Showing posts with label Organisasi. Show all posts
Showing posts with label Organisasi. Show all posts
18 April 2016

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi 



Pengertian Organisasi yaitu suatu kelompok orang yang bekerja bersama untuk tujuan bersama. Sedangkan dengan cara terperinci pengertian organisasi yaitu sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpuldan berkerja sama dengan cara rasional serta sistematis, terencana, terpimpin, serta terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode, material, serta lingkungan, serta sarana-prasarana, data serta lain sebagainya yang dipakai dengan cara efisen serta efisien untuk meraih maksud organisasi,


1. Tujuan Organisasi 


Setiap manusia mempunyai kebutuhan serta maksud yang berbeda-beda, hal itu menjadi sebab ada tujuan dalam organisasi, dengan menjadikan satu kebutuhan serta tujuan yang tidak sama untuk menjadi kebutuhan serta tujuan yang sama. Tujuan organisasi mempunyai pengaruh dalam mengembangkan organisasi baik dalam perekrutan anggota, serta pencapaian apa yang ingin dilakukan dalam berjalannya organisasi tersebut . Tujuan-tujuan organisasi diantaranya seperti berikut...

  1. Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemandirian serta sumber daya yang dimilikinya dalam mencapai tujuan 
  2. Sebagai tempat mencapai tujuan dengan selektif serta efektif karena melakukan dengan cara bersama-sama 
  3. Sebagai tempat mendapatkan jabatan serta pembagian kerja 
  4. Tempat mencari keuntungan bersama-sama 
  5. Sebagai tempat mengelola dalam lingkungan bersama-sama 
  6. Sebagai tempat memperoleh penghargaan 
  7. Sebagai tempat dalam memperoleh kekuasaan serta pengawasan 


2. Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli 



  1. Stoner, Menurutnya pengertian organisasi yaitu suatu pola beberapa hubungan melalui orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama 
  2. Stephen P. Robbins, Menurut definisinya, pengertian organisasi yaitu kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk meraih satu tujuan bersama-sama atau sekelompok tujuan. 
  3. James D. Mooney, Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk meraih tujuan bersama-sama. 
  4. Chester I. Bernard, Menjelaskan bahwa organisasi yaitu suatu sistem kesibukan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. 
  5. Drs. H. Malayu S, P, Hasibuan, menurut dia pengertian organisasi yaitu sebagai sistem pemilihan, pengelompokan, serta penyusunan berbagai macam aktivitas yang dibutuhkan untuk meraih tujuan bersama-sama. 
  6. Max Weber, Menurut pendapatnya pengertian organisasi yaitu satu kerangka jalinan terstruktur yang didalamnya ada wewenang, serta tanggung jawab dan pembagian kerja menggerakkan suatu hal manfaat tertentu. 


3. Ciri-Ciri Organisasi 



a. Ciri-Ciri Organisasi Secara umum 

  1. Memiki maksud serta tujuan 
  2. Mempunyai komponen yakni atasan serta bawahan 
  3. Ada kerja sama yang terstruktur 
  4. Memiliki pendegelasian wewenang serta koordinasi sebagian tugas. 
  5. Memiliki keterikatakan format serta tatat tertip yang perlu ditaati 

b. Ciri-Ciri Organisasi Menurut Beberapa Pakar yakni Berelson serta Steiner 

  1. Normalitas, yaitu ciri organisasi sosial yang mengacu pada perumusan tercatat dari pada sebagian ketentuan, bebrapa ketentuan prosedur, kebijaksanaan, maksud, kiat dan sebagainya 
  2. Hierarki, yaitu ciri organisasi yang merujuk pada pola kekuasaan serta kewenangan yang berbentuk piramida, berarti ada beberapa orang tertentu dengan kekuasaan serta kewenangan yang tinggi daripada orang umum dalam organisasi tersebut . 
  3. Besar serta Kompleksnya, yaitu ciri organisasi sosial yang mempunyai banyak anggota hingga hubungan sosial antar anggota yaitu tidak langsung (impersonal) yang umumnya dimaksud dengan " tanda-tanda birokrasi " 
  4. Lamanya (Duration), yaitu ciri organisasi di mana eksistensi organisasi lebih lama daripada keanggotaan pada organisasi tersebut . 

c. Ciri-Ciri Organisasi Modern 

  1. Organisasi bertambah besar 
  2. Penggunaan staf lebih intensif 
  3. Unsur-unsur organisasi lebih lengkap 
  4. Pengelolaan data semakin cepat 
  5. Adanya prinsip-prinsip atau azas-asaz organisasi 
  6. Cenderung spesialisasi 


4. Unsur-Unsur Organisasi 



a. Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum 

  1. Man, yaitu unsur utama pembentuk organisasi yang disebut sebagai personil atau anggota yang menurut fungsi serta tingkatannya terdiri atas unsur pimpinan (administrator) sebagai pemimpin paling tinggi organisasi, beberapa manajer pemimpin unit tertentu suatu kerja sesuai manfaatnya serta beberapa pekerja (workers). Setiap hal itu adalah kemampuan organisasi. 
  2. Kerja Sama, yaitu unsur organisasi di mana setiap anggota atau personil lakukan perbuatan dengan cara bersama-sama untuk maksud bersama-sama. 
  3. Maksud Bersama-sama, yaitu Tujuan yang menginginkan diraih/diinginkan baik dari prosedur, program, pola atau titik akhir dari pekerjaan organisasi itu. 
  4. Peralatan (Equipment), yaitu fasilitas serta prasarana yang berbentuk kelengkapan dari organisasi itu baik itu berbentuk bangunan (gedung, kantor), materi, uang, serta kelengkapan lainnya. 
  5. Lingkungan (Environment), yaitu unsur organisasi yang juga mempunyai pengaruh. Aspek itu yaitu ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan. biaya, serta ketentuan yang sudah ditetapkan. 
  6. Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam yaitu air, cuaca, kondisi iklim, flora serta fauna. 
  7. Kerangka/Kontruksi Mental Organisasi, yaitu landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut di buat. 


b. Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis 
Unsur Pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya adalah keterlibatan mental serta perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah
Unsur Kedua, adanya sikap suka-rela dalam membantu kelompok mencapai maksud tertentu.
Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab adalah rasa yang paling menonjol dalam jadi anggota

c. Unsur-Unsur Dasar Organisasi 
  1. Personil atau anggota 
  2. Visi 
  3. Misi 
  4. Wewenang 
  5. Struktur 
  6. Hubungan 
  7. Formalitas 
  8. Sumber Daya 
  9. Proses Kegiatan organisasi 

5. Teori-Teori Organisasi 

a. Teori Organisasi Klasik yaitu teori yang mempunyai rencana organisasi dari mulai tahun 1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi yaitu sebagai struktur interaksi, kekuasaan-kekuasaan, sebagian tujuan, beberapa fungsi, beberapa kegiatan, komunikasi serta aspek lain saat orang bekerja bersama. Teori klasik sangat tersentralisasi serta tugas-tugasnya terspesialisasi dan pemberian petunjuk mekanistik struktural yang kaku serta tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi.

Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran diantaranya sebagai berikut..

Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul " The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism

Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry Fayol serta Lyndall Urwick dari Eropa dan Mooeny serta Reliey dari Amerika
Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai pada tahun 1900.

b. Teori Organisasi Neoklasik yaitu Teori yang menekankan pada pentingnya segi psikologis serta sosial, baik sebagai individu serta kelompok dalam lingkungan kerja. Teori Neoklasik yaitu teori/aliran interaksi manusia (The Human Relation Movement). Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal tersebut yang sudah dikemukakan teori neoklasik diantaranya sebagai berikut..

  • Partisipasi, yakni melibatkan setiap orang dalam sistem pengambilan ketentuan
  • Perluasan kerja, yakni sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up, yang bakal memberi kesempatan para junior untuk berperan serta dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.


c. Teori Organisasi Modern yaitu teori yang bersifat terbuka di mana semua unsur organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan. Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai serta diawali disaat selesainya gerakan contingency.

Teori modern dimaksud sebagai analisis sistem pada organisasi yang disebut aliran ketiga paling besar dalam teori organisasi serta manajemen. Sistem terbuka yang dipelopori Katz serta Robert kahn dalam bukunya " the social psychology of organization ". yang menjelaskan dalam bukunya tentang kelebihan sistem terbuka.

6. Manfaat Organisasi 

  1. Tercapainya satu tujuan 
  2. Melatih mental bicara di publik 
  3. Mudah memecahkan masalah 
  4. Melatih leadership 
  5. Memperluas pergaulan 
  6. Kuat dalam menghadapi tekanan 
  7. Meningkatkan wawasan serta pengetahuan