Kerja Sama di Rumah dan Sekolah

Kerja Sama di Rumah dan Sekolah
Kerja Sama di Rumah dan Sekolah
Pada saat bergaul dengan teman sekelas, kadang-kadang terjadi selisih pendapat. Hal itu karena cara berkomunikasi kurang benar. Bahasa dan komunikasi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Dalam kehidupan, kita membutuhkan komunikasi untuk bekerja sama. Kita pun membutuhkan bahasa untuk berkomunikasi. Tanpa komunikasi, kita akan sulit mencapai kesepakatan. Komunikasi juga berperan penting untuk menyelesaikan masalah dalam setiap bentuk kerja sama antarmanusia.
  1. Tuliskan bentuk-bentuk kerja sama yang biasa terjadi di lingkungan sekolah!
  2. Tuliskan manfaat kerja sama yang biasa terjadi di lingkungan sekolah.
  3. Apa yang membedakan antara bentuk-bentuk kerja sama di lingkungan rumah dan sekolah?
Bentuk-bentuk kerja sama di Sekolah yang biasa dilakukan antara lain seperti berikut ini:
  • Membersihkan kelas. Melaksanakan tugas piket kebersihan kelas merupakan tanggung jawab siswa. Para siswa dibagi dalam beberapa kelompok piket kebersihan. Setiap kelompok tersebut harus melaksanakan piket kebersihan secara bergantian setiap harinya yang disesuaikan dengan jadwal yang ada. Dalam melaksanakan piket kebersihan, siswa dituntut untuk menyelesaikannya sebelum jam pelajaran dimulai. Oleh sebab itu, berkerja sama dalam membersihkan kelas akan cepat selesai sehingga ruangan menjadi bersih dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar.
  • Merawat Tanaman dan Halaman Sekolah. Disamping harus melaksanakan piket kebersihan secara berkerja sama, peserta didik disekolah juga memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan kewajibannya untuk menciptakan suasana lingkungan sekolah yang nyaman, bersih dan indah.
  • Membentuk kelompok belajar. Belajar kelompok banyak manfaatnya,antara lain : 1.menambah keakraban dengan teman; 2.bertukar pendapat dalam memecahkan soal atau masalah dalam pelajaran; 3.belajar bersikap terbuka menerima pendapat orang lain.
  • Membuat majalah dinding.Majalah dinding adalah salah satu jenis media komunikasi massa tulis yang paling sederhana. Disebut majalah dinding karena prinsip dasar majalah terasa dominan di dalamnya, sementara itu penyajiannya biasanya dipampang pada dinding atau yang sejenisnya. Prinsip majalah tercermin lewat penyajiannya, baik yang berwujud tulisan, gambar, atau kombinasi dari keduanya. Dengan prinsip dasar bentuk kolom-kolom, bermacam-macam hasil karya, seperti lukisan, vinyet, teka-teki silang, karikatur, cerita bergambar, dan sejenisnya disusun secara variatif. Manfaat majalah dinding adalah sebagai Media komunikasi, Wadah kreativitas, Menumbuhkan kebiasaan membaca, Pengisi waktu, Kecerdasan berpikir, Berorganisasi, dan Melatih kemampuan menulis
Bentuk-bentuk kerja sama di Rumah yang biasa dilakukan antara lain seperti berikut ini:
Rumah merupakan tempat tinggal keluarga kita. Kebersihan rumah harus selalu dijaga. Rumah yang bersih akan membuat betah orang yang menghuninya. 
  • Mengelola Sampah. Setiap hari ada sampah di rumah. Sampah yang terbanyak berasal dari dapur. Sampah harus dikumpulkan dan dibuang di tempat sampah agar tidak berserakan. Tong sampah telah disediakan untuk menampung sampah dari dalam rumah. Rudi mempunyai tugas membuang sampah dari rumah ke tempat penampungan sampah yang ada di pinggir kampung. Tempat penampungan sampah tersebut digunakan untuk menampung sampah dari seluruh warga kampung. Setiap hari petugas pengangkut sampah membawa sampah ke tempat pem-buangan akhir. Di sana sampah menggunung karena banyak-nya sampah yang terkumpul. Rudi sering diingatkan oleh ibunya agar sampah plastik dipisahkan dari sampah lain. Hal itu untuk memudahkan pemulung memilah-milah sampah. Sampah plastik tidak bisa terurai lagi, tetapi sampah plastik dapat diolah (didaur ulang) menjadi beraneka macam barang.
  • Beternak Kelinci. Sudah lama ayah membuat kandang kelinci. Kandang itu dibuat dari bahan kayu. Ayah berencana mengajak Rudi dan Rini untuk beternak kelinci. Hari Minggu ayah mengajak Rudi dan Rini ke pasar hewan. Mereka membeli dua ekor kelinci betina dan satu ekor kelinci jantan. Ayah berpesan kepada Rudi dan Rini untuk merawat kelinci-kelinci tersebut dengan baik. Rudi dan Rini memeliharanya dengan baik. Kandang dan makanannya selalu diperhatikan. Kelinci-kelinci itu berkembang menjadi banyak. Semua anggota keluarga senang dan makin bersemangat  beternak kelinci. Kerja sama yang dilakukan dalam beternak kelinci mendatangkan banyak manfaat.
  • Memelihara Tanaman di Rumah. Di halaman rumah Rudi ada banyak pot berisi tanaman. Pot-pot tersebut berisi tanaman hias. Sungguh indah dipandang mata jika tanaman itu sedang berbunga. Bunganya berwarna merah, kuning, ungu, dan putih. Rini dan Rudi juga suka merawat tanaman. Mereka menyukai tanaman hias. Setiap hari mereka merawat tanaman hias bersama-sama. Mereka sekeluarga menyukai tanaman hias. Memelihara tanaman hias banyak manfaatnya. Bunganya yang berwarna-warni dan daunnya yang hijau memberikan pemandangan yang indah dan kesejukan. Selain itu tanaman juga membantu menjadikan udara yang kotor menjadi lebih bersih. Keluarga yang gemar tanaman dapat saling bekerja sama merawat tanaman sehingga tanaman tumbuh subur dan selalu segar.
Yang membedakan antara kerjasama di sekolah dan di rumah adalah anggota kelompok, dalam kerjasama di sekolah anggotanya terdiri dari siswa di kelas tersebut. Anggotanya berasal dari beberapa keluarga. Kerjasama di rumah biasanya anggotanya adalah anggota keluarga tersebut yang masih memiliki hubungan keluarga.
      Advertisement