Klasifikasi dan Ciri-Ciri Kingdom Monera

Klasifikasi dan Ciri-Ciri Kingdom Monera
Klasifikasi dan Ciri-Ciri Kingdom Monera
Klasifikasi dan Ciri-Ciri Kingdom Monera. Pengertian Kingdom Monera, Klasifikasi Kingdom Monera, dan CIri-Ciri dari Kingdom Monera.

Pengertian Monera

Sumber: berpendidikan.com
Kerajaan monera adalah organisme prokariotik yang disebut sebagai organisme tertua penghuni bumi. Dua contoh golongan dari kerajaan ini yaitu bakteri serta alga biru. Organisme prokariotik sudah hidup dan selalu berevolusi di bumi, selama kurang lebih dua milyar tahun.

Serta menurut teori beberapa pakar evolusi, organisme prokariotik adalah awal dari organisme yang lainnya yang ada di bumi. Awal mulanya, organisme prokariotik digolongkan ke dalam kingdom plantae (tumbuhan) yaitu dalam Divisi Schizophyta (tumbuhan membelah diri).

Tetapi oleh karena adanya perubahan teknologi, ditemukan kenyataan baru kalau karakteristik sel prokariotik (bakteri serta alga biru) sangat tidak sama dengan anggota tumbuhan yang lainnya yang disebut sebagai sel eukariotik. Oleh karena hal inilah, maka beberapa pakar taksonomi memisahkan bakteri serta alga biru ke dalam kingdom khusus, monera.

Anggota monera adalah organisme paling primitif, badannya cuma tersusun atas satu sel saja. Dengan hal tersebut, monera cuma mengandalkan reaksi metabolisme di dalam tubuh, termasuk juga reproduksi.

Proses perkembangbiakan yang dikerjakan oleh monera sangat sederhana. Individu baru terbentuk dari hasil pembelahan induk cuma dalam kurun waktu yang sangat amat singkat (contoh: bakteri Eschericia coli mempunyai waktu generasi sepanjang 20 menit).

Oleh sebab itu, golongan monera adalah organisme yang paling banyak yang ada dibumi walaupun dibanding dengan jumlah semua spesies organisme eukariotik. Ukuran badannya yang amat kecil (mikroskopik) membuat monera bisa menempati ruangan bahkan yang paling sempit sekalipun.

Walaupun monera adalah organisme mikroskopis, tetapi monera mempunyai dampak yang besar. Ukuran badannya yang sangat kecil, membuat organisme lain (umpamanya manusia), tidak menyadari kehadiran organisme monera.

Beberapa monera bisa menyebabkan beragam macam jenis penyakit pada beberapa organisme lain seperti sifilis (raja singa) pada manusia, serta yang lainnya. Tidak cuma peran negatif, beberapa monera mempunyai fungsi yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup organisme bumi, yakni pelapukan.

Organisme atau sisi dari organisme yang sudah mati akan diuraikan (pelapukan) jadi senyawa penyusunnya, seperti carbon, nitrogen, sulfur, serta yang lainnya. Proses pelapukan ini sangat penting, lantaran bisa mengembalikan mineral ke dalam tanah yang akan dipakai kembali oleh organisme lain (yang masih tetap hidup) untuk proses perkembangan serta pertumbuhan.

Tidak hanya itu, beberapa organisme mengadakan simbiosis mutualisme dengan monera. Kurang lebih 5.000 spesies anggota kerajaan monera yang sudah diketahui. Beberapa pakar memprediksi kalau masih banyak jenis yang ditemukan berkisar 400.000 hingga 4.000.000 000 spesies.

Ciri-Ciri Anggota Kingdom Monera 

Sumber: merdeka.com

Tersusun atas satu sel (uniseluler) 

Satu diantara alasan dikeluarkannya bakteri serta alga biru dari kerajaan plantae yaitu lantaran tubuh bakteri serta alga biru (monera) tersusun oleh cuma satu sel.

Bentuk sel bervariasi 

Bentuk sel pada golongan monera sangat bervariasi, ada yang berbentu batang (basil), bulat (cocus), atau spiral, ada yang berkoloni maupun tidak. Bentuk koloni yang terbentuk dari paduan dua sel (diplobasil/diplococus), kubus (sarcina), rantai (streptococcus/streptobasil), anggur (staphylococcus/staphylobasil).

Jenis sel prokariotik 

Alasan yang paling menjadi dasar terbentuknya kingdom monera yaitu susunan sel. Seluruh anggota monera adalah sel prokariotik yakni sel yang tidak mempunyai inti sejati. Hal semacam ini dikarenakan ketiadaan membran inti pada selnya. Hingga selnya disebut juga dengan istilah nukleoid.

Mempunyai dinding peptidoglikan 

Dinding sel yang menyusun bakteri serta alga biru tidak sama dengan tumbuhan. Dinding monera terbuat dari zat peptidoglikan lalu tumbuhan tersusun atas selulosa. Walaupun demikian, beberapa bakteri dinding selnya tersusun bukan dari peptidoglikan (golongan archaebacter).

Tidak mempunyai organel bermembran 

Ketiadaan membran inti mengakibatkan organisme monera tidak mempunyai organel-organel bermembran yang lainnya, seperti: kloroplas, mitokondria, retikulum endoplasma, tubuh golgi, lisosom, serta vakuola. Dan, adapun organel yang ada pada monera diantaranya:
  • Nukleoid: kromosom yang terkumpar di sitoplasma 
  • Mesosom: pelekukan membran sel yang berperan sebagai organel respirasei (mirip mitokondria). 
  • Ribosom: berperan untuk sintesis protein. 
  • Klorofil: terkumpar dalam membran sel 
  • Membran sel. 
  • Dinding sel. 
  • Motil 
Biasanya golongan monera dilengkapi dengan alat gerak (flagel) yang memungkinkan untuk bisa bergerak. Bersumber pada letak serta jumlah flagel yang dipunyai, dibedakan:
  • Atrik, tidak mempunyai flagel. 
  • monotrik, mempunyai satu flagel pada satu diantara ujung selnya. 
  • Amfitrik, mempunyai flagel pada kedua ujungnya. 
  • Lofotrik, mempunyai banyak flagel pada satu diantara ujung badannya. 
  • Peritrik, mempunyai banyak flagel pada semua permukaan badannya. 

Habitat: kosmopolit 

Organisme mempunyai habitat yang cukup luas. Nyaris di beberapa belahan bumi bahkan juga di dalam tubuh organisme bisa ditemukan anggota monera (kosmopolit: di mana-mana).

Beragam Macam metabolisme respirasi seluler 

Golongan monera mempunyai keragaman dalam mendapatkan daya atau energi. Bersumber pada cara perolehannya, dibedakan jadi:
  • Autotrof, dapat membuat makanannya sendiri dari senyawa anorganik. Fotoautotrof mengandalkan daya sinar untuk mereduksi senyawa anorganik jadi energi, sementara kemoautotrof mengandalkan daya kimia untuk menghasilkan energi.  
  • Heterotrof, mengambil makanan dari organisme lain: 
  • Fotoheterotrof, memakai sinar untuk mengubah senyawa organik jadi ATP 
  • Kemoheterotrof, memakai senyawa kimia untuk menghasilkan ATP 
  • Saprofit, mengambil nutrisi dari organisme yang sudah mati 
  • Parasit, mengambil nutrisi dari organisme yang masih tetap hidup. 

Bersumber pada kebutuhannya akan oksigen dibedakan jadi: 

  • Aerob, memakai oksigen 
  • Anaerob, tidak memakai oksigen 

Reproduksi 

  • Aseksual (tanpa perkawinan): membelah diri serta endospora 
  • Seksual: konjugasi 

Klasifikasi Kingdom Monera 

Sumber: f87media.blogspot.co.id
Bersumber pada struktur selnya, kingdom monera digolongkan jadi dua divisi:

Archaebacteria 

Adalah golongan bakteri purba. Karakteristik yang dimiliki anggota archae tidak sama dengan anggota monera yang lain. Golongan ini ditemukan pada tempat- tempat yang ekstreem. Ciri-ciri Archaebakter yakni:
  • Tidak memliki dinding peptidoglikan 
  • Mempunyai beberapa jenis RNA polimerase 
  • Tahan pada antibiotik (streptomiesin serta kloralfenikol) 
  • Hidup di tempat-tempat ekstreem 
Archae dibedakan bersumber pada tempat hidupnya:

Methanogen, yaitu golongan archae yang menghasilkan gas metana (CH4). Golongan ini adalah organisme anaerob obligat, artinya tidak bisa mentolerir oksigen, resiprasi berlangsung secara anaerob. Bakteri ini bisa ditemukan di susunan rawa paling bawah.

Bakteri ini digunakan untuk mengubah kotoran hewan jadi biogas. Tidak hanya itu, bakteri ini ditemukan dalam simbiosis mutualisme pada system pencernaan hewan (sapi, rayap).

Halofil ekstrim, (halo “garam”; phylos “suka”). Adalah golongan archae yang ditemukan pada daerah dengan kandungan salinitas (garam) yang tinggi, seperti pada laut mati serta great salt lake. Golongan ini mempunyai pigmen orhodopsin penangkap daya matahari yang dipakai untuk menghasilkan ATP (energi).

Termofil ekstrim, golongan ini ditemukan pada tempat dengan suhu ekstrem antara 60°C – 105°C. Bakteri ini umum ditemukan pada sumber mata air panas atau kawah gunung berapi. Energi yang didapat yakni dengan kemosintesis dari senyawa sulfur.

Eubacteria 

Adalah golongan bakteri yang mempunyai dinding peptidoglikan. Golongan ini dibedakan jadi:

Spirokaeta, bersifat spiral (spiro: spiral) dengan panjang kurang lebih 0,25mm. mendapat daya melalui kemoheterotrof. Membawa dampak penyakit. Contoh: Treponema pallidum (pemicu sifilis)

Klamidia, parasit di dalam sel hewan. Contoh: Chlamydia trachomatis pemicu kebutaan yang ditularkan lewat seksual. Bakteri ini mendapat daya dari inangnya.

Bakteri gram, jenis bakteri yang didasarkan atas pewarnaan gram. Dan, ditemui dua jenis gram:
  • Gram negatif, dinding peptidoglikan tidak tebal. Berwarna merah pada pewarnaan gram. Biasanya patogen, contoh Salmonella sp. 
  • Gram positif, mempunyai dinding peptidoglikan yang tidak tipis. Berwarna ungu bila dilakukan pewarnaan gram. Biasanya menguntungkan, contoh: Basillus sp.
Cyanobacteri, adalah kelompok alga biru. Fotoautotrof dengan fotosintesis. Mempunyai klorofil a seperti pada tumbuhan. Ditemukan di air tawa, air laut, atau dalam bentuk simbiosis dengan organisme lain (fungi, membentuk lichens). Ada yang membentuk koloni, tidak mempunyai alat gerak. Contoh: Anabaena sp.

Proteobacteri, dibedakan jadi tiga golongan:
  • Bakteri ungu, mempunyai pigmen. Fotoautotrof atau fotoheterotrof. 
  • Proteobacteri kemoautotrofik, bakteri yang bersimbiosis dengan tumbuhan, contoh Nitrosomonas. 
  • Proteobacteri kemoheterotrofik, bakteri yang hidup dalam tubuh hewan. Contoh E. coli.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Klasifikasi dan Ciri-Ciri Kingdom Monera, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kingdom Monera di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Kingdom Monera. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. kakakpintar.com
Advertisement