Showing posts with label Filum Ciliata. Show all posts
Showing posts with label Filum Ciliata. Show all posts

Protista Menyerupai Hewan (Protozoa)

Protista Menyerupai Hewan (Protozoa). Pengertian Protista Menyerupai Hewan (Protozoa), Filum Rhizopoda, Filum Ciliata, Filum Flagellata, dan Filum Sporozoa.

Pengertian Protozoa

Sumber: emedicine.medscape.com

Protista menyerupai hewan atau yang umum disebut dengan protozoa organisme bersel satu yang memiliki ukuran mikroskopis. Cara perkembangbiakan protista menyerupai hewan (protozoa) bisa terjadi secara seksual ataupun aseksual.

Secara aseksual yanitu dengan membelah diri atau membentuk spora, sedangkan secara seksual yakni dengan melakukan konjugasi. Konjugasi ini adalah proses melekatnya dua sel untuk mengadakan pertukaran inti sel.

Protista menyerupai hewan (protozoa) bisa ditemui di beberapa tempat, yakni di parit, sawah, sungai, bendungan, atau air laut, atau bahkan juga ada yang hidup dalam tubuh makhluk hidup yang lainnya sebagai parasit.

Dalam Klasifikasi makhluk Hidup, protozoa di kelompokkan bersumber pada alat geraknya, yakni Rhizopoda (kaki semu), Ciliata (bulu getar), Flagellata (bulu cambuk), sporozoa (tidak memiliki alat gerak khusus).

Di bawah ini adalah kelompok-kelompok dari Protista Menyerupai Hewan (Protozoa)

Filum Rhizopoda 

Sumber: plingfactory.de
Filum Rhizopoda adalah Organisme yang paling terkenal dalam filum ini yaitu Amoeba. Maka akan lebih mudah bila kita menguraikan ciri filum ini dari ciri amoeba itu sendiri.

Amoeba adalah rhizopoda yang bergerak dengan kaki semu (pseudopodium), organisme ini tidak mempunyai bentuk tetap lantaran senantiasa berubah-ubah. Amoeba ada yang hidup di alam, tetapi ada pula yang hidup sebagai parasit.

Amoeba bergerak serta menangkap makananya dengan kaki semu. Kaki semu itu dijulurkan menuju makanan, diikuti oleh oleh isi sel hingga badannya bergerak ke makanan itu. Makanannya berbentuk bakteri atau bahan Organik yang lain.

Makanan yang didapat akan masuk ke vakuola makanan untuk diolah. Lantas Vakuola ini mengedar ke semua sel sambil membawa makanan yang diolahnya.

Setelah di proses, sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma serta sisa-sisa makanan berbentuk padat lantas menepi serta kemudian keluar dari sel lewat membran plasma. Organisme ini berkembangbiak secara aseksual, yakni dengan membelah diri.

Intinya: Rhizopoda adalah organisme bersel satu, bergerak serta menangkap makanannya dengan kaki semu (pseudopodium). Organisme ini berkembangbiak dengan membelah diri secara langsung (pembelahan biner).

Filum Ciliata 

Sumber: ucmp.berkeley.edu
Contoh dari filum ini yaitu paramecium yang disebut dengan sebagai hewan sandal, lantaran memiliki bentuk yang menyerupai tapak sandal. organisme ini bergerak di air dengan memakai silia (bulu getar).

Di permukaan membran sel yang melekuk terdapt mulut sel. Air masuk ke mulut selnya lantaran getaran silia. Umumnya organisme ini mengonsumsi bakteri atau mikroorganisme yang lain yang hidup di dalam air.

Setelah makanan masuk lewat mulut serta melalui kerongkongan sel, makan itu lantas menuju vakuola makanan. Sama dengan Rhizopoda, vakuola makanan mengedar sambil mengolah makanan. Sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma.

Sisa makanan yang berwujud cairan di keluarkan melalu vakuola berdenyut yang berjumlah dua buah, masing-masing terdapat di ujung sel, sedangkan sisa makanan yang berwujud padat di keluarkan oleh vakuola makanan yang menepi menuju ke permukaan membran sel. Berikutnya vakuola makanan pecah, serta sisa-sisa makanan tadi ikut keluar.

Paramecium berkembangbiak baik secara vegetatif serta generatif. Perkembangbiakan vegetatif yaitu dengan jalan membelah diri, sedangkan secara seksual dilakukan dengan konjugasi.

Intinya: Ciliata adalah organisme bersel satu ayng bergerak dengan bulu getar (silia). Ada ciliata yang hidup bebas, ada pula yang punya sifat parasit. Ciliata berkembangbiak secara aseksual dengan membelah diri, dan secara seksual dengan konjugasi.

Filum Flagellata 

Sumber: artikelsiana.com
Flagellata yaitu organisme protista yang bergerak dengan memakai flagela (bulu cambuk). Contoh organisme dari filum ini yaitu trypanosoma. Makhluk ini hidup secara parasit di dalam darah manusia serta vertebrata yang lain. Trypanosoma berkembangbiak dengan membelah diri.

Filum Sporozoa 

Sumber: gabyv14.blogspot.co.id
Organisme yang paling terkenal dalam filum ini yaitu Plasmodium yang hidup parasit pada tubuh manusia serta mengakibatkan penyakit malaria. Makanannya yaitu sel darah merah (eritrosit). Inang perantaranya yaitu nyamuk anopheles.

Plasmodium berkembang secara vegetatif serta generatif. Perkembangbiakan vegetatif terjadi dengan membentuk spora. Sedangkan perkembangbiakkan nya secara seksual/generatif yaitu dengan membentuk gameet.

Sel gamet jantan disebut dengan mikrogametosis, sel betina disebut dengan makrogametosis. Peleburan dilakukan dalam tubuh nyamuk anopheles. Bila nyamuk ini menggigit manusia, plasmodium yang ada dalam air liur bisa menginfeksi tubuh manusia.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Protista Menyerupai Hewan (Protozoa), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Protozoa di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Protozoa. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com