Penentuan tema
Tema merupakan pokok pikiran yang menjiwai seluruh kegiatan. Dalam menentukan tema harus disesuaikan dengan maksud dan tujuan pameran. Misalnya, “Dengan Pameran Seni Rupa Kita Tingkatkan Prestasi Belajar dan Kreativitas”. Isi tema bisa disesuaikan dengan momen hari-hari tertentu, misalnya hari-hari besar nasional.

d. Penyusunan jadwal
Jadwal kegiatan pameran perlu disusun dengan baik dan terprogram agar pelaksanaan kegiatan dapat
berjalan dengan lancar. Pada jadwal tertera hari dan tanggal, waktu, dan jenis kegiatan yang dilakukan.

e. Tempat
Tempat pameran perlu dipersiapkan dengan baik sebelum pelaksanaan kegiatan. Syarat-syarat tempat
pameran yang baik, antara lain strategis, mudah dijangkau, luas, aman, bersih, dan dekat keramaian.

2. Tahap pengumpulan karya
Karya-karya seni yang akan dipamerkan dikumpulkan pada panitia, ketua kelas, atau guru kesenian. Hasil karya yang terkumpul perlu dikelompokkan sesuai dengan jenis karyanya, baik karya dua dimensi maupun tiga dimensi.

3. Tahap seleksi karya
Karya yang terkumpul diseleksi kelayakannya sebelum dipamerkan. Dalam proses penyeleksian, dapat meminta pertimbangan guru kesenian, siswa yang memiliki kelebihan di bidang seni rupa, atau bisa juga melibatkan seniman, agar karya yang dipamerkan berkualitas.

4. Tahap persiapan akhir (gladi bersih)
Sebelum pelaksanaan pameran, perlu diadakan persiapan akhir atau gladi bersih untuk mengecek kesiapan akhir panitia. Dengan gladi bersih akan dapat diketahui hal-hal yang perlu diperbaiki. Pelaksanaan gladi bersih dapat dilakukan satu hari menjelang pelaksanaan pameran.

5. Tahap pelaksanaan pameran
Setelah semua persiapan selesai, pameran kelas atau sekolah dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah dibuat. Keberhasilan suatu pameran tergantung darikesiapan dan kerjasama panitia. Jangan sampai jalannya pameran kacau karena kurangnya koordinasi yang baik.

Pada pameran sekolah, bisa disediakan pemandu pameran untuk memandu pengunjung melihat kegiatan pameran. Pemandu pameran akan memberikan penjelasan tentang karya-karya yang dipajang serta menunjukkan tempat dan posisi suatu karya. Salah satu tanda keberhasilan suatu pameran seni rupa dapat dilihat dari jumlah pengunjung. Maka tiap kelas yang mengadakan pameran dapat berusaha untuk menarik pengunjung sebanyak mungkin melalui poster dan selebaran.

C. Peralatan dan Perlengkapan Pameran
Ketersediaan peralatan dan perlengkapan sangat diperlukan dalam penataan karya seni rupa yang hendak dipamerkan. Beberapa peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam pameran kelas atau sekolah adalah sebagai berikut.
  • Sketsel atau panil, digunakan untuk meletakkan karya seni dua dimensi, seperti lukisan, gambar, atau karya kerajinan hiasan.
  • Level, digunakan untuk meletakkan karya seni tiga dimensi, seperti patung, keramik atau kriya. Bentuk level bisa bervariasi, yang penting dapat membantu penampilan karya agar lebih menarik. Level bisa dipakai untuk meletakkan satu atau beberapa karya sesuai ukuran.
  • Meja dan kursi, digunakan untuk buku tamu dan kursi digunakan untuk para undangan pada saat acara pembukaan pameran.
  • Tata lampu atau pencahayaan, penataan pencahayaan perlu ditata sedemikian rupa agar berfungsi sebaikbaiknya demi penerangan terhadap karya yang dipamerkan. Tingkat pencahayaan dilakukan sewajarnya, tidak terlalu terang dan atau terlalu redup. Pencahayaan terutama diarahkan ke karya yang dipamerkan, bukan ke arah pengunjung. Arah pencahayaanyang tepat juga sangat membantu keindahan karya.
  • Dekorasi ruangan, dibuat untuk mempercantik ruangan pameran, terlebih untuk pameran yang diadakan di dalam gedung (in door).
  • Katalog, dapat dibuat berbentuk brosur atau buku yang berisi informasi tentang materi yang ditampilkan dalam pameran. Katalog memuat kata sambutan, jenisjenis karya, data peserta pemeran beserta hasil karyanya (bisa juga diikuti foto).
  • Brosur, digunakan untuk sarana informasi dan promosi tentang adanya kegiatan pameran yang ditulis secara singkat tetapi lengkap. Brosur berupa cetakan kertas yang umumnya terdiri atas beberapa halaman dalam bentuk lipatan. Brosur dicetak sesuai kebutuhan untuk disebarkan ke masyarakat atau lingkungan sekolah.
  • Buku tamu atau buku kesan dan pesan, diletakkan di meja dekat pintu masuk pengunjung dan pintu keluar. Dalam buku tamu berisi kolom catatan yang diisi oleh pengunjung tentang kesan dan pesan atau kritikan terhadap pelaksanaan kegiatan pameran.
  • Sound system, diperlukan pada saat acara pembukaan pameran dan selama acara berlangsung bila ada pemberitahuan penting yang perlu disampaikan kepada panitia ataupun pengunjung.
D. Penataan Karya Seni Rupa
pada penempatan karya sekaligus ruangannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penataan karya, yaitu sebagai berikut.
  1. Penempatan karya seni rupa hendaknya mempertimbangkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.
  2. Karya dua dimensi dapat dipajang pada sketsel (panil) atau dinding.
  3. Karya tiga dimensi diletakkan di atas meja (level). Bila ukurannya terlalu besar, boleh diletakkan di lantai.
  4. Karya kerajinan tangan dapat ditempatkan di meja khusus yang telah disediakan.
  5. Penataan lampu diatur agar karya yang dipajang dapat terlihat jelas dan menarik.
Penataan karya seni rupa harus tepat sehingga dapat dinikmati secara optimal oleh pengunjung. Dengan demikian, proses apresiasi berlangsung dengan baik. Penempatan karya yang kurang tepat akan menghambat terjadinya proses apresiasi.

Pameran kelas atau sekolah merupakan kegiatan studi untuk menampilkan hasil karya siswa. Menurut jenisnya, pameran dapat digolongkan menjadi dua, yaitu pameran umum dan pameran khusus. Tahapan persiapan pameran kelas atau sekolah meliputi tahap perencanaan (persiapan awal), tahap pengumpulan karya, tahap seleksi karya, persiapan akhir (gladi bersih), dan pelaksanaan pameran. Tahap perencanaan meliputi pembentukan panitia, pembuatan proposal, penyusunan jadwal, dan tempat. Susunan kepanitiaan terdiri atas pelindung, pembimbing, ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi. Peralatan dan perlengkapan pameran terdiri atas sketsel (panil), level, tata lampu, dekorasi, katalog, brosur, buku tamu (buku kesan dan pesan), dan sound system.

Penerapan Pendekatan Saintifik

Saat ini diberlakukan pembelajaran  Tematik Terpadu bagi peserta didik mulai dari kelas I sampai dengan kelas VI. Pembelajaran dimaksud adalah dengan menggunakan Tema  yang akan menjadi pemersatu berbagai mata pelajaran.  Kurikulum 2013 menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah.  Pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud  meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi dan mencoba, mengasosiasikan dan menalar, dan menyajikan dan mengkomunikasikan hasil  untuk semua mata pelajaran. Untuk materi, atau situasi  tertentu, sangat mungkin pendekatan ilmiah ini tidak selalu tepat diaplikasikan secara prosedural. Pada kondisi seperti ini, tentu saja proses pembelajaran harus tetap menerapkan nilai-nilai atau sifat-sifat ilmiah dan menghindari  nilai-nilai atau sifat-sifat nonilmiah. 

Pendekatan ilmiah pembelajaran antara lain meliputi  aspek  pokok:
  • Mengamati
  • Menanya
  • Mengumpulkan informasi/ eksperimen
  • Mengasosiasikan/ mengolah informasi
  • Mengkomunikasikan
Langkah-langkah tersebut tidak selalu dilalui secara berurutan,  terlebih pada pembelajaran Tematik Terpadu, dimana pembelajarannya menggunakan Tema sebagai pemersatu. Sementara setiap mata pelajaran memiliki karakteristik keilmuan yang antara satu dengan lainnya tidak sama. Oleh karena itu agar pembelajaran bermakna perlu diberikan contoh-contoh agar dapat lebih memperjelas penyajian pembelajaran dengan pendekatan saintifik.

Contoh Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu
1. Mengamati
Dalam proses mengamati, kegiatan belajar: membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat),. Dalam penyajian pembelajaran, guru dan peserta didik (Kelas 4 Sekolah Dasar) perlu memahami apa yang hendak dicatat, melalui kegiatan pengamatan. Mengingat peserta didik masih dalam jenjang Sekolah Dasar, maka pengamatan akan lebih banyak menggunakan media gambar, alat peraga yang sedapat mungkin bersifat kontekstual. Berikut contoh  Tema 6 Indahnya Negeriku pada sub tema 2 Keindahan Alam Negeriku. Peserta didik diajak mengamati gambar, kemudian mereka diajak mengidentifikasi, tentang ciri-keindahan alam. Dengan mengamati gambar, peserta didik akan dapat secara langsung dapat menceritakan kondisi sebagaimana yang di tuntut dalam kompetensi dasar dan indikator, dan mata pelajaran apa saja yang dapat dipadukan dengan media yang tersedia.
Contoh objek gambar yang diamati siswa
Pengamatan gambar dapat dikembangkan dan dikaitkan dengan pengetahuan awal dari siswa sehinga proses pembelajaran dapat lebih menyenangkan dan membangkitkan rasa antusias siswa karena dapat mengaitkan pengalaman belajarnya dengan kehidupan nyata. Gambar-gambar yang diamati juga harus bervariasi dan dapat membangkitkan keingintahuan anak sehingga dapat memancing anak untuk bertanya hal hal yang ingin diketahui dengan rasa ingin tahu yang tinggi.

2. Menanya
Kegiatan belajarnya: mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan hipotetik).

Peserta didik yang masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar tidak mudah diajak bertanya jawab apabila tidak dihadapkan dengan media yang menarik. Guru yang efektif seyogyanya mampu menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuannya. Pada saat guru bertanya, pada saat itu pula dia membimbing atau memandu peserta didiknya belajar dengan baik. Ketika guru menjawab pertanyaan peserta didiknya, ketika itu pula dia mendorong asuhannya itu untuk menjadi penyimak dan pembelajar yang baik. Berbeda dengan penugasan yang menginginkan tindakan nyata, pertanyaan dimaksudkan untuk memperoleh tanggapan verbal. Istilah “pertanyaan” tidak selalu dalam bentuk “kalimat tanya”, melainkan juga dapat dalam bentuk pernyataan, asalkan keduanya menginginkan tanggapan verbal.  Dengan media gambar peserta didik diajak bertanya jawab sekaligus membedakan karakteristik Keindahan alam negeri.
Beberapa contoh pertanyaan yang diharapkan muncul setelah pengamatan:
  • Apa nama-nama tempat wisata dalam foto-foto yang diamati ? 
  • Di mana lokasi tempat-tempat wisata tersebut? 
  • Kekayaan alam apa saja yang terkandung di tempat-tempat wisata tersebut? 
  • Apa manfaat kekayaan alam tersebut bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi wista? 
  • Apa jenis-jenis mata pencarian masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tersebut? 
  • Bagaimana sikap yang harus dilakukan masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian dan keindahan tempat wisata? Berikan contohnya!.Mengapa masyarakat tersebut harus memiliki sikap-sikap tersebut di atas? Berikan alasannya.
Beberapa contoh jawaban yang diharapkan muncul setelah tanya jawab:
  • Nama tempat wisata, yaitu Gunung Bromo, sawah berundak Bali, Danau Toba, pantai dan wisata bawah laut Raja Ampat, dan hutan Kalimantan dll.
  • Lokasi di setiap pulau di Indonesia. 
  • Kekayaan sumber daya alam hayati, seperti beragam tumbuhan dan hewan di laut, dan hewan serta tumbuhan di hutan. Juga sumber daya alam nonhayati seperti keindahan pantai pasir, danau, dan pegunungan.
  • Kekayaan alam tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai obyek wisata dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang tinggal. 
  • Jenis mata pencarian masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi, nelayan di pantai, nelayan di sawah, dst. 
  • Sikap yang harus dilakukan masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian dan keindahan tempat wisata, contohnya sikap peduli lingkungan, seperti buang sampah ke tempat sampah, tidak merusak tumbuhan, dst. 
  • Masyarakat harus memiliki sikap-sikap tersebut supaya kelestarian alam juga terjaga sehingga mata pencarian masyarakat juga tidak terganggu
Pada saat siswa mengamati dan menjawab pertanyaan guru, maka sudah memadukan dan mengakomodasi berbagai muatan pelajaran. Dari hasil pengamatan dan menanya diharapkan ada jawaban yang ilmiah yang memberikan pemahaman yang baik pada siswa. 

3. Mengumpulkan informasi/ eksperimen
Kegiatan belajanya: melakukan eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks, mengamati objek/kejadian/aktivitas atau wawancara dengan narasumber.
Untuk memperoleh hasil belajar yang nyata atau autentik, peserta didik harus mencoba atau melakukan eksperimen, terutama untuk materi atau substansi yang sesuai. Pada tema 6 kelas 4 ini  misalnya, peserta didik harus memahami konsep-konsep materi dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik pun harus memiliki keterampilan proses untuk mengembangkan pengetahuan tentang alam sekitar, serta mampu menggunakan metode ilmiah dan bersikap ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya sehari-hari.
  
Aplikasi metode eksperimen atau mencoba dimaksudkan untuk mengembangkan berbagai ranah tujuan belajar, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Aktivitas pembelajaran yang nyata untuk ini adalah: (1) menentukan tema atau topik sesuai dengan kompetensi dasar menurut tuntutan kurikulum; (2) mempelajari cara-cara penggunaan alat dan bahan yang tersedia dan harus disediakan; (3) mempelajari dasar teoritis yang relevan dan hasil-hasil eksperimen sebelumnya; (4) melakukan dan mengamati percobaan; (5) mencatat fenomena yang terjadi, menganalisis, dan menyajikan data; (6) menarik simpulan atas hasil percobaan; dan (7) membuat laporan dan mengkomunikasikan hasil percobaan. 

Contoh penerapan percobaan yang sesuai dengan tema dengan mengaplikasikan bentuk bidang  dalam matematika dan ilmu pengetahuan alam:
  • Siswa membaca informas isingkat tentang Tebang Pilih Tanam (TPT) 
  • Siswa melakukan 2 jenis percobaan untuk mengetahui fungsi pohon/tanaman bagi kehidupan di bumi. 
  • Siswa melakukan 2 jenis percobaan. Untuk teknik pelaksanaannya, siswa bisa dibagi dalam beberapak elompok kecil dan minta setiap kelompok untuk mempersiapkan sendiri alat dan bahan percobaan.
Sebelum melakukan percobaan, minta siswa untuk melakukan prediksi/ hipotesis apa yang akan terjadi pada:
  • Tanah/bukit hijau/hutan: Gundukan tanah ditutup rumput yang disiram air. 
  • Tanah/bukit gundul: Gundukan tanah tanpa rumput yang disiram air. 
  • Setelah percobaan, siswa kemudian menuliskan apa yang terjadi pada dua jenis gundukantanah tersebut.
4. Mengasosiasi/ mengolah informasi
Kegiatan belajarnya: mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi; pengolahan informasi yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan.

Apabila dikaitkan dengan contoh yang disajikan diatas, maka Istilah “menalar” dalam kerangka proses pembelajaran dengan pendekatan ilmiah yang dianut dalam Kurikulum 2013 adalah untuk menggambarkan bahwa guru dan peserta didik merupakan pelaku aktif. Titik tekannya tentu dalam banyak hal dan situasi peserta didik harus lebih aktif daripada guru. Penalaran adalah proses berpikir yang logis dan sistematis atas fakta-kata empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan. Penalaran dimaksud merupakan penalaran ilmiah, meski penalaran nonilmiah tidak selalu tidak bermanfaat. 

Istilah menalar di sini merupakan padanan dari associating; bukan merupakan terjemahan dari reasoning, meski istilah ini juga bermakna menalar atau penalaran. Karena itu, istilah aktivitas menalar dalam konteks pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan pendekatan ilmiah banyak merujuk pada teori belajar asosiasi atau pembelajaran asosiatif. Istilah asosiasi dalam pembelajaran merujuk pada kemamuan mengelompokkan beragam ide dan mengasosiasikan beragam peristiwa untuk kemudian memasukannya menjadi penggalan memori. Selama mentransfer peristiwa-peristiwa khusus ke otak, pengalaman tersimpan dalam referensi dengan peristiwa lain. Pengalaman-pengalaman yang sudah tersimpan di memori otak berelasi dan berinteraksi dengan pengalaman sebelumnya yang sudah tersedia. Proses itu dikenal sebagai asosiasi atau menalar. Dari perspektif psikologi, asosiasi merujuk pada koneksi antara entitas konseptual atau mental sebagai hasil dari kesamaan  antara pikiran atau kedekatan dalam ruang dan waktu. Dalam menalar siswa dapat mengambil hikmahdari sikap dan pengetahuan yang didapa dari proses belajarnya.

Contoh untuk kegiatan menalar ini bisa dengan kegiatan  seperti berikut :
Peduli Keindahan Lingkungan
Merusak Keindahan Lingkungan
Sikap
Keuntungan
Kerugian
Sikap
Keuntungan
Kerugian
Buang sampah pada tempatnya
Hutan terjaga kebersihannya
tidak ada
Buang sampah dihutan atau sungai
tidak ada
hutan dan sungan kotor banyak tumpukan sampah



Menulis di batang  pohon dan merusak pohon
tidak ada
batang pohon rusak dan pohon bisa mati
dan seterusnya…
dan seterusnya…
dan seterusnya…
dan seterusnya…
dan seterusnya…
dan seterusnya…
Dengan tabel di atas siswa tidak hanya mencari jawaban tapi akan dituntut untuk berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking) dan juga secara tidak langsung belajar mengontrol diri dengan sikap yang posistif terhadap lingkungan. Bagaimana jika keadaan tersebut dikaitkan dengan lingkungan sekitar pantai yang sedang mereka diskusikan?

Proses menalar juga bisa diasah dengan dorongan guru dalam bertanya jawab dan memancing siswa untuk berpikir komplek misalnya seperti saat guru dan siswa  membahas masalah kehidupan nelayan, di suatu tempat dimana mereka mengamati daerah pantai. apa yang bisa dilakukan guru dalam membimbing siswa untuk belajar menalar secara ilmiah seperti berikut :
Dari gambar di atas dan interaksi antara guru dan siswa akan menuntut untuk  melakukan Higher Order Thinking yang sangat bermanfaat dalam kelanjutan proses belajarnya. Akan lebih mebrmakna proses pembelajarnnya jika siswa dapat langsung mencoba melakukan apa yang diamati, sitanyakan dan dinalar secara ilmiah dalam tindakan nyata.

Pada tahapan mengolah ini juga  peserta didik  sedapat mungkin dikondisikan belajar secara kolaboratif. Pada pembelajaran kolaboratif kewenangan guru fungsi guru lebih bersifat direktif atau manajer belajar, sebaliknya, peserta didiklah yang harus lebih aktif. Jika  pembelajaran kolaboratif diposisikan sebagai satu falsafah peribadi, maka ia menyentuh tentang identitas peserta didik terutama jika mereka berhubungan atau berinteraksi dengan yang lain atau guru. Dalam situasi kolaboratif itu, peserta didik berinteraksi dengan empati, saling menghormati, dan menerima kekurangan atau kelebihan masing-masing. Dengan cara semacam ini akan tumbuh rasa aman, sehingga memungkinkan peserta didik menghadapi aneka perubahan dan tuntutan belajar secara bersama-sama.  Peserta didik secara bersama-sama, saling bekerjasama, saling membantu mengerjakan hasil tugas terkait dengan materi yang sedang dipelajari.

5. Mengkomunikasikan
Kegiatan belajarnya: menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya. Hasil tugas dikerjakan bersama dalam satu kelompok untuk kemudian dipresentasikan atau dilaporkan kepada guru. Kegiatan menyimpulkan merupakan kelanjutan dari kegiatan  mengolah, bisa dilakukan bersama-sama dalam satu kesatuan kelompok, atau bisa juga dengan dikerjakan sendiri setelah mendengarkan hasil kegiatan mengolah informasi. Hasil tugas yang telah dikerjakan bersama-sama secara kolaboratif dapat disajikan dalam bentuk laporan tertulis dan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan untuk portofolio kelompok dan atau individu. Yang sebelumnya di konsultasikan terlebih dulu kepada guru. Pada tahapan ini kendatipun tugas dikerjakan secara berkelompok, tetapi sebaiknya hasil pencatatan dilakukan oleh masing-masing individu. Sehingga portofolio yang di basukkan ke dalam file atau Map peserta didik terisi dari hasil pekerjaannya sendiri secara  individu.

Pada kegiatan akhir diharapkan peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil pekerjaan yang telah disusun baik secara bersama-sama dalam kelompok dan atau secara individu dari hasil kesimpulan yang telah dibuat bersama. Kegiatan mengkomunikasikan ini dapat diberikan klarifikasi oleh guru agar supaya peserta didik akan mengetahui secara benar apakah jawaban yang telah dikerjakan sudah benar atau ada yang harus diperbaiki.  Hal ini dapat diarahkan pada kegiatan konfirmasi sebagaimana pada Standar Proses.