Showing posts with label HAM. Show all posts
Showing posts with label HAM. Show all posts
07 November 2016

Pengertian Ham : Fungsi Dan Ciri-Ciri Ham

Pengertian Ham

Sejak lahir setiap manusia sudah mempunyai hak asasi yang dijunjung tinggi serta diakui semua orang. Hak tersebut lebih penting dibandingkan hak seorang penguasa ataupun raja. Hak asasi itu sendiri berasal dari Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada seluruh manusia. Akan tetapi, pada saat ini sudah banyak hak asasi yang dilanggar oleh manusia guna mempertahankan hak pribadinya.

Hak dapat diartikan sebagai kekuasaan dalam melakukan sesuatu atau kepunyaan, sedangkan asasi adalah hal yang utama, dasar. Sehingga hak asasi manusia atau sering disebut sebagai HAM dapat diartikan sebagai kepunyaan atau milik yang bersifat pokok dan melekat pada setiap insan sebagai anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT. Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian HAM.

Hak Asasi Manusia atau HAM adalah hak-hak yang sudah dipunyai oleh seseorang sejak ia masih dalam kandungan. Hak asasi manusia dapat berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM yang tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat atau Declaration of Independence of USA serta yang tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti yang terdapat pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 31 ayat 1, serta pasal 30 ayat 1.

Dalam teori perjanjian bernegara, terdapat Pactum Unionis serta Pactum Subjectionis. Pactum unionis merupakan suatu perjanjian antarindividu guna membentuk negara, sedangkan pactum subjectionis merupakan suatu perjanjian antara individu serta negara yang dibentuk. Thomas Hobbes mengakui Pactum Subjectionis dan tidak mengakui Pactum Unionis. John Lock mengakui keduanya yaitu Pactum Unionis dan Pactum Subjectionis, sedangkan JJ Roessaeu hanya mengakui Pactum Unionis.

Ketiga paham ini berpendapat demikian. Namun pada dasarnya teori perjanjian tersebut mengamanahkan adanya suatu perlindungan Hak Asasi Warga Negara yang wajib dijamin oleh penguasa dan bentuk jaminan tersebut haruslah tertuang dalam konstitusi.

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, HAM merupakan hak fundamental yang tidak dapat dicabut karena ia adalah seorang manusia. HAM yang dirujuk sekarang merupakan seperangkat hak yang dikembangkan PBB sejak awal berakhirnya perang dunia II. Sebagai konsekuensinya, negara-negara tidak dapat berkelit untuk tidak melindungi hak asasi manusia yang bukan warga negaranya.

Selama masih menyangkut persoalan HAM pada masing-masing negara, tanpa kecuali, pada tataran tertentu mempunyai tanggung jawab, khususnya terkait pemenuhan hak asasi manusia pribadi-pribadi yang terdapat pada jurisdiksinya, termasuk orang asing. Oleh karena itu, pada tataran tertentu, akan menjadi sangat salah untuk menyamakan antara hak asasi manusia dengan hak-hak lainnya yang dimiliki oleh warga negara. Hak asasi manusia sudah dimiliki oleh siapa saja.

Alasan di atas pula yang dapat menyebabkan hak asasi manusia merupakan bagian integral dari tiap kajian dalam disiplin ilmu hukum internasional. Oleh karena itu bukan sesuatu yang kontroversial lagi apabila suatu komunitas internasional mempunyai kepedulian yang serius dan bersifat nyata terhadap berbagai isu tentang hak asasi manusida tingkat domestik.

pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) menurut definisi para ahli mengatakan, pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak dasar yang dimiliki setiap pribadi manusia sebagai anugerah Tuhan yang dibawa sejak lahir. sedangkan pengertian HAM menurut perserikatan bangsa-bangsa (PBB) adalah hak yang melekat dengan kemanusiaan kita sendiri, yang tanpa hak itu kita mustahil hidup sebagai manusia. Hak Asasi Manusia sering sekali terdengar di telinga kita tentang Pelanggaran-pelanggaran HAM yang membuat kita prihatin tentang semua yang terjadi, sehingga perlunya kita tahu lebih jelas tentang hak asasi manusia seperti dibawah ini..

Dari pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) dapat disimpulkan bahwa sebagai anugerah dari Tuhan terhadap makhluknya, hak asasi tidak boleh dijauhkan atau dipisahkan dari dipisahkan dari eksistensi pribadi individu atau manusia tersebut. Hak asasi tidak bisa dilepas dengan kekuasaan atau dengan hal-hal lainnya, Bila itu sampai terjadi akan memberikan dampak kepada manusia yakni manusia akan kehilangan martabat yang sebenarnya menjadi inti nilai kemanusiaan.

Walapun demikian, bukan berarti bahwa perwujudan hak asasi manusia dapat dilaksanakan secara mutlak karena dapat melanggar hak asasi orang lain. Memperjuangkan hak sendiri sembari mengabaikan hak orang lain merupakan tindakan yang tidak manusiawi. Kita wajib menyadari bahwa hak-hak asasi kita selalu berbatasan dengan hak-hak asasi orang lain, karena itulah ketaan terhadap aturan menjadi penting.

Fungsi Ham

HAM mempunyai peranan yang sangat penting sebagai landasan kongkrit untuk melakukan sesuatu. HAM memiliki fungsi untuk menjamin hak-hak kelangsungan hidup manusia, kemerdekaan, perkembangan manusia dan masyarakat yang tidak boleh diabaikan, dirampas, atau diganggu gugat oleh siapapun.

Namun, pada hakikatnya juga hak yang dimaksud bukan hak yang semena-mena dilakukan oleh setiap manusia karena HAM juga mempunyai kewajibannya. Dimana kewajiban asasi yang harus kita laksanakan terlebih dahulu sebelum menuntut hak. Dalam pelaksanaannya, hak asasi manusia itu tidak dapat dituntut secara mutlak  karena penuntutan pelaksanaan hak asasi manusia secarak mutlak dapat melanggar hak-hak asasi orang lain. Contoh sederhananya, jika berjalan di jalanan umum, kita tidak dapat berjalan sesuka hati kita karena ada orang lain yang mempunyai hak menggunakan jalan tersebut. Maka kita harus memahami batas-batas norma maupun hukum yang berlaku dan dikaitkan dengan HAM.

Ciri-Ciri Ham

Ada 3 ciri pokok HAM sebagai berikut :

  1. HAM tidak perlu diberikan, dibeli, atau diwarisi. HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis.
  2. HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, etnis, pandangan politik atau asal-usul sosial dan bangsa.
  3. HAM tidak bisa dilanggar. Tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah Negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM.

Macam-Macam Ham

  1. Hak Asasi Pribadi (Personal Right)
  2. Hak asasi pribadi merupakan hak yang ruang lingkupnya kepentingan diri dan sebagian besar dampaknya baik positif maupun negatif lebih besar terhadap diri sendiri dibandingkan orang lain.
  3. Hak Kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
  4. Hak kebebasan untuk memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
  5. Hak Kebebasan untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama kepercayaan masing-masing
  6. Hak Asasi Politik (Political Right)
  7. Hak asasi politik ketika diperbolehkannya keikutsertaan masyarakat, tidak pandang bulu, ras, agama dan sebagainya dalam dunia perpolitikan suatu negara. Ada beberapa hak yang dimiliki masyarakat dalam kebijakan politik atau hak asasi politik :
  8. Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
  9. Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
  10. Hak membuat dan mendirikan parpol atau partai politik dan organisasi politik lainnya
  11. Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
10 October 2016

Macam-Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Penjelasannya


Sebagian Macam Hak Asasi Manusia (HAM) dan Penjelasannya| Hak asasi Manusia memiliki macam-macam atau beberapa jenis hak-hak asasi dengan contoh-contohnya, agar kita lebih mengetahui dari pembagian hak-hak asasi dari macam-macam atau beberapa jenis hak asasi manusia. Dalam beberapa macam Hak asasi Manusia (HAM) diutarakan juga banyaknya para pakar atau ahli sebagian diantaranya yaitu John Locke, Aristoteles, Montesquleu, J. J. Rousseau, serta Brierly. Sebelum melangkah ke pembahasan Beraneka macam Hak Asasi Manusia (HAM), tahukah pembaca mengenai pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) ?... dimana sebelumnya pengertian HAM telah kami ulas, agar pengetahuan kita mengenai HAM lebih tersusun. Beberapa macam Hak Asasi Manusia serta contohnya yang diterangkan seperti berikut ini. Sebelumnya baca juga contoh masalah pelanggaran ham

Beberapa Jenis Hak Asasi Manusia (HAM) 

a. Hak Asasi Pribadi (Perseonal Rights) 

Hak Asasi Pribadi merupakan hak yang mencakup kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan memeluk agama, kebebasan bergerak, kebebasan dalam untuk aktif setiap organisasi atau perkumpulan dan sebagainya.

Misalnya :
Hak Kebebasan dalam menyampaikan atau mengemukakan pendapat.
Hak Kebebasan dalam menjalankan keyakinan serta memeluk atau memilih agama.
Hak Kebabasan dalam berpergian, berkunjung, dan berpindah-pindah tempat.
Hak Kebabasan dalam memilih, menentukan organisasi serta aktif dalam organisasi tersebut .

b. Hak Asasi Ekonomi (Property Rights) 

Hak Asasi Ekonomi yaitu Hak untuk memiliki, membeli serta menjual, dan memanfaatkan sesuatu.

Misalnya :
Hak Asasi Ekonomi mengenai kebebasan dalam membeli.
Hak Asasi Ekonomi mengenai kebebasan dalam mengadakan serta melakukan perjanjian Kontrak
Hak Asasi Ekonomi mengenai kebebasan dalam memiliki sesuatu
Hak Asasi Ekonomi mengenai kebabasan dalam mempunyai pekerjaan yang layak.
Hak Asasi Ekonomi mengenai kebabasan dalam melakukan transaksi
Hak Asasi Ekonomi dalam bekerja

c. Hak Asasi Politik (Politik Rights) 

Hak Asasi Politik yaitu hak ikut dan dalam pemerintahan, hak tentukan maksudnya hak untuk dipilih contohnya : mencalonkan sebagai Bupati, serta memilih dalam suatu pemilu misalnya pilih Bupati atau Presiden), hak untuk mendirikan parpol, dsb.

Misalnya :
Hak Asasi Politik dalam menentukan dalam suatu pemilihan contohnya pemilihan presiden dan kepala daerah
Hak Asasi Politik dalam Dipilih dalam pemilihan contohnya pemilihan bupati atau presiden
Hak Asasi Politik tentang kebebasan ikut dan dalam kegiatan pemerintahan
Hak Asasi Politik dalam mendirikan partai politik
Hak Asasi Politik dalam membuat organisasi-organisasi pada sektor politik
Hak Asasi Politik dalam memberikan usulan-usulan atau pendapat yang berbentuk usulan petisi.

d. Hak Asasi Hukum (Rights Of Legal Equality) 

Hak Asasi Hukum adalah hak untuk mendapatkan perlakukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

Misalnya :
Hak dalam mendapatkan layanan serta perlindungan hukum
Hak dalam mendapatkan serta memiliki pembelaan hukum pada peradilan.
Hak yang sama dalam proses hukum
Hak dalam perlakuan yang adil atau sama dalam hukum

e. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and Culture Rights) 

Hak Asasi Sosial serta Budaya yaitu hak yang menyangkut dalam masyarkat yakni untuk menentukan pendidikan, hak untuk meningkatkan kebudayaan dan sebagainya.

Misalnya :
Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak
Hak untuk mendapat pelajaran
Hak untuk pilih, menentukan pendidikan
Hak untuk mengembangkan bakat serta minat
Hak untuk mengembangkan Hoby
Hak untuk berkreasi

f. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights) 

 Hak Asasi Peradilan yaitu hak untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan serta perlindungan (procedural rights), misalnya peraturan dalam hal penahanan, penangkapan serta penggeledahan.

Misalnya :
Hak mendapatkan perlakukan yang adil dalam hukum
Hak mendapatkan pembelaan dalam hukum
Hak untuk mendapat hal yang sama dalam berlangsungnya proses hukum baik itu penyelidikan, penggeledahan, penangkapan, dan penahanan
27 March 2016

Mari Mengenal Pengertian HAM



Hak Asasi Manusia atau disingkat “HAM” adalah hak basic yang dipunyai oleh tiap-tiap manusia yang diperoleh mulai sejak lahir di mana dengan cara kodrati HAM telah menempel dalam diri manusia serta tidak ada satupun orang yang memiliki hak mengganggu tuntut lantaran HAM sisi dari anugrah Tuhan, tersebut kepercayaan yang dipunyai oleh manusia yang sadar kalau kita semuanya makhluk ciptaan Tuhan yang mempunyai derajat yang sama juga dengan manusia yang lain hingga harus memiliki hak bebas serta mempunyai martabat dan hak-hak dengan cara sama. Bila anda masihlah belum mengerti begitu utamanya Hak asasi manusia atau HAM jadi silakan baca histori perubahan ham didunia

Mulai lahir, manusia sudah memiliki hak asasi yang harus dijunjung tinggi serta disadari kebanyakan orang. Hak itu lebih utama dari hak seseorang penguasa atau kepala suku. Hak asasi berasal di banding Tuhan Yang Maha Tunggal, diberikan pada manusia. Namun, hak asasi seringkali dilanggar manusia akan menjaga hak pribadinya. Sebanarnya apa sih hak azas manusia (HAM) itu? Nah, pada saat kali itu bakal mengulas selesai tentang Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM). Moga berguna. Check this out!!!

Hak Asasi Manusia (HAM) mucul dari kepercayaan manusia tersebut sebenarnya semuanya manusia sebagai makhluk rakitan Tuhan yaitu sama dan sederajat. Manusia dilahirkan terlepas serta mempunyai martabat juga hak-hak yang sama. Untuk basic tersebut manusia harus diperlakukan dengan cara sama setimpal serta beradab. HAM berbentuk universal, berarti berlaku akan semuanya manusia tanpa ada mebeda-bedakannya berdasar pada atas ras, kepercayaan, suku serta bangsa (etnis).

Bicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), cakupannya sangat luas, baik ham yang berbentuk perorangan (perorangan) ataupun HAM yang berbentuk komunal atau kolektif (orang-orang). Usaha penegakannya juga telah berjalan beratus-ratus tahun, meskipun di beberapa belahan dunia termasuk juga Indonesia, dengan cara eksplisit baru tampak mulai sejak selesainya perang Dunia II, serta makin intensif mulai sejak akhir era ke-20. Telah banyak pula dokumen yang dihasilkan mengenai hal semacam itu, yang dari saat ke saat selalu jadi tambah.

Spesial dalam kehidupan kita berbangsa, mulai sejak sebagian dasawarsa paling akhir ini tampak perubahan yang cukup menggembirakan berkenaan dengan usaha penegakan serta pemenuhan HAM ini. Umpamanya kita lihat terbentuknya beberapa komisi Nasional HAM ; ada yang berbentuk umum atau menyeluruh (yakni Komnas HAM), serta ada pula yang berbentuk spesial, umpamanya untuk wanita (Komnas Wanita) serta untuk anak (Komnas Anak).

Di bagian perundang-undangan, perubahan paling akhir yang pantas dicatat diantaranya yaitu hasil amandemen ke-4 UUD 1945 pada th. 2002, yang diantaranya bikin ditambahkannya satu bab spesial mengenai HAM (yakni bab XA, yang terbagi dalam 10 pasal, yakni pasal 28 A -28 J. Bab serta pasal-pasal ini banyak menyerap (mengambil serta meratifikasi) isi the Universal Declaration of Human Rights ataupun dokumen-dokumen HAM yang lain yang disusun serta disetujui dengan cara internasional

Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) 



Landasan HAM itu jadi cikal akan hadirnya keadilan serta keberadaban, menjadikan satu perbedaaan tanpa ada membeda-bedakan antar agama, ras, suku, serta bangsa. Pernyataan ini dapat didukung dari beberapa pakar hingga memberi sebagian pengertian HAM menurut beberapa pakar, tersebut pengertian HAM menurut beberapa pakar :

1. Pengertian ham menurut JOHN LOCKE 

JOHN LOCKE mengartikan HAM adalah satu hak yang dihadiahkan oleh Tuhan yang berbentuk kodrati di mana hak asasinya tak pernah serta tidak bisa dipisahkan dari hakekatnya, hingga hak asasi adalah suatu hal yang suci serta harus dijaga.


2. Pengertian ham menurut DAVID BEETHAM serta Kevin BOYLE 

Pengertian ham menurut david beetham serta kevin boyle yaitu satu kebebasan yang fundamental serta mempunyai keterhubungan dengan kemampuan manusia serta keperluan manusia.

3. Pengertian ham menurut C. de Rover 

Pengertian ham menurut C. de Rover yaitu hak hukum yang sama pada tiap-tiap manusia baik miskin ataupun kaya, wanita atau lelaki. Meskipun hak-hak yang sudah mereka langgar walau demikian ham mereka tetaplah tidak bisa di hilangkan. Hak asasi yaitu hukum, yang harus terproteksi dari ketentuan nasional supaya semua tercukupi hingga ham bisa ditegakkan, dilindungi serta dijunjung tinggi.

4. Pengertian ham menurut Frans Magnis Suseno 

Pengertian ham menurut frans magnis suseno yaitu ham penjaga martabat kemanusiaan, manusia mempunyai ham lantaran dia manusia

5. Pengertian ham menurut Miriam Budiarjo 

Ham adalah hak-hak asasi manusia yang pada intinya dipunyai oleh tiap-tiap manusia dari lahir serta kemunculannya dalam orang-orang.


6. Pengertian ham menurut Oemar Seno Adji 

Beliau mengartikan ham yaitu hak yang sudah menempel berbarengan martabat kemanusiaan, di mana hak-hak berikut yg tidak bisa dilanggar oleh siapa saja.


7. Pengertian ham menurut G. J Wolhos 

HAM yaitu beberapa hak yang sudah mengakar serta menempel dalam diri manusia, hak-hak berikut yg tidak bisa dihingkan, lantaran menyingkirkan HAM sama juga anda menyingkirkan derajat kemanusiaan itu.

Dari demikian banyak pengertian ham menurut beberapa pakar yang di atas jadi kita bisa memberi rangkuman kalau HAM adalah suatu hal yang paling mendasar dalam diri manusia yang tidak ada satu orang juga yang dapat menyingkirkan serta merusaka Ham, saat anda inginkan melepas diri dari HAM jadi anda sama juga tak menghormati derajat kemanusiaan.

8. Pengertian ham menurut Leah Kevin 

Kalau rencanasi mengenai hak-hak asasi manusia memiliki dua arti basic. Yang pertama adalah kalau hak-hak hakiki serta tidak terpisahkan jadi hak seorang cuma lantaran ia yaitu manusia. Hak-hak itu adalah hak-hak moral yang datang dari keberadaannya sebagai manusia dari tiap-tiap umat manusia. Arti ke-2 dari hak-hak asasi manusia yaitu hak-hak hukum, baik dengan cara nasional ataupun internasional

9. Pengertian ham menurut komnas HAM

Yaitu “Hak Asasi manusia meliputi semua bagian kehidupan manusia, baik sipil, politik, ataupun ekonomi, sosial serta kebudayaan. Kelima-limanya tidak bisa dipisahkan keduanya. Hak-hak asasi politik serta sipil tak ada berarti jika rakyat masihlah mesti bergelut dengan kemiskinan serta penderitaan.

Namun, dilain pihak, masalah kemiskinan, keamanan serta lain argumen, tidak bisa dipakai dengan cara sadar untuk lakukan pelanggaran hak asasi manusia serta kebebasan politik dan sosial orang-orang. Hak asasi manusia tak mensupport individualisme, tetapi membendungnya dengan melindunginya individu, grup serta kelompok, ditengah-tengah kekerasan kehidupan moderen. Ham adalah sinyal solidaritas riil satu bangsa dengan warganya yang lemah.