Showing posts with label Ciri - Ciri. Show all posts
Showing posts with label Ciri - Ciri. Show all posts
29 March 2017

Pengertian, Ciri dan Klasifikasi Pisces (Ikan)

Pengertian, Ciri dan Klasifikasi Pisces (Ikan). Pengertian Pisces (Ikan), Ciri-Ciri Pisces (Ikan), Klasifikasi Pisces (Ikan), Beragam Jenis Pisces (Ikan), Penjelasan lengkap mengenai kehidupan Pisces (Ikan).

Pengertian Pisces (Ikan)

Sumber: faizalnizbah.blogspot.co.id
Pisces (ikan) yakni hewan yang hidup di dalam air, mereka dapat bernafas di dalam air karena insang yang mereka punyai.

Pisces dapat diketemukan di air tawar (danau dan sungai) maupun air asin (laut dan samudra). Pisces yaitu hewan berdarah dingin (poikiloterm), artinya suhu tubuhnya berubah-ubah sesuai sama suhu air di tempat dia bertahan hidup.

Ikan yaitu kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam, dengan jumlah spesies melebihi dari 27.000 spesies di seluruh bagian dunia.

Susunan tubuh ikan beberapa di buat oleh rangkanya, tulang penyusun tubuhnya ada tulang riskan, dan ada pula tulang sejati. Insang dan ekor yang mereka punyai membantu mereka untuk bergerak dengan cepat di dalam air.

Ciri-Ciri Pisces Ikan 

Sumber: slideshare.net
  1. Tubuh terdiri atas kepala, badan. Tubuh ditutupi kulit yang umumnya berlendir dan bersisik. Sisik juga berperan sebagai rangka luar (eksoskeleton) 
  2. Pisces hidup di air, ada yang hidup di air tawar, ada juga yang hidup di air asin, yang mana penyusunan pertukaran air dan garam di dalam tubuh ikan di atur oleh insang. 
  3. Pisces bernafas dengan insang. Pada beberapa spesies, insang memiliki penutupnya yang disebut juga dengan operkulum 
  4. Pisces berupa poikiloterm (berdarah dingin). Jadi suhu tubuhnya dipengaruhi oleh lingkungan. 
  5. Alat kelamin hemafrodit (terpisah). Fertilisasi terjadi di dalam atau di luar tubuh, ada yang ovipar (bertelur). 
  6. Pisces memiliki sirip yang mempermudah dirinya untuk berenang. Sirip ada dikiri dan kanan tubuhnya, juga di bagian ekornya. 
  7. Pisces ada yang bertulang riskan, ada pula yang bertulang sejati. 
  8. Tidak semua ikan termasuk juga ke dalam kelompok pisces (contohnya paus serta lumba-lumba), akan tetapi bisa dipastikan jika semua pisces adalah ikan. 
  9. Pisces memiliki vertebra (tulang belakang) yang membentuk rangka tubuhnya, dan sebagai tempat lewatnya saraf-saraf yang mempersarafi organ di dalam tubuhnya. 

Klasifikasi Pisces (Ikan) 

Pisces termasuk ke dalam kelompok vertebrata atau bertulang belakang. Pisces terbagi jadi 3 kelompok, yaitu:

Agnatha 
Sumber: 7vertebrates.weebly.com
Agnatha yaitu ikan yang tidak berahang, memiliki mulut berbentuk bulat yang ada di ujung depan. Tanpa sirip, namun beberapa bentuk Agnatha memiliki sirip ekor dan sirip punggung.

Terdapat notokorda (serabut saraf) di bagian dorsal (belakang) tulang belakang, dan diselubungi kartilago atau tulang riskan.

Jenis kelamin terpisah (hemaprodit) dan mendapat makanan dengan mengisap tubuh ikan lain dengan mulutnya. Contoh ikan pada kelompok ini yakni: Myxine sp (ikan hantu), Petromyzon sp (belut laut).

Chondrichthyes (ikan bertulang riskan) 
Sumber: rudiyantoblog.blogspot.co.id
Chondrichthyes yakni ikan bertulang riskan yang memiliki rahang mulut pada bagian depannya. Kulit tertutup sisik. Sirip berpasangan, serta sirip ekor yang tidak seimbang. Beberapa notokordanya diganti oleh vertebrae yang lengkap. Ginjalnya berupa mesonefros.

Jantung memiliki dua ruang, rangkanya bertulang riskan, sampai notokorda yang ada pada ikan muda juga makin lama tergantikan oleh tulang riskan. Mereka tidak memiliki tulang rusuk, apabila keluar dari air, berat tubuh spesies besar dapat menghancurkan organ dalam mereka.

Ikan ini tidak memiliki sumsum tulang, sampai sel darah mereah di produksi di limpa dan jaringan khusus di kelaminnya, yaitu organ leydig (penghasil sel darah merah).

Organ unik yang lain yakni epigonal yang bertindak sebagai sistem kekebalan. Subkelas dari ikan ini yakni Elasmobranchii (hiu, pari serta skate) dan Holochepali (kimera atau hiu hantu).

Osteichthyes (ikan bertulang sejati) 
Sumber: 7vertebrates.weebly.com
Osteochthyes yaitu ikan bertulang keras. Mulutnya memiliki rahang. Sisiknya bertipe ganoid, sikloid, atau stenoid yang semua datang dari mesodermal. Bernafas dengan insang yang ditutupi oleh operkulum (penutup insang).

Notokorda-nya ditempati vertebrae (tulang belakang) yang padat, memiliki gelembung renang yang terdapat dekat dengan faring.

Celah-celah faringnya tertutup (tidak tampak dari luar). Jantung beruang dua. Ventrikel dan atrium. Darah berwarna pucat, mempunyai kandungan eritrosit yang berinti dan leukosit. Ikan ini dapat mempunyai sistem limpa dan porta renalis.

Mempunyai hati yang berkantong empedu. Lambung dipisahkan dari usus oleh dua katup. Memiliki tiga canalis semi-sircularis (organ keseimbangan) yang mengatur keseimbangan ikan melalui gerakan kepalanya.

Contoh ikan pada kelompok ini yakni Ameiurus melas (ikan lele), Anquilla sp (belut), Scomber scombrus (ikan tuna), Sardinops coerulea (ikan sarden).

Struktur Tubuh Pisces (Ikan)

Sumber: binatangpeliharaan.org
Susunan tubuh ikan terdiri atas kepala, badan dan ekor. Kepalanya terbentuk dari susunan tulang tengkoraknya, pada beberapa ikan juga ada rahang yang cukup kuat dan besar yang membentuk kepalanya.

Otak pada ikan terlindungi di dalam tengkorak dan tulang riskan yang ada didalamnya, otak itu yaitu sistem saraf pada ikan yang pada gilirannya akan mengalir lewat tulang belakang (vertebrae) ikan. Ketika kita lihat langsung pada tulang ikan, akan tampak sisi teratasnya tulangnya seperti sumbu berwarna gelap.

Ikan mempunyai sisik yang sesuai sama gaya dan penyesuaian hidupnya. Beberapa jenis bentuk sisik pada ikan yaitu sisik sikloid, yang disebut dengan sisik berwujud tidak tebal dan bulat serta bergaris menjari-jari dan melingkar, sisik ini ada pada ikan bertulang sejati.

Lalu ada sisik stenoid, yang berwujud hampir sama juga dengan sikloid, walau demikian pada bagian belakangnya ada duri-duri halus, sisik ini juga ada pada ikan bertulang sejati.

Selanjutnya ada sisik plakoid yang disebut dengan kerangka luar yang masih tetap sederhana, umpamanya pada ikan bertulang rawan seperti ikan cucut, sisik ini serupa gigi dan berbentuk belah ketupat. Yang terakhir yakni sisik ganoid yang ada pada tulang riskan, sisik ini terbagi dalam dua susunan yaitu susunan dentin dan ganoin.

Ikan mempunyai sirip disamping sisi tubuhnya dan pada bagian belakang yang berupa ekor, sirip ini membantu ikan untuk berenang. Pada beberapa jenis ikan spesifik terdapat gelembung renang (vesica natatoria) atau yang umum disebut juga dengan pneumatocyst.

Gelembung renang ini bertindak sebagai alat hidrostatik yang memastikan tekanan air sehubungan dengan kedalaman perairan yang di diami oleh ikan itu. Pneumatocyst terdapat di bagian belakang (dorsal) tubuh ikan.

Gelembung renang dikaitkan dengan esofagus oleh ductus pneumaticus yang bertindak sebagai jalan keluar masuknya udara ke dalam pneumatocyst.

Ikan memiliki insang yang digunakannya untuk bernafas di dalam air, insang ini bisa membantu ikan untuk mengekskresikan atau mengeluarkan sisa metabolisme seperti nitrogen dan amonia.

Sistem Organ Pisces (Ikan) 

Sumber: mongabay.co.id
Organ-organ ikan terdiri atas kandung kemih, jantung, insang, kelenjar kelamin, lambung, usus, hati, kantong empedu, limpa serta ginjal. Organ yang berperan penting dalam sistem pernapasan ikan yakni insang.

Sistem pernapasan ikan memiliki tujuan untuk terjadinya pertukaran oksigen. Pertukaran ini lebih sulit dilakukan di dalam air karena air 800 kali lebih pada dari pada udara. Pertukaran oksigen pada ikan juga lebih sulit untuk dilakukan, karena ukuran insang yang relatif kecil, bahkan jauh lebih kecil dibanding dengan paru-paru pada mamalia.

Pernapasan pada ikan juga dibantu dengan aliran air yang mengalir terus-terusan lewat insang, agar tetap melindungi respirasi secara efisien.

Tidak cuma untuk organ pernapasan, insang juga yaitu organ sekretori (pengeluaran). Insang mengeluarkan sisa sisa limbah yang ada pada ikan, seperti beberapa amonia, yang sisanya dikeluarkan lewat ginjal. Insang juga keluarkan nitrogen sisa metabolisme, dan mengatur pertukaran air serta garam didalam tubuh ikan.

Jantung ikan terbagi dalam dua sisi, yaitu atrium dan ventrikel, jantung. Jantung terbagi dalam 4 bilik, yaitu sinus venosus, atrium, ventrikel, serta elastic bulbus arteriosus. Aliran darah pada ikan mengalir dari jantung ke sisi depan aorta, lalu menghadap ke insang untuk oksigenasi jaringan lantas kembali lagi lewat sisi belakang aorta.

Jaringan hematopoetic (pembentuk sel darah) pada ikan yang paling penting terbagi dalam ginjal, akan tetapi juga mencakup limpa serta hati.

Walau demikian karakter dari darah ikan memiliki kemiripan dengan darah reptil. Leukosit pada ikan normalnya hanya 10%, ikan juga mempunyai kandungan Hb (hemoglobin) yang rendah sampai darahnya tampak pucat.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri dan Klasifikasi Pisces (Ikan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Pisces (Ikan) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Pisces (Ikan). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
27 March 2017

Macam – Macam Alat Optik

Macam – Macam Alat Optik. Pengertian Alat Optik, Penjelasan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Bagian-Bagian yang ada dalam sebuah Alat Optik, Alat Optik Terbaik, Alat Optik dan Fungsinya, Kegunaan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Jenis Alat Optik yang ada di sekitar kita, dan penjelasan lain mengenai seluk beluk Alat Optik.

Pengertian Alat Optik

Sumber: jost-kraemer.de
Alat optik adalah alat yang bekerja bersumber pada prinsip cahaya. Alat optik membuat hidup manusia lebih gampang serta memiliki arti. Anda bisa menikmati keindahan alam semesta, mengabadikan beberapa momen terindah pada lembaran photo, atau bahkan juga dapat membuat sehelai rambut di kepala jadi tampak sebesar lengan.

Macam-Macam Alat Optik 

Mata 

Sumber: inikaryaku.com
Tiap manusia mempunyai alat optik tercanggih yang pernah ada, yakni mata. Mata adalah bagian dari panca indera yang berperan untuk melihat.

Mata membantu kita menikmati keindahan alam, melihat teman-teman, mencermati benda-benda di sekitar, serta ada banyak lagi yang bisa kita nikmati lewat mata. Cobalah bayangkan apabila manusia tidak memiliki mata atau mata kita buta, jelas dunia ini tampak gelap gulita.

Beberapa Bagian Mata 

Jika dilihat, nyatanya mata terdiri atas beberapa sisi yang masing-masingnya memiliki kegunaan berbeda-beda namun saling mensupport. Bagian-bagian mata yang penting itu, diantaranya, kornea, pupil, iris, aquaeus humour, otot akomodasi, lensa mata, retina, vitreous humour, bintik kuning, bintik buta, serta saraf mata.

Kornea, Kornea adalah sisi luar mata yang tidak tebal, lunak, serta transparan. Kornea berperan menerima serta melanjutkan sinar yang masuk pada mata, dan melindungi sisi mata yang sensitif di bawahnya.

Pupil, Pupil adalah celah sempit berupa lingkaran serta berperan supaya sinar bisa masuk ke dalam mata.

Iris, Iris yaitu selaput berwarna hitam, biru, atau coklat yang berperan untuk mengatur besar kecilnya pupil. Warna inilah yang Anda lihat sebagai warna mata seseorang.

Aquaeus Humour, Aquaeus humour adalah cairan di depan lensa mata untuk membiaskan sinar ke dalam mata.

Otot Akomodasi, Otot akomodasi yaitu otot yang melekat pada lensa mata serta berperan untuk mengatur tebal serta tipisnya lensa mata.

Lensa Mata, Lensa mata berbentuk cembung, memiliki serat, elastis, serta bening. Lensa ini berperan untuk membiaskan sinar dari benda agar terbentuk bayangan pada retina.

Retina, Retina yaitu sisi belakang mata yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan.

Vitreous Humour, Vitreous humour yaitu cairan di dalam bola mata yang berperan untuk melanjutkan sinar dari lensa ke retina.

Bintik Kuning, Bintik kuning yaitu sisi dari retina yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan yang jelas.

Bintik Buta, Bintik buta yaitu sisi dari retina yang jika bayangan jatuh di bagian ini, maka bayangan terlihat tidak jelas atau kabur.

Saraf Mata, Saraf mata befungsi untuk melanjutkan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak.

Proses terlihatnya benda oleh mata yakni benda yang ada di depan mata memantulkan sinar. Sinar itu masuk ke mata lewat pupil yang lantas akan dibiaskan oleh lensa mata hingga terbentuk bayangan pada retina. Oleh saraf, bayangan tadi diteruskan ke pusat saraf (otak), hingga Anda terkesan melihat benda.

Daya Akomodasi Mata 

Bola mata Anda memiliki bentuk tetap, hingga jarak lensa mata ke retina juga tetap. Hal semacam ini memiliki arti jarak bayangan yang dibentuk lensa mata senantiasa tetap, walau sebenarnya jarak benda yang kita saksikan tidak sama.

Bagaimana agar kita tetap bisa melihat benda dengan jarak bayangan yang terbentuk tetap, walaupun jarak benda yang dilihat berubah? Jelas kita mesti merubah jarak fokus lensa mata, dengan cara merubah kecembungan lensa mata.

Hal inilah yang mengakibatkan kita dapat melihat benda yang mempunyai jarak tidak sama tanpa mengalami kesulitan. Kapabilitas ini adalah karunia Tuhan yang hingga saat ini manusia belum dapat menirunya.

Lensa mata bisa mencembung maupun memipih secara automatis lantaran adanya otot akomodasi (otot siliar).

Untuk melihat benda yang letaknya dekat, otot siliar menegang hingga lensa mata mencembung dan demikian sebaliknya untuk melihat benda yang letaknya jauh, otot siliar mengendur (rileks), hingga lensa mata memipih.

Kapabilitas otot mata untuk menebalkan atau memipihkan lensa mata disebut dengan daya akomodasi mata.

Supaya benda/objek bisa tampak jelas, objek mesti terdapat pada daerah pandangan mata, yakni antara titik dekat serta titik jauh mata.

Titik dekat (punctum proximum = pp) yaitu titik paling dekat yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata (± 25 cm). Pada titik dekat ini lensa mata akan mencembung optimal.

Titik jauh (punctum remotum = pr) yaitu titik paling jauh yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata, jaraknya tidak terhingga. Pada titik jauh ini, lensa mata akan memipih optimal.

Cacat Mata 

Tidak seluruh mata manusia bisa membentuk bayangan pas pada retina, ada mata yang mengalami anomali. Hal semacam ini bisa terjadi lantaran daya akomodasi mata udah menyusut hingga titik jauh atau titik dekat mata udah berubah. Kondisi mata yang demikian disebut dengan cacat mata.

Cacat mata yang diderita seseorang bisa dikarenakan oleh kerja mata (rutinitas mata) yang berlebihan atau cacat mulai sejak lahir.

Miopi (Rabun Jauh) 

Miopi yaitu keadaan mata yang tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Pasien miopi titik jauhnya lebih dekat dari pada tak terhingga (titik jauh ~) serta titik dekatnya kurang dari 25 cm.

Hal semacam ini terjadi lantaran lensa mata tidak bisa dipipihkan sebagaimana mestinya hingga bayangan dari benda yang letaknya jauh akan jatuh di depan retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya jauh supaya terlihat jelas, pasien miopi dibantu dengan kaca mata berlensa cekung (negatif).

Miopi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda yang dekat. Cacat mata ini kerap dialami tukang jam, tukang las, operator computer, dan sebagainya.

Hipermetropi (Rabun Dekat) 

Hipermetropi yaitu cacat mata di mana mata tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya dekat. Titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm).

Pasien hipermetropi cuma bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh hingga cacat mata ini kerap disebut dengan mata terang jauh.

Hipermetropi dipicu oleh lensa mata yang sangat pipih serta susah dicembungkan hingga apabila melihat benda-benda yang letaknya dekat, bayangannya jatuh di belakang retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat dengan jelas, pasien hipermetropi ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (positif).

Hipermetropi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda-benda yang jauh. Cacat mata ini kerap dialami oleh beberapa orang yang bekerja sebagai sopir, nahkoda, pilot, masinis, dan sebagainya.

Presbiopi (Mata Tua) 

Beberapa orang yang udah tua, umumnya daya akomodasinya udah menyusut. Pada mata presbiopi, titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm) serta titik jauhnya lebih dekat dari pada titik jauh mata normal (titik jauh ~). Oleh sebab itu, pasien presbiopi tidak bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat ataupun jauh.

Agar bisa melihat jauh dengan jelas serta untuk membaca pada jarak normal, pasien presbiopi bisa dibantu dengan kaca mata berlensa rangkap (kacamata bifokal).

Kacamata bifokal yaitu kaca mata yang terdiri atas dua lensa, yakni lensa cekung serta lensa cembung. Lensa cekung berperan untuk melihat benda jauh serta lensa cembung untuk melihat benda dekat/membaca.

Astigmatisma 

Astigmatisma yaitu cacat mata di mana kelengkungan selaput bening atau lensa mata tidak merata hingga berkas cahaya yang mengenai mata tidak bisa terpusat dengan prima. Cacat mata astigmatisma tidak bisa membedakan garis-garis tegak dengan garis-garis mendatar secara bersama-sama. Cacat mata ini bisa dibantu dengan kaca mata berlensa silinder.

Tipuan Mata 

Tidak hanya mempunyai banyak kelebihan, mata manusia juga mempunyai beberapa keterbatasan. Oleh sebab itu, dalam penilaian serta pengukuran, mata tidak senantiasa memberikan beberapa hal yang benar. Perhatikan gambar berikut ini!

Lup 

Sumber: radikagilang.blogspot.co.id
Lup atau kaca pembesar yaitu alat optik yang terdiri atas satu lensa cembung. Lup dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat lebih besar serta jelas. Ada 2 cara dalam memakai lup, yakni dengan mata berakomodasi serta dengan mata tidak berakomodasi.

Pada saat mata belum memakai lup, benda terlihat jelas apabila ditempatkan pada titik dekat pengamat (s = sn) hingga mata melihat benda dengan sudut pandang α.

Pada Gambar (b), seorang pengamat memakai lup di mana benda ditempatkan antara titik O serta F (di ruang I) serta didapat bayangan yang terdapat pada titik dekat mata pengamat (s' = sn). Lantaran sudut pandang mata jadi lebih besar, yakni β, mata pengamat berakomodasi maksimum.

Memakai lup untuk mencermati benda dengan mata berakomodasi maksimum cepat menyebabkan lelah. Oleh sebab itu, pengamatan dengan memakai lup baiknya dilakukan dengan mata tidak berakomodasi (mata dalam kondisi rileks).

Pada kehidupan sehari-hari, lup umumnya dipakai oleh tukang jam tangan, pedagang kain, pedagang intan, polisi, dan sebagainya.

Kamera 

Sumber: peda.net
Kamera yaitu alat yang dipakai untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pernahkah Anda memakai kamera? Umumnya Anda memakai kamera untuk mengabadikan beberapa peristiwa penting.

Kamera terdiri atas beberapa bagian, diantaranya, sebagai berikut ini: 
  1. Lensa cembung, berperan untuk membiaskan sinar yang masuk hingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, serta diperkecil. 
  2. Diafragma, yaitu lubang kecil yang bisa diatur lebarnya serta berperan untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk lewat lensa. 
  3. Apertur, berperan untuk mengatur besar-kecilnya diafragma. 
  4. Pelat film, berperan sebagai tempat bayangan serta menghasilkan gambar negatif, yakni gambar yang berwarna tidak sama juga dengan aslinya, tembus sinar. 
Bagian dalam Kamera 

Dalam kamera ada lensa cembung yang berperan sebagai pembentuk bayangan. Bila satu benda ditempatkan di ruang tiga satu lensa cembung akan terbentuk bayangan nyata, terbalik, serta diperkecil.

Antara kamera serta mata manusia ada persamaannya, yakni benda yang di ambil oleh kamera serta benda yang dilihat mata manusia ada di ruang tiga serta lensa kamera atau lensa mata. Hingga terbentuk bayangan yang sifatnya nyata, terbalik, serta diperkecil.

Pada kamera bayangan ini diupayakan jatuh pas di plat film yang memiliki karakter amat sensitif pada sinar. Bila plat film yang sensitif sinar ini dikenai sinar plat film mengalami perubahan kimia sesuai dengan sinar serta benda di depan kamera.

Plat ini masih tetap peka cahaya, supaya plat film ini jadi tidak sensitif pada sinar dalam studio butuh dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia spesifik. Sesudah plat film dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia tadi, plat film jadi tidak peka pada sinar serta tampak gambar pada plat film yang disebut dengan gambar negatif (negatif film).

Untuk mendapatkan gambar yang sesuai sama gambar semula yang di ambil di depan kamera, film negatif ini lantas dicetak pada kertas film (umumnya kertas film warnanya putih). Gambar pada kertas film adalah gambar serta benda yang di ambil di depan kamera itu serta disebut dengan gambar positif.

Gambar positif amat bergantung pada proses pembentukan bayangan pada plat film ini, bila bayangan terjadi pada plat film ini kabur atau kurang jelas mengakibatkan hasil cetakannya nanti juga kabur atau tidak jelas.

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus, lensa bisa Anda geser maju mundur hingga terbentuk bayangan paling jelas dengan jarak yang pas, lantas Anda tekan tombol shutter.

Pelat film memakai pelat seluloid yang dilapisi dengan gelatin serta perak bromida untuk menghasilkan negatifnya. Sesudah dicuci, negatif itu digunakan untuk menghasilkan gambar positif (gambar asli) pada kertas photo.

Kertas photo adalah kertas yang ditutup dengan susunan tipis kolodium yang dicampuri dengan perak klorida. Gambar yang diakibatkan pada bagian transparan disebut dengan gambar diapositif.

Mikroskop 

Sumber: weidinger.eu
Mikroskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat jelas serta besar. Mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung.

Lensa yang dekat dengan benda yang diamati (objek) disebut dengan lensa objektif serta lensa yang dekat dengan pengamat disebut dengan lensa okuler. Mikroskop yang mempunyai dua lensa disebut dengan mikroskop sinar lensa ganda.

Lantaran mikroskop terdiri atas dua lensa positif, lensa objektifnya di buat lebih kuat dari pada lensa okuler (fokus lensa objektif lebih pendek dari pada fokus lensa okuler). Hal semacam ini ditujukan supaya benda yang diamati terlihat amat besar serta mikroskop bisa di buat lebih praktis (lebih pendek).

Benda yang akan amati ditempatkan pada suatu kaca preparat di depan lensa objektif serta ada di ruang II lensa objektif (fobj s 2 fobj). Hal semacam ini mengakibatkan bayangan yang terbentuk berbentuk nyata, terbalik serta diperbesar. Bayangan yang dibentuk lensa objektif merupakan benda untuk lensa okuler.

Untuk mendapatkan bayangan yang jelas, Anda bisa menggeser lensa okuler dengan memutar tombol pengatur. Agar bayangan tampak jelas, di bawah objek ditempatkan satu cermin cekung yang berfungsi untuk menyatukan sinar serta diarahkan pada objek. Ada dua cara dalam memakai mikroskop, yakni dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada mikroskop sebagai berikut ini: 
  1. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif yaitu nyata, terbalik, serta diperbesar. 
  2. Bayangan yang dihasilkan lensa okuler yaitu maya, tegak, serta diperbesar. 
  3. Bayangan yang dihasilkan mikroskop yaitu maya, terbalik, serta diperbesar pada bendanya. 

Teropong 

Sumber: lifestyle.harianterbit.com
Teropong atau teleskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda yang jauh supaya terlihat lebih jelas serta dekat. Dilihat dari objeknya, teropong dibedakan jadi dua, yakni teropong bintang serta teropong medan.

Teropong Bintang 

Teropong bintang yaitu teropong yang dipakai untuk melihat atau mencermati benda-benda langit, seperti bintang, planet, serta satelit. Nama lain teropong bintang yaitu teropong astronomi. Dilihat dari jalannya cahaya, teropong bintang dibedakan jadi dua, yakni teropong bias serta teropong pantul.

Teropong Bias 

Teropong bias terdiri atas dua lensa cembung, yakni sebagai lensa objektif serta okuler. Cahaya yang masuk ke dalam teropong dibiaskan oleh lensa. Oleh sebab itu, teropong ini disebut dengan teropong bias.

Benda yang dilihat terdapat di titik jauh tak terhingga, maka bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif tepat berada pada titik fokusnya. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif adalah benda untuk lensa okuler. Lensa okuler berperan sebagai lup.

Lensa objektif memiliki fokus lebih panjang dari pada lensa okuler (lensa okuler lebih kuat dari pada lensa objektif). Hal semacam ini ditujukan supaya didapat bayangan yang jelas serta besar. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif senantiasa miliki sifat nyata, terbalik, serta diperkecil.

Bayangan yang dihasilkan lensa okuler miliki sifat maya, terbalik, serta diperkecil pada benda yang dilihat. Seperti pada mikroskop, teropong bintang dapat juga dipakai dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Teropong Pantul 

Lantaran jalannya cahaya di dalam teropong lewat cara memantul teropong ini diberi nama teropong pantul. Pada teropong pantul, sinar yang datang dikumpulkan oleh satu cermin melengkung yang besar. Sinar itu lantas dipantulkan ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin yang lebih kecil.

Teropong Medan/Teropong Bumi 

Teropong medan dipakai untuk mencermati benda-benda yang jauh di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung, masing-masing sebagai lensa objektif, lensa pembalik, serta lensa okuler. Lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan yang dihasilkan lensa objektif, tidak untuk memperbesar bayangan.

Lensa okuler berperan sebagai lup. Lantaran lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan, bayangan yang dihasilkan lensa objektif mesti terdapat pada titik pusat kelengkungan lensa pembalik.

Lensa okuler juga di buat lebih kuat dari pada lensa objektif. Teropong bumi atau medan sesungguhnya sama juga dengan teropong bintang yang dilengkapi dengan lensa pembalik. Karakter bayangan yang dihasilkan teropong medan yaitu maya, tegak, serta diperbesar.

Ada teropong bumi yang cuma memakai dua lensa (teropong panggung), yakni lensa cembung sebagai lensa objektif serta lensa cekung sebagai lensa okuler. Lensa cekung disini berperan sebagai pembalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif serta sekaligus sebagai lup.

Karakter bayangan yang dihasilkan maya, tegak, serta diperbesar dari pada bayangan yang dihasilkan lensa objektif. Teropong ini kerapkali disebut dengan teropong panggung atau teropong Belanda atau teropong Galileo.

Teropong bumi serta teropong panggung memanglah tidak dapat di buat praktis. Oleh karena itu, di buat teropong lain yang fungsinya sama namun amat praktis, yakni teropong prisma.

Disebut dengan teropong prisma lantaran pada teropong ini digunakan dua prisma yang didekatkan bersilangan antara lensa objektif serta lensa okuler hingga bayangan akhir yang dihasilkan miliki sifat maya, tegak, serta diperbesar.

Periskop 

Sumber: periskop.cc
Periskop yaitu teropong pada kapal selam yang dipakai untuk mencermati benda-benda di permukaan laut. Periskop terdiri atas 2 lensa cembung serta 2 prisma siku-siku sama kaki.

Jalannya cahaya pada periskop yaitu sebagai berikut ini:
  1. Cahaya sejajar dari benda yang jauh menuju ke lensa obyektif. 
  2. Prisma P1 memantulkan cahaya dari lensa objektif menuju ke prisma P2. 
  3. Oleh prisma P2 cahaya itu dipantulkan lagi serta bersilangan di depan lensa okuler pas di titik fokus lensa okuler. 
Proyektor Slide 

Proyektor slide yaitu alat yang dipakai untuk memproyeksikan gambar diapositif hingga didapat bayangan nyata serta diperbesar pada monitor.

Bagian-bagian yang penting pada proyektor slide, diantaranya lampu kecil yang memancarkan cahaya kuat lewat pusat kaca, cermin cekung yang berperan sebagai reflektor sinar, lensa cembung untuk membentuk bayangan pada monitor, serta slide atau gambar diapositif.

Optalmoskup 

Alat ini digunakan untuk mengecek retina mata. Pada gambar di atas, dijelaskan beberapa bagian penting dari optalmoskup.

Berkas sinar yang datang dari sumber sinar S yang terdapat pada fokus lensa L1 dibiaskan sejajar ke cermin C. Dari cermin C cahaya dpantulkan ke amta. Selanjutnya dokter bisa mengamati retina lewat lubang ditengah-tengah cermin C serta lensa L2 bertindak sebagai lup.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Macam – Macam Alat Optik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam – Macam Alat Optik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Optik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
24 March 2017

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom. Pengertian Makhluk Hidup 5 Kingdom, Ciri dari Tiap-Tiap Makhluk Hidup 5 Kingdom, Struktur dari Makhluk Hidup 5 Kingdom, Penjelasan Lengkap Mengenai Makhluk Hidup 5 Kingdom, dan segala hal yang terkait dengan Makhluk Hidup 5 Kingdom akan kami bahas di sini.

Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom 

Sumber: berpendidikan.com
Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada pemikiran beberapa pakar dalam mengelompokkan makhluk hidup sesuai sama syarat internasional. Oleh sebab itu, klasifikasi makhluk hidup yang ada amat beragam, lantaran beberapa pakar mempunyai pemikirannya masing-masing.

Seperti yang kita pahami, makhluk hidup di bumi amat beragam, coba kita cermati lingkungan sekitar kita, mungkin saja amat susah untuk mengelompokkan makhluk hidup yang ada pada beragam jenis golongan.

Nah, pada tulisan ini akan kita pecahkan permasalahan itu, saya akan sharing tentang pengelompokkan makhluk hidup bersumber pada pendapat pakar yang masih tetap digunakan dalam proses evaluasi hingga saat ini. Baiklah tidak usah berlama-lama langsung saja kita ke tema paling utama.

Klasifikasi makhluk hidup dibagi ke dalam beberapa kelompok merupakan satu diantara usaha beberapa ilmuan mempermudah melakukan riset.

Hal semacam ini berangkat dari banyaknya jumlah makhluk hidup yang ada di alam dan beragam ragamnya bentuk, karakter, ukuran, anatomi, fisiologi ataupun tingkah laku dari makhuk-makhluk hidup itu.

Semua ini adalah ayat atau tanda tanda kebesaran Allah Subhanahu wata'ala yang sepatutnya direnungi hingga bisa menguatkan kepercayaan kita akan kuasa-Nya yang begitu menakjubkan.

"yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya" Qs. Al Furqon: 2 

"Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang, dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. Inilah ciptaan Allah, perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah. sebenarnya orang- orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata." Qs. Luqman: 10-11 

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup 

Sumber: florafinder.com
Apa yang disebut klasifikasi makhluk hidup? Klasifikasi datang dari bahasa Inggris "classication" yang memiliki arti pengelompokan atau mengkelas-kelaskan. Klasifikasi makhluk hidup memiliki arti pengelompokan makhluk hidup bersumber pada ciri fisik (morfologi), susunan tubuh (anatomi), faal tubuh (fisiologi), maupun tingkah laku.

Dalam melakukan proses klasifikasi, beberapa ahli terlebih dulu akan mengadakan identifikasi bersumber pada beberapa hal yang dijelaskan di atas.

Barulah setelah itu, makhluk hidup bisa digolongkan ke dalam takson (unit) bersumber pada adanya persamaan ciri. Takson disusun dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah seperti berikut ini:
  1. Kingdom 
  2. Filum/divisi 
  3. Kelas 
  4. Ordo 
  5. Famili 
  6. Genus 
  7. Spesies 
Klasifikasi sesungguhnya bisa dilakukan oleh siapa saja atas dasar serta kebutuhan yang berbeda-beda juga. Contoh kambing, kerbau, sapi, ayam serta itik bisa kita klasifikasikan sebagi hewan ternak dengan dasar kalau hewan-hewan itu bisa diternakkan.

Contoh yang lain, sawi, bayam, kangkung, terong serta kubis. Seluruh tumbuhan itu bisa kita kelompokkan sebagai kelompok sayur-sayuran. Dasarnya klasifikasinya yaitu kalau seluruh tumbuhan yang dijelaskan adalah tumbuhan yang bisa dimasak atau dijadikan sayur.

System Klasifikasi Makhluk Hidup 

Sumber: zaifbio.wordpress.com
Klasifikasi makhluk hidup mengalami beberapa perkembangan. Hal semacam ini seiring dengan makin berkembangnya ilmu dan pengetahuan hingga menguak beberapa hal yang baru yang belum di ketahui di awal.

Makhluk hidup di kelompokkan bersumber pada kelompok besar yang disebut juga dengan kingdom. Dalam perkembangannya, kita mengetahui beberapa klasifikasi kingdom, salah satunya:

System Klasifikasi dua Kingdom. Klasifikasi ini adalah klasifikasi paling simpel serta paling lawas. Menurut klasifikasi ini makhluk hidup bisa dibagi jadi dua kelompok, yakni: (1) kingdom Plantea (tumbuhan) serta (2) Kingdom Animalia (hewan).

System Klasifikasi Tiga Kingdom. Klasifakisi bentuk ini muncul menyusul terungkapnya jamur sebagai makhluk yang tidak sama dengan tumbuhan. Jamur di ketahui tidak mempunyai klorofil seperti tumbuhan yang lain serta dinding selnyapun terbagi dalam kitin.

Pada akhirnya jamur dipisahkan dari kingdom tumbuhan serta nampaklah system klasisikasi tiga kingdom yang terbagi dalam; (1) kingdom plantea (tumbuhan), (2) kingdom animalia (hewan) serta (3) kingdom fungi.

System Klasifikasi Empat Kingdom. Adalah system klasifikasi yang mengkelompokkan makhluk hidup ke dalam empat kelompok; (1) kingdom plantea (tumbuhan), (2) kingdom animalia (hewan), (3) kingdom fungi, serta (4) kingdom monera.

System Klasifikasi Lima Kingdom. Adalah system klasifikasi yang mengkelompokkan makhluk hidup ke dalam lima kelompok; (1) kingdom plantea (tumbuhan), (2) kingdom animalia (hewan), (3) kingdom fungi, (4) kingdom monera serta (5) kingdom protista.

System Klasifikasi Enam Kingdom. Adalah system klasifikasi yang mengkelompokkan makhluk hidup ke dalam enam kelompok; (1) kingdom plantea (tumbuhan), (2) kingdom animalia (hewan), (3) kingdom fungi, (4) kingdom monera, (5) kingdom protista, serta (6) Virus.

Klasifikasi bentuk ini masih tetap diperdebatkan oleh beberapa ahli. Hal semacam ini dikarenakan asumsi kalau virus mempunyai ciri yang tidak sama dengan makhluk hidup. Hingga virus tidak bisa dikelompokkan dalam kingdom makhluk hidup manapun.

Keterangan Klasfikasi 5 Kingdom 

Sumber: belajarsains.net
System klasifikasi lima kingdom dikemukan oleh ekolog tanaman asal Amerika Serikat bernama Robert H. Whittaker. Menurut dia makhluk hidup yang ada di alam jagad raya ini bisa digolongkan jadi kingdom monera, protista, fungi, plantea serta animalia.

Kingdom Monera 

Monera yaitu kelompok makhluk hidup yang tidak mempunyai memberan inti atau kerap disebut juga dengan istilah organisme prokariot. Contoh organisme prokariot yang disebut kingdom monera antara lain bakteri serta alga hijau-biru.

Kingdom Protista 

Protista adalah kelompok makhluk hidup yang mempunyai satu sel atau banyak sel serta mempunyai memberan inti atau disebut juga dengan organisme eukariot.

Semua aktivitas hidup Protista seperti makan, menyikapi rangsangan, bergerak serta berkembang biak dilakukan oleh sel itu sendiri. Protista dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok lagi seperti;
  1. protista serupa hewan (protozoa) 
  2. protista serupa tumbuhan (alga) 
  3. protista serupa jamur 
Kingdom Fungi (jamur) 

Jamur adalah kelompok makhluk hidup yang tidak mempunyai kloroplas seperti biasanya badanan serta dinding selnyapun terbagi dalam zat kitin.

Hal semacam ini yang membuat jamur tidak bisa digolongkan ke dalam kelompok tumbuhan ataupun hewan. Kingdom ini biasanya bersel banyak, mempunyai membran inti, serta mempunyai peran sebagai dekomposer pada lingkungan.

Kingdom Plantae (tumbuhan) 

Plantea atau tumbuhan adalah kelompok makhluk hidup bersel banyak serta mempunyai kloroplas. Dalam kloroplas inilah terdapat klorofil dengan kata lain zat hijau daun yang membuat tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis.

Sel pada tumbuhan termasuk juga ke dalam bentuk eukariot yang mempunyai memberan inti serta dinding selnya terbagi dalam selulosa. Plantea bisa berkembang biak lewat cara kawin serta tidak kawin.

Kingdom Animalia 

Hewan mempunyai sel yang mempunyai memberan inti atau eukariot dan tidak mempunyai kloroplas. Tidak hanya itu hewan juga tidak mempunyai dinding sel seperti tumbuhan.

Untuk lebih mempermudah membedakan satu kingdom dengan kingdom yang lain, kita bisa cermati sebagian perbedaanya sebagai berikut ini:
  1. Monera: terdiri dari satu sel atau banyak sel, prokariot, tidak mempunyai memberan sel. 
  2. Protista: terdiri dari satu sel atau banyak sel, eukariot, mempunyai memberan sel. 
  3. Jamur: terdiri dari satu sel atau banyak sel, dinding sel dari kitin, tidak mempunyai kloroplas, eukariot, mempunyai memberan inti. 
  4. Tumbuhan: terbagi dalam banyak sel, berklorofil, dinding sel dari selulosa, eukariot, mempunyai, batang serta daun, mempunyai memberan inti. 
  5. Hewan: terbagi dalam banyak sel, tidak berklorofil, tidak mempunyai dinding sel, mempunyai dinding saraf, eukariot, mempunyai memberan inti.
Sumber: kenalsains.blogspot.co.id
Dan itulah pembahasan kami mengenai Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Makhluk Hidup 5 Kingdom di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Makhluk Hidup 5 Kingdom. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. pengetahuanalam.com 

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera. Pengertian Porifera, Ciri-Ciri dari Porifera, Klasifikasi Porifera, Penjelasan lengkap mengenai Porifera. Dan, segala hal mengenai Porifera akan kami bahas di sini Porifera, dalam bahasa latin disebut juga dengan porus yang memiliki arti pori serta fer yang memiliki arti membawa. Jadi, Apakah itu Porifera?

Pengertian porifera

Sumber: pinterest.com
Porifera yaitu hewan invertebrata yang tidak mempunyai jaringan sejati (parazoa), tanpa organ serta jaringan yang tidak terspesialisasi serta di dalam badanya terdapat banyak pori. Porifera adalah anggota dari Animalia yang merupakan paling simpel atau primitif.

Habitat serta Cara hidup porifera yaitu sebagian besar hidupnya di laut serta sebagin kecil lagi hidup di air tawar. Pada umumnya porifera hidupnya ada didaerah pada perairan yang dangkal serta jernih, tetapi juga diperairan berpasir atau berlumpur.

Porifera dewasa hidupnya sesil atau menempel di sebuah substrak. Profera hidup secara heterotrof dengan bentuk makanan bakteri serta plankton.

Ciri-Ciri Porifera 

Sumber: pinterest.com
Dalam membedakan spesies dari filum porifera, maka penting bagi anda untuk tahu ciri porifera secara umum. Ciri porifera yaitu sebagai berikut ini:
  1. Hewan yang bersel banyak (metazoa) yang paling simpel atau primitif 
  2. Beberapa hidup di laut dangkal dengan kedalaman kurang lebih 3,5 meter 
  3. Bentuk tubuh porifera mirip vas bunga/piala serta menempel pada dasar perairan 
  4. Badannya terdiri dua susunan sel (diploblastik) dengan susunan luarnya (epidermis) yang tersusun atas beberapa sel yang mempunyai bentuk pipih, disebut juga dengan pinakosit. 
  5. Pada epidermis yang ada porus/lubang kecil yang disebut juga dengan ostia yang dikaitkan oleh saluran ke rongga tubuh (spongocoel) 
  6. Susunan dalamnya tersusun dari beberapa sel yang berleher serta berflagel yang disebut juga dengan koanosit yang berperan untuk mencernakan makanan 
  7. Di dalam mesoglea ada juga beberapa bentuk sel, yakni sel amubosit, sel skleroblas, sel arkheosit. 
  8. Di antara epidermis serta koanosit mempunyai susunan tengah yang berbentuk bahan kental yang disebut juga dengan mesoglea atau mesenkin 
  9. Sel amubosit atau amuboid yang berperan untuk mengambil makanan yang sudah diolah di dalam koanosit. Sel skleroblasnya berperan dengan membentuk duri (spikula) atau spongin. Spikula terbuat dari kalsium karbonat atau silikat 
  10. Spongin tersusun dari serabut-serabut spongin yang lunak berongga dengan membentuk seperti spon. 
  11. Sel arkheosit berperan sebagai sel reproduktif, umpamanya pembentuk tunas, pembentukan gamet, pembentukan bebrapa sisi yang rusak serta pergantian. 
  12. Makanan porifera berbentuk partikel zat organik atau makhluk hidup kecil yang masuk bersama air lewat pori-pori badannya. Makanan lantas di tangkap oleh flagel pada koanosit yang lantas makanan diolah di dalam koanosit. Dengan hal tersebut pencernaannya secara intraselluler. Setelah diolah, zat makanan itu diedarkan oleh beberapa sel amubosit ke beberapa sel yang lain. Zat sisa makanan yang di keluarkan lewat oskulum bersama aliran air.
Reproduksi Porifera - Porifera berkembang biak secara aseksual serta seksual. Berikut ini keterangan reproduksi porifera secara seksual serta aseksual:
Sumber: biozoomer.com
Reproduksi Aseksual 

Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas (budding). Tunas yang dihasilkan lantas memisahkan diri dari induknya serta hidup sebagai individu baru, atau tetap melekat pada induknya hingga menambah jumlah beberapa sisi dari kelompok Porifera

Reproduksi Seksual 

Reproduksi seksual berjalan dengan persatuan antara sel telur serta spermatozoid, yang akan menghasilkan zigot, berikutnya berkembang jadi larva yang berflagel. Larva itu bisa berenang serta keluar lewat oskulum. Apabila menemukan tempat yang seksual, larva akan melekat kemudian tumbuh jadi porifera baru.

Jenis Tubuh Porifera 

Sumber: thoughtco.com
Bersumber pada system saluran air yang ada pada Porifera, hewan ini dibedakan atas tiga jenis tubuh, yakni jenis Ascon, jenis Sycon, serta jenis Rhagon.

Jenis Ascon 

Jenis ascon adalah jenis Porifera yang memiliki system saluran air simpel. Air masuk lewat pori yang pendek, lurus ke spongocoel (rongga tubuh) lantas keluar lewat oskulum. Contoh: Leucoslenia.

Jenis Sycon 

Jenis Sycon adalah Porifera yang memiliki dua jenis saluran air, namun cuma radialnya yang memiliki koanosit. Air masuk lewat pori-ke saluran radial yang berdinding koanosit-spongocoel-keluar lewat oskulum. Contoh: Scypha

Jenis Rhagon (Leucon) 

Jenis Rhagon adalah Porifera yang bertipe saluran air yang kompleks atau rumit. Porifera mempunyai susunan mesoglea yang tebal dengan system saluran air yang bercabang-cabang.

Koanosit dibatasi rongga bersilia berupa bulat. Air masuk lewat pori-saluran radial yang bercabang-cabang-keluar lewat oskulum. Umpamanya: Euspongia serta Spongila.

Klasifikasi Porifera

Sumber: emaze.com
Berdasarkan atas kerangka tubuh atau spikulanya, Porifera dibagi jadi tiga kelas, yakni:

Kelas Calcarea 

Kerangka tubuh pada kelas Calcarea berbentuk spikula yang serupa dengan duri-duri kecil dari kalsium karbonat. Umpamanya Scypha, Leucosolenia, serta Grantia.

Ciri-Ciri Calcarea 
  1. Rangka tersusun atau kalsium karbonat 
  2. Badannya berwarna pucat dengan bentuk vas bunga atau silinder 
  3. Tingginya kurang dari 10 cm 
  4. Hidup di laut 
Kelas Hexatinellida 

Kerangka tubuh kelas Hexatinellida berbentuk spikula bersilikat atau kersik (SiO2). Biasanya berupa silinder atau corong. Umpamanya Euplectella aspergillum.

Ciri-Ciri Hexatinellida 
  1. Spikula berjumlah enam 
  2. Badannya berwarna merah pucat serta memiliki bentuk seperti vas 
  3. Hidup di laut pada kedalaman 200-1000 meter 
Kelas Demospongia

Kelas tubuh kelas Demospongia terbuat spongin saja, atau kombinasi dari spongin serta zat kersik. Umpamanya Euspongia sp. serta Spongilla sp.

Ciri-Ciri Demospongia 
  1. Tersusun dari spongin 
  2. Badannya berwarna merah cerah lantaran memiliki kandungan pigmen yang ada pada amoebosit 
  3. Tinggi serta diameternya jadi lebih dari 2 meter 
  4. Bentuk badannya tidak beraturan serta bercabang 
  5. Hidup dilaut serta di air tawar 

Fungsi Porifera 

Sumber: pinterest.com
Mengenai manfaat porifera dalam kehidupan manusia. Manfaat Porifera yaitu sebagai berikut ini:
  1. Hewan Demospongia hidup dilaut digunakan sebagai spons untuk mandi serta pembersih 
  2. Zat kimia yang di keluarkan bisa menyembuhkan penyakit kanker
Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Porifera di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Porifera. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi. Pengertian Puisi, Unsur yang ada dalam Sebuah Puisi, Ciri-Ciri dari Puisi, Puisi Lama dan Puisi Baru, Bahasa yang digunakan dalam Puisi, Puisi yang indah namun tetap penuh Makna. Karya Sastra yang syahdu disajikan dalam bentuk Puisi.

Pengertian Puisi

Sumber: si-pedia.com
Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan serta perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, pengaturan lirik serta bait, dan penuh arti.

Puisi mengutarakan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif serta disusun dengan mengonsentrasikan kemampuan bahasa dengan susunan fisik serta susunan batinnya.

Puisi memprioritaskan bunyi, bentuk serta arti yang mau di sampaikan yang mana arti sebagai bukti puisi baik bila ada arti yang mendalam dengan memadatkan semua unsur bahasa.

Puisi adalah seni tertulis memakai bahasa sebagai mutu estetiknya (keindahan). Puisi dibedakan jadi dua yakni puisi lama serta puisi baru.

Pengertian Puisi Menurut Beberapa Ahli 

Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo yaitu karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia.

Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi yaitu karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, serta di beri irama dengan bunyi yang padu serta penentuan kata-kata kias (imajinatif).

Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley yaitu ungkapan pikiran yang miliki sifat musikal.

James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas kalau arti puisi yaitu ekspresi bahasa yang kaya serta penuh daya pikat.

Pradopo: Pengertian puisi yaitu rekaman serta interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam bentuk yang paling berkesan.

Herbert Spencer: Pengertian puisi yaitu bentuk pengucapan ide yang miliki sifat emosional dengan memperhitungkan keindahan.

Unsur-Unsur Puisi 

Sumber: infosastra.com
Unsur-unsur puisi terbagi dalam susunan fisik serta susunan batin puisi diantaranya sebagai berikut ini:

Susunan Fisik Puisi 

Perwajahan Puisi (Tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, penyusunan barisnya, sampai baris puisi yang tidak selalu diawali dengan huruf kapital serta disudahi dengan tanda titik. Hal itu memastikan pemaknaan pada puisi.

Diksi adalah pemilihat kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Lantaran puisi yaitu bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya bisa mengungkap banyak hal, maka kata-katanya mesti dipilih secermat mungkin.

Penentuan kata-kata dalam puisi erat hubungannya dengan makna, keharmonisan bunyi, serta urutan kata.

Imaji, yakni kata atau susunan kata yang mengungkap pengalaman indrawi, umpamanya pandangan, pendengaran, serta perasaan. Imaji terdiri atas tiga yaitu imaji suara (auditif), imaji pandangan (visual), serta imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji menyebabkan pembaca seolah-olah melihat, mendengar, serta merasakan apa yang dirasakan penyair.

Kata Konkret, yaitu kata yang memungkinkan timbulnya imaji lantaran bisa di tangkap indera yang mana kata ini terkait dengan kiasan atau simbol.

Seperti kata konkret "salju" di mana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dan lain-lain, sedangkan kata kongkret "rawa-rawa" melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dan lain-lain.

Gaya Bahasa, yaitu pemakaian bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan dampak serta menyebabkan konotasi spesifik dengan bahasa figuratif yang mengakibatkan puisi jadi prismatis, artinya memancarkan banyak arti atau kaya makna.

Gaya bahasa disebut juga dengan majas. Beberapa macam majas yakni metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, sampai paradoks.

Rima/Irama adalah kesamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, serta akhir baris puisi. Rima meliputi:
  1. Onomatope (tiruan pada bunyi seperti/ng/yang memberikan dampak magis puisi staudji C. B);
  2. Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, kesamaan akhir, kesamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya;
  3. Pengulangan kata/ungkapan ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Rima amat menonjol dalam pembacaan puisi. 

Susunan Batin Puisi 

Sumber: mediasiswa.com
Tema/Makna (sense); media pusi yaitu bahasa. Tataran bahasa yaitu hubungan tanda dengan arti, maka puisi mesti mempunyai arti ditiap kata, baris, bait, serta arti keseluruhnya.

Rasa (Feeling) yakni sikap penyair tentang pokok persoalan yang ada dalam puisinya. Pengungkapan topik serta rasa erat hubungannya akan latar belakang sosial serta psikologi penyair, seperti latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, umur, pengalaman sosiologis serta psikologis, serta pengetahuan.

Kedalaman pengungkapan topik serta ketentuan dalam menanggapi sebuah permasalahan tidak bergantung dari kekuatan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, serta bentuk puisi saja, tetapi juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis serta psikologisnya.

Nada (tone) yaitu sikap penyair pada pembacanya. Suara terkait dengan topik serta rasa. Penyair bisa mengemukakan topik baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan permasalahan, menyerahkan permasalahan pada pembaca, dengan nada sombong, berasumsi bodoh serta rendah pembaca, dan lain-lain.

Amanat/tujuan maksud (intention) yaitu pesan yang akan di sampaikan penyair pada pembaca yang ada dalam puisi itu.

Puisi Lama dan Puisi Baru 

Sumber: kreasiringan.blogspot.co.id
Puisi Lama 

Pengertian puisi lama yaitu puisi yang masih tetap terikat oleh sebagian ketentuan yakni sebagai berikut ini:
  1. Jumlah kata dalam 1 baris 
  2. Jumlah baris dalam 1 bait 
  3. Persajakan (rima) 
  4. Banyak suku kata di setiap baris 
  5. Irama 
Ciri-Ciri Puisi Lama 
  1. Tidak di ketahui nama pengarangnya. 
  2. Penyampaian dari mulut ke mulut, hingga merupakan sastra lisan. 
  3. Amat terikat akan sebagian ketentuan umpamanya tentang jumlah baris setiap bait, jumlah suku kata ataupun rima. 
Beberapa Jenis Puisi Lama 

Mantra yaitu beberapa perkataan yang dianggap memiliki kemampuan gaip.

Contoh Mantra: Mantra untuk menyembuhkan orang dari dampak makhluk halus

Sihir lontar pinang lontar 
terletak diujung bumi 
Setan buta jembalang buta 
Aku sapa tidak berbunyi 

Pantun yaitu puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, yang tiap bait terbagi dalam 4 baris, serta di tiap baris terbagi dalam 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan untuk 2 baris selanjutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri atas pantun anak, muda-mudi, agama/nasehat, teka-teki, jenaka.

Contoh Pantun 

sungguh elok emas permata 
lagi elok intan baiduri 
sungguh elok budi bahasa 
jika dihias akhlaq terpuji 

Seloka yaitu pantun yang berkait

Contoh Seloka 

Sudah bertemu kasih sayang 
Duduk terkurung malam siang 
Hingga setapak tiada renggang 
Tulang sendi habis terguncang 

Talibun yaitu pantun genap yang disetiap barusnya terbagi dalam 6, 8 maupun 10 baris

Contoh Talibun

Anak orang di padang tarap 
Pergi berjalan ke kebun bunga 
hendak ke pekan hari tiah senja 
Di sana sirih kami kerekap 
meskipun daunnya berupa 
namun rasanya berlain juga

Syair yaitu puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri setiap bait 4 baris yang bersajak a-a-a-a dengan memuat nasehat atau narasi.

Contoh Syair

Berfikirlah secara sehat 
Berucap tentang taubat dan solawat 
Berkarya dalam hidup dan manfaat 
Berprasangka yang baik dan tepat

Karmina yaitu pantun kilat umpamanya pantun namun pendek.

Contoh Karmina

buah ranun kulitnya luka 
bibir tersenyum banyak yang suka 

Gurindam yaitu puisi yang mana dari setiap bait terdiri 2 baris, bersajak a-a-a-a serta memuat nasehat.

Contoh Gurindam

Barang siapa tiada memegang agama (a) 
Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama (a) 
  
Barang siapa mengenal yang empat (b) 
ia itulah orang yang ma'arifat (b) 
  
Gendang gendut tali kecapi (c) 
Kenyang perut senang hati (c)

Puisi Baru 

Pengertian Puisi Baru yaitu puisi yang tidak terikat lagi oleh ketentuan yang mana bentuknya lebih bebas ddari pada puisi lama dalam sisi jumlah baris, suku kata, ataupun rima.

Ciri-Ciri Puisi Baru 
  1. Mempunyai bentuk yang rapi, simetris 
  2. Persajakan akhir yang teratur 
  3. Memakai pola sajak pantun serta syair meskipun dengan pola yang lain 
  4. Biasanya puisi empat seuntai 
  5. Di tiap baris atasnya satu gatra (kesatuan sintaksis) 
  6. Di setiap gatranya terbagi dalam dua kata (biasanya): 4-5 suku kata 
Beberapa Jenis Puisi Baru
Sumber: droginfo.hu
Puisi baru dikatogerikan jadi dua jenis yakni sebagai berikut ini:

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Isinya:

Balada yaitu puisi yang memuat cerita atau narasi. Puisi bentuk ini terdiri atas tiga (3) bait, yang tiap delapan (8) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b.

Lantas skema berubah jadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik paling akhir dalam bait pertama dipakai sebagai refren pada bait-bait selanjutnya. Misalnya pada puisi karya Sapardi Damono berjudul "Balada Matinya Seorang Pemberontak".

Himne yaitu puisi pujaan pada Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ciri himne yaitu lagu pujian yang menghormati seorang dewa, tuhan, pahlawan, tanah air, almamater (pemandu di Dunia Sastra).

Makin berkembangnya jaman, arti himne berubah yang mana pengertian himne saat ini yaitu sebagai puisi yang dinyanyikan, memuat pujian pada yang dihormati seperti guru, pahlawan, dewa, tuhan yang bernapaskan ketuhanan.

Romansa yaitu puisi yang memuat luapan perasaan cinta kasih. Romansa memiliki arti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, dan kasih mesra (perancis "Romantique").

Ode yaitu puisi yang memuat sanjungan untuk orang yang sudah berjasa. Nada serta gayanya amat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, mengulas suatu hal yang mulia, miliki sifat menyanjung baik pada pribadi spesifik atau peristiwa biasa.

Epigram yaitu puisi yang memuat tuntunan atau ajaran hidup. Epigram memiliki arti unsur pengajaran; didaktik; nasehat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan dasar, ikhtibar; ada teladan.

Elegi yaitu puisi yang memuat rata tangis atau rasa sedih yang memuat sajak atau lagu dengan mengutarakan rasa duka atau keluh kesah lantaran sedih atau rindu, terlebih karena kematian/kepergian seseorang.

Satire yaitu puisi yang memuat sindiran/kritik. Istilah berisi bahasa latin Sature yang memiliki arti sindiran; kekejaman tajam pada suatu hal fenomena; tidak puas hati satu kelompok (atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dan sebagainya).

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Bentuknya:
Sumber: rahasiapenulis.com
Distikon yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam dua baris (puisi dua seuntai).

Terzina yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam tiga baris (puisi tiga seuntai).

Kuatrain yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam empat baris (puisi empat seuntai).

Kuint yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam lima baris (puisi lima seuntai).

Sektet yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam enam baris (puisi enam seuntai).

Septime yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam tujuh baris (tujuh seuntai).

Oktaf yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai).

Soneta yaitu puisi yang terbagi dalam empat belas baris yang terdiri dari dua, di mana dua bait pertama masing-masing empat baris serta pada dua bait kedua masing-masing tiga baris. Kata soneta datang dari bahasa Italia yakni Sonneto.

Kata sono memiliki arti suara. Jadi soneta yaitu puisi yang bersuara. Puisi soneta dikenalkan oleh Muhammad Yamin serta Roestam Effendi yang di ambil dari negeri Belanda, hingga mengapa kedua nama itu sebagai "Pelopor/Bapak Soneta Indonesia".

Bentuk soneta Indonesia tidak lagi patuh pada syarat-syarat soneta yang ada di italia atau Inggris tetapi soneta Indonesia mempunyai kebebasan baik dalam segi isi ataupun rimanya. Yang menjadi pegangan yaitu jumlah barisnya (empat belas baris).

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Puisi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Puisi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria)

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria). Pengertian Coelenterata (Cnidaria), Ciri-Ciri dari Coelenterata (Cnidaria), Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria), Penjelasan Lengkap untuk Tiap-Tiap Coelenterata (Cnidaria), dan apa sih yang belum kalian tahu tentang Coelenterata (Cnidaria)? Semuanya ada di sini.

Pengertian Coelenterata (Cnidaria)

Sumber: solpugid.com
Secara umum, Coelenterata (Cnidaria) merupakan hewan invertebrata yang memiliki rongga dengan bentuk tubuh seperti tabung serta mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Pada saat berenang, mulut coelenterata menghadap ke dasar laut.

Tubuh Coelenterata (hewan berongga) yaitu terdiri atas jaringan luar (eksoderm) serta jaringan dalam (endoderm) dan system otot yang membujur serta menyilang (mesoglea).

Istilah Coelenterata datang dari bahasa Yunani dari kata Coeles yang memiliki arti rongga serta interon yang memiliki arti usus. Funggsi rongga tubuh pada Coelenterata yaitu sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler).

Coelenterata lebih di kenal dengan sebutan Cnidaria. Istilah Cnidaria datang dari bahasa Yunan dari kata cnida yang memiliki arti penyengat lantaran sesuai sama namanya cnidaria yang mempunyai sel penyengat.

Sel penyengat ada pada tentakel yang ada di sekitar mulut. Contoh Coelenterata (Hewan berongga) yaitu ubur-ubur, hydra, serta anemon laut.

Ciri-Ciri Coelenterata 

Sumber: byjus.com
Coelenterata mempunyai ciri khas dengan karasteristik dari semua hewan coelenterata. Ciri coelenterata umum yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Multiseluler, serta radial simetris (memotong bidang lewat pusat membuat segmen identik, mereka mempunyai sisi atas serta bawah namun tidak ada sisi samping) 
  2. Merupakan hewan invertebrata. 
  3. Mempunyai bentuk seperti tabung 
  4. Dikelilingi tentakel di sekitar mulut 
  5. Susunan tubuh coelenterata terdri dari jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam (endoderm), dan system otot yang membujur serta menyilang (mesoglea) 
  6. Mempunyai knidoblast, yakni sel eksoderm yang memuat toksin yang berduri disebut juga dengan nematocyt. 
  7. Hidup di air tawar, air laut, secara solider (menempel pada dasar perairan) serta berkoloni. 
  8. Mempunyai sel penyengat (nematosis) 
  9. Merupakan hewan karnivora (mengonsumsi invertebrata kecil) 
  10. Tidak mempunyai organ atau system organ 
  11. Tidak mempunyai otak, tetapi cuma impuls saraf yang berjalan lewat tubuh mereka serta bisa mendeteksi isyarat di lingkungannya. 
  12. System pencernaan coelenterata: di eksoderm ada tentakel berupa gelembung disebut dengan Hipnotoxin yang mempunyai kait-kait dari benang. Bila menangkap mangsa, tentakel menarik makanan ke arah mulut serta mendorongnya ke dalam rongga tubuh. Makanan diolah oleh enzim yang akan beredar ke semua rongga tubuh dan lantas diserap oleh endoderm. System pencernaan coelenterata disebut juga dengan Gastrovaskuler. 
  13. System pernapasan yaitu system saraf difus (baur). 
  14. Coelenterata mempunyai alat gerak yang berupa tentakel 

Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria) 

Sumber: pinterest.com
Coelenterata (Cnidaria) mempunyai kurang lebih 10.000 spesies yang sudah diidentifikasi. Coelenterata terdiri dari beberapa kelas yakni sebagai berikut ini: 

Hydrozoa: Hydrozoa datang dari bahasa yunani, dari kata hydro yang memiliki arti air, serta zoon yang memiliki arti hewan.

Hydrozoa adalah hewan yang sebagian besar hidup di laut serta ada sebagian dari spesiesnya hidup di air tawar. Hydrzoa hidup sebagai polip, medusa, atau keduanya. Gastrodermis Hydrozoa tidak memiliki kandungan nematosista.

Polip hidup secara soliter atau berkoloni. Pada saat polip soliter hydra membentuk tunas yang sudah mempunyai mulut serta tentakel yang akan terlepas dari induknya.

Tetapi pada polik yang berkoloni seperti Obelia, tunas-tunas tetap melekat pada induknya serta saling terkait, disebut juga dengan koloni hidroid. Koloni hidroid menetap pada sebuah tempat dengan hidroriza, yakni percabangan horisontal (menyerupai akar) yang tertanam di dalam substrak.

Hydrozoa memiliki dua jenis alat indra, yakni oseli sebagai pengindra sinar serta statosista sebagai alat keseimbangan.

Beberapa medusa memperlihatkan gerak fototaksis negatif (menjauhi cahaya), tetapi ada pula yang fototaksis positif (mendekati cahaya). Misalnya Hydrozoa yaitu Obelia, Hydra, serta Physalia.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Hydrozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Hidup di air tawar atau air laut 
  2. Hidup secara koloni serta soliter 
  3. Mempunyai bentuk seperti silinder serta bisa bergerak di bebatuan dalam menangkap makanan. 
  4. Berkembangbiak secara aseksual serta seksual 
Scyphozoa: Istilah Scyphozoa datang dari bhs Yunani, dari kata skyphos yang memiliki arti mangkuk, serta zoon yang memiliki arti hewan.

Scyphozoa adalah hewan yang hidup di laut serta sebagai ubur-ubur sejati, lantaran medusa mempunyai bentuk dominan dalam siklus hidupnya.

Biasanya medusa berenang secara bebas, dengan membentuk seperti payung dengan ukuran diamater kurang lebih 2-40 cm, hingga ada pula yang mencapai 2 m. Medusa mempunyai warna yang menarik, umpamanya jingga, kecoklatan, kesumba.

Ordo Stauromedusae (Lucernariida) memiliki medusa yang bertangkai di bagian aboral serta sesil atau melekat pada ganggang serta benda yang lain. Ada Scyphozoa tidak mepunyai bentuk polip, seperti atolla, serta pelagia.

Tetapi ada juga yang mempunyai benuk polik, namun dengan ukuran kecil berbentuk skifistoma. misalnya pada aurelia.

Scyphozoa biasanya diesis serta gonad ada di gastrodermis. Sel telur atau sperma masuk ke dalam rongga gastrovaskuler serta di keluarkan lewat mulut. Fertilisasi bisa terjadi secara eksternal di air luat atau di koral. Contoh Scyphozoa yaitu Aurlia, Cyanea, Perphylla Chrysaora, serta Rhizostoma.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Scyphozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Mempunyai ukuran yang besar serta terdapat banyak di pantai seperti ubur-ubur serta hidup di laut 
  2. Mempunyai saluran bercabang sebagai alat pencernaan 
  3. Di bagian tepi dikelilingi oleh tentakel 
  4. Pada sekitar mulut, ada empat lengan dengan ada nematokist yang berperan melemahkan mangsa. 
  5. System saraf yang terbentuk anyaman 
Anthozoa: Istilah anthozoa datang dari bahasa Yunani, dari kata anthos yang memiliki arti bunga, serta zoon yang memiliki arti hewan. Anthozoa adalah hewan laut yang mempunyai bentuk serupa dengan bunga.

Anthozoa hidup sebagai polip soliter atau berkoloni dan tidak memiliki bentuk medusa. Ada anthozoa yang membuat rangka dalam atau rangka luar dari zat kapur, tetapi ada pula yang tidak membuat rangka.

Rongga gastrovaskuler pada Anthozoa bersekat-sekat serta memiliki kandungan nematosista. Gonat ada di gastrodermis. Anthozoa mempunyai 6.100 spesies salah satunya sebagai berikut ini: 
  1. Metridium serta Edwardisia, merayap dengan pedal menyerupai kaki Acropor, Fungia, Astrangia, mempunyi rangkai luar dari zat kapur yang disebut juga dengan karang batu. 
  2. Cerianthus, polip dengan bentuk serupa anemon panjang yang bertentakel banyak dengan dibungkus oleh selubung dari lendir serta pasir yang mengeras. 
  3. Antipathes, koral hitam, rangka tersusun dari zat tanduk, serta mempunyai bentuk seperti ranting tumbuhan yang bercabang-cabang dengan warna hitam.
Kesimpulan, Ciri-Ciri Anthozoa yaitu sebagai berikut ini:
  1. Mempunyai bentuk yang mirip bunga, memiliki warna yang beragam 
  2. Memiliki tentakel dengan jumlah yang banyak serta berkelipatan 8 
  3. Hewan yang hidup di air laut yang jernih 
  4. Tidak mempunyai bentuk medusa serta ada juga yang berupa polip tetapi amat langka
Cubozoa: Dahulu, Cobozoa ada dalam kelompok Scyphozoa, tetapi setelah ditemukan ketidaksamaan yang mendasar. Lantas dijadikan kelas tersendiri. Ketidaksamaan itu adalah Cubozoa mengalami metamorfosis lengkap dari polip sampai ke medusa payung (tubuh) berupa kotak, serta mempunyai lensa mata yang kompleks.

Cubozoa adalah ubur-ubur sejati. Medusa mempunyai bentuk lonceng dengan empat segi yang datar, hingga mirip bentuk kubus. Mempunyai tinggi lonceng mencapai 17 cm dengan jumlah tentakel 4 buah atau empat rumpun yang panjangnya mencapai 2 m.

Cubozoa bisa berenang cepat secara horisontal dengan sisi aboral sebagai anteriornya. Habitat Cubozoa di laut tropis serta subtropis dengan makanan intinya yaitu ikan.

Beberapa cubozoa berdampak buruk untuk perenang lantaran sengatan nematosistanya bisa mengakibatkan luka yang susah disembukan, hingga mengakibatkan kematian dalam tempo 3-20 menit. Misalnya pada Chironex fleckeri (sea waspas) di perairan Indo-Pasifik.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Cubozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Berwujud polik serta medusa payung, 
  2. Mempunyai bentuk kotak serta lensa mata yang kompleks. 
  3. Memiliki sisi datar yang mirip bentuk kubus. 
  4. Tinggi lonceng sekitar 17 cm dengan 4 tentakel yang panjang mencapai 2 m. 
  5. Berenang secara horisontal. 

Reproduksi Coelenterata 

Sumber: ucmp.berkeley.edu
Cara reproduksi coelentera (cnidaria) yaitu dengan cara vegetatif serta generatif. Vegetatif yaitu membuat tunas serta polip. Sedangkan secara generatif yaitu kesamaan sel telur serta sel jantan di bagian medusa.

Fungsi Coelenterata 

Sumber: drbbugs.wikidot.com
Ada beberapa fungsi coelentara (cnidaria) baik yang berguna atau yang menguntungkan maupun yang merugikan untuk kehidupan manusia, dan yang menguntungkan diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Sebagai bahan makanan, misalnya pada ubur-ubur, anemon laut/mawar laut 
  2. Sebagai hiasan di bawah laut atau akuarium air laut 
  3. Bisa menarik wisatawan serta pengunjung pada wisata laut menyelem bila mempunyai terumbu karang yang bagus serta eksotik. Misalnya taman laut bunaken. 
  4. Terumbu karang berperan sebagai tempat perkembangbiakan ikan-ikan laut serta tempat berlindung satwa laut lainnya 
  5. Sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang laut 
  6. Bisa dipakai sebagai perhiasan seperti akar bahar serta koral 
  7. Sebagai bahan dapur seperti batu karang 
  8. Sebagai taman laut untuk rekreasi
Sumber: pics4learning.com
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Coelenterata (Cnidaria) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Coelenterata (Cnidaria). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com