Showing posts with label Ciri-Ciri Reptil. Show all posts
Showing posts with label Ciri-Ciri Reptil. Show all posts
26 April 2017

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil. Pengertian Reptil, Struktur Tubuh Reptil, Ciri-Ciri Reptil, dan Beragam Macam Klasifikasi Reptil.

Pengertian Reptil

Sumber: berkahkhair.com
Biasanya kita mengetahui hewan reptile seperti ular serta buaya. Tidak hanya kedua hewan itu, ada banyak lagi beberapa jenis reptile di lingkungan sekitar kita. Kira-kira, apa sih pengertian dari reptile? Istilah reptile datang dari kata Reptum yang artinya melata.

Reptile termasuk juga tetrapoda yakni hewan berkaki empat. Jadi, Reptil adalah organisme vertebrata (bertulang belakang) yang melata serta sebagian berkaki empat, mempunyai sisik yang menutupi semua permukaan badannya serta punya sifat poikiloterm (berdarah dingin).

Menurut beberapa pakar, reptile adalah organisme pertama yang bisa bertahan hidup di lingkungan yang kering.

Struktur dan Fungsi Tubuh Reptil

Sumber: biologimu.com
Di sekujur tubuh reptile ada sisik yang menutupi semua tubuh yang mempunyai peranan untuk melindungi diri dari kekeringan.

Tidak hanya mempunyai sisik di sekujur badannya, reptil juga mempunyai kaki-kaki yang pendek disertai ekor yang panjang. Pada tiap kakinya terdapat kuku jari yang tajam yang fungsinya sebagai perlindungan serta pertahanan diri.

Pada bangsa ular, tidak terdapat kaki serta cakar hingga untuk alat geraknya ular mengernyitkan otot di kedua segi tulang belakangnya.

Sebagai alat pertahanan diri beberapa ular dilengkapi bisa misalnya pada King Cobra serta sebagiannya lagi dilengkapi dengan otot yang kuat hingga bisa melilitkan badannya pada mangsa sampai mangsa itu tidak bisa bergerak sampai mati misalnya yakni pada Phyton.

Nah, yang membuat ular amat unik dari spesies yang lain yakni ular bisa menelan mangsanya bulat-bulat yang dua kali lebih besar dari ukuran badannya.

Mengagumkan bukan? Menurut beberapa pakar, susunan anatomis dari rahang ular menempel dengan longgar hingga bisa membuka sampai 1.500. Lantaran itulah bangsa ular, terlebih dari kelas piton, anaconda serta semacamnya bisa memangsa seekor anak sapi.

Struktur Mulut Ular

Sumber: biologimu.com
Pada bangsa kadal, sebagai alat pertahanan diri mereka dilengkapi sistem pertahanan diri secara autotomi. Autotomi yakni sebuah sistem pertahanan diri lewat cara melepas sisi badannya bila dalam bahaya misalnya yakni cecak yang bisa melepas ekornya saat bahaya.

Tidak hanya itu, ada juga bentuk kadal yang bisa mengubah warna badannya jadi warna yang sama seperti lingkungan sekitar Misalnya yakni pada bunglon yang bisa berganti warna kulit sebagai kamuflase.

Ciri-Ciri Reptil

Sumber: diwarta.com
Tidak hanya mempunyai susunan serta fungsi tubuh yang unik dengan kelas vertebrata yang lain. Reptil juga mempunyai ciri-ciri spesial. Mengenai ciri-cirinya yakni:
  1. Reptil mempunyai kulit bersisik serta kering yang terbuat dari zat tanduk yang fungsinya untuk melindungi dari kekeringan. 
  2. Reptil berjalan dengan melata di mana semua tubuh menelungkup ke tanah, sedang pada bangsa ular bergerak dengan mengernyitkan otot di kedua segi tulang belakang secara bergantian. 
  3. Reptil mempunyai dua pasang kaki serta pada setiap kaki mempunyai cakar. Sedangkan pada penyu kakinya memipih berupa kayuh untuk membantu saat berenang. 
  4. Reptil berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) pada penyu serta bertelur melahirkan (ovovivipar) pada ular boa. Fertilisasi secara internal, alat kelamin jantan disebut dengan sebagai hemipenis. 

Klasifikasi Reptil

Sumber: tugassekolah.com
Saat ini kita udah tahu bila hewan reptil tidak cuma ular serta buaya saja. Namun ada hewan-hewan lain yang termasuk juga ke dalam kelas reptil. Nah, supaya kita lebih gampang membedakan hewan-hewan itu, beberapa pakar sudah mengklasifikasikan mereka ke dalam beberapa ordo. Diantaranya yakni Squamata, Crocodilia, Chelonia serta Rhynchocephalia yang akan dibahas berikut ini:

Ordo Squamata 

Sumber: yanuarefa.blogspot.co.id
Squmata adalah hewan reptil yang biasanya mempunyai kulit bersisik. Ordo Squamata adalah ordo paling besar dari kelas reptil. Beberapa hewan reptil termasuk juga ke dalam ordo squamata. Misalnya yakni pada bangsa ular serta kadal. Ordo ini terdiri atas 3 subordo, salah satunya yakni:

Subordo Lacertilia 

Sumber: dibagi.net
Hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini biasanya mempunyai sisik yang beragam, bercakar serta berbentuk pentadactylus yakni kaki belakang yang terdiri atas 5 jari serta ada selaput renang di antara jari-jari kaki tersebut.

Hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini mempunyai kelopak mata serta lubang telinga. Tidak hanya itu, mereka juga mempunyai lidah yang panjang serta bisa dilontarkan untuk menangkap mangsa, misalnya yakni Bunglon. Adapun rata-rata hewan dari subordo ini dapat bersifat autotomi yakni bisa melepas ekornya saat ada bahaya misalnya Cecak.

Subordo Serpentes 

Sumber: pasypi.net
Bangsa ular adalah bentuk hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini. Subordo ini di kenal dengan keunikannya yakni tidak mempunyai kaki. Ciri yang lain yakni mereka tidak mempunyai kelopak mata hingga kelopak mata tersebut digantikan oleh selaput transparan yang peranannya untuk melindungi mata.

Keunikan lain dari subordo ini yakni mereka mempunyai thermosensor, organ perasa (tactile organ) serta organ Jacobson sebagai reseptornya hingga bangsa ular mempunyai penciuman tajam yang sensitif pada rangsangan kimia di rongga hidungnya.

Beberapa dari bangsa ular mempunyai taring bisa yang fungsinya sebagai pertahanan serta melumpuhkan mangsa.

Subordo Amphisbaenia 

Sumber: aryanurullizardlover10.blogspot.co.id
Subordo Amphisbaenia tidak berkaki namum mempunyai kenampakan seperti cacing lantaran warnanya yang agak merah muda serta sisiknya yang tersusun seperti cincin. Lantaran sering menggunakan waktu di bawah tanah, hingga sedikit informasi yang dapat di dapat dari hewan reptil ini.

Kepalanya menyatu dengan lehernya, tengkorak terbuat dari tulang keras, mempunyai gigi median pada bagian rahang atasnya tidak mempunyai telinga luar serta matanya tersembunyi oleh sisik serta kulit. Badannya memanjang serta sisi ekornya nyaris menyerupai kepalanya, contoh dari hewan ini yakni wormlizards

Ordo Crocodilia 

Sumber: berkahkhair.com
Bangsa buaya adalah termasuk juga dari ordo ini. Ordo crocodilian mempunyai sisik yang tebal serta terbuat dari keratin yang diperkuat dengan lempengan tulang yang disebut dengan skuta sebagai pelindung. Tidak sama dengan ular, sisik pada buaya rontoh satu persatu.

Buaya juga mempunyai otot yang kuat pada ekornya. Kepala pada ordo crocodilian berupa piramida, keras serta kuat disertai dengan gigi yang runcing untuk mencabik-cabik mangsanya. Contoh dari ordo ini yakni Buaya Air Tawar, Buaya Air Asin serta beragam macam bentuk bangsa buaya yang lain.

Ordo Chelonia 

Sumber: opencage.info
Ordo chelonian adalah hewan reptilian yang mempunyai cangkang, tubuh yang pendek serta lebar dilindungi karapas serta plaston, tidak bergigi serta lidah tidak bisa menjulur. Cangkang pada ordo ini adalah sisi dari tulang belakang serta modifikasi dari tulang rusuk yang mempunyai fungsi untuk pertahanan dan perlindungan dari predator.

Nah, cangkang sisi atas dari chelonian disebut juga dengan karapaks sedangkan sisi bawahnya disebut juga dengan plaston. Contoh hewannya yakni Kura-kura serta penyu.

Ordo Rhynchochephalia 

Sumber: bukubiologi.wordpress.com
Dan, ini adalah ordo paling akhir dari kelas reptil. Hewan yang termasuk juga ke dalam ordo ini yakni Tuatara serta satu satunya spesies yang termasuk juga ke dalam ordo ini. Dikabarkan kalau tuatara ini sudah hidup mulai sejak jaman dinosaurus.

Tuatara ini datang dari pulau lepas pantai di Selandia Baru. Ciri-ciri dari tuatara sendiri yakni mempunyai duri yang berderet di sepanjang tulang belakang serta mempunyai mata ketiga yang berperan untuk mengetahui ketidaksamaan antara gelap serta terang.

Sistem Organ Reptil

Sumber: biologimu.com
Sistem organ itu terdiri atas sistem sirkulasi, system pernapasan, system pencernaan, system ekskresi serta yang paling akhir system reproduksi untuk meneruskan keturunannya. System organ itu akan dibahas berikut ini:

System Sirkulasi 

Kelas reptilian mempunyai system sirkulasi yang lebih maju dari kelas amfibi. Jantung reptilian terdiri atas empat ruang yakni atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan serta ventrikel kiri dan satu sinus venosus.

System sirkulasi pada reptil termasuk juga system sirkulasi ganda yang artinya darah yang miskin akan oksigen masuk ke jantung lewat sinus venosus ke atrium kanan lantas ke ventrikel kanan. Lantas darah itu dipompa ke paru-paru.

Dan, darah yang kaya akan oksigen yang datang dari paru-paru masuk ke atrium kiri serta kemudian masuk ke ventrikel kiri. Darah dari ventrikel kiri dipompa keluar lewat aorta menuju semua tubuh.

System pernapasan 

Tidak hanya mempunyai system sirkulasi yang lebih maju dari amfibi, reptil juga mempunyai system pernapasan yang lebih maju juga dari reptil. Biasanya amfibi bernapas memakai paru-paru. Udara dari luar masuk lewat lubang hidung-trakea-bronkus serta paling akhir ke paru-paru.

Anatomis paru-paru dari tiap reptil tidak sama. Pada paru-paru buaya, kadal serta kura-kura lebih kompleks dengan beberapa belahan yang membuat paru-paru tersebut tampak seperti spons. Pada beberapa jenis kadal seperti bunglon afrika, memiliki kantung udara hingga hewan itu bisa melayang di udara.

System pencernaan 

System pencernaan pada reptil terdiri atas beberapa saluran serta kelenjar pencernaan. Dan, saluran itu terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus serta kloaka. Sedangkan kelenjarnya terdiri atas kelenjar ludah, pancreas serta hati.

Makanan dari mulut yang sudah dilumasi oleh kelenjar ludah masuk ke kerongkongan serta lantas masuk ke lambung. Di lambung makanan ini diolah serta kemudian menuju usus untuk diserap nutrisinya. Nah, sisa sisa dari makanan itu dibuang lewat kloaka dalam bentuk feses (tinja) dengan proses defekasi.

System ekskresi 

System eksresi pada reptil berbentuk ginjal, paru-paru serta kulit serta kloaka. Fungsi ginjal yakni untuk menyaring beberapa zat yang tidak diperlukan sisa hasil metabolisme tubuh serta mengeluarkannya dalam bentuk urine lewat kloaka.

Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berbentuk asam urat yang di keluarkan dalam bentuk setengah padat yang berwarna putih.

System Reproduksi 

System reproduksi pada reptil termasuk unik. Kenapa? Lantaran ada beberapa bentuk reptil yang punya sifat ovipar (bertelur) serta ovovivipar (bertelur-beranak). Contoh dari hewan yang punya sifat ovovivipar yakni pada ular serta beberapa jenis kadal.

Telur-telur ular serta kadal itu menetas dalam tubuh induknya. Akan tetapi makanan mereka didapat dari cadangan makanan yang ada pada telur, berbentuk kuning telur. Ketidaksamaan dengan amfibi yakni fertilisasi terjadi secara internal atau terjadi dalam tubuh betina.

Pada saat musim kawin, penis dari jantan dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina. Ovum yang sudah dibuahi akan melalui oviduct serta akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air.

Pada rata-rata bentuk reptil telur itu akan ditinggalkan ditempat yang hangat oleh induknya, sedangkan induknya menjaga telur tersebut dari jauh. Dalam telur ada persediaan kuning telur yang melimpah sebagai cadangan makanan.

Indonesia tidak cuma kaya akan flora serta budayanya. Akan tetapi juga kaya akan faunanya, misalnya pada reptil. Beberapa dari reptil yang sudah di bahas datang dari Indonesia. Indonesia juga mempunyai salah satu spesies reptil yang mendunia serta cuma ada di Indonesia. Reptil itu yakni Komodo. Komodo adalah kadal paling besar di dunia serta terdapat di Pulau Flores, NTT.

Tidak hanya itu, kenyataan unik dari reptil yakni jenis kelaminnya. Pada buaya, telur buaya yang menetas jenis kelaminnya tergantung pada suhu lingkungannya. Bila suhu lingkungannya hangat, bayi-bayi buaya yang menetas berjenis kelamin jantan begitu juga sebaliknya.

Reptil dari bangsa ular bisa bertahan hidup tanpa makan selama berminggu-minggu, bulanan bahkan juga tahunan bergantung seberapa besar mangsa yang di dapat. Hal semacam ini dipicu metabolisme pada tubuh reptil yang berjalan lambat hingga mereka memerlukan bantuan cahaya matahari lewat cara berjemur pada beberapa waktu spesifik.

Peran reptil untuk manusia yakni sebagai predator untuk hama tikus, nilai estetika untuk kulit buaya serta ular, dan sebagai hewan peliharaan untuk beberapa kalangan.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Reptil di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Reptil. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com