Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Manusia

Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Manusia
Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Manusia
Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Manusia. Sistem Peredaran Darah Manusia, Sistem Sirkulasi Darah Manusia, dan Sistem Sirkulasi Tubuh Manusia.

Sistem Sirkulasi Darah

Sumber: arbamedia.com
Jantung adalah satu organ sebesar kepalan tangan manusia yang mekanisme kerjanya serupa dengan pompa untuk memberi tekanan pada pembuluh darah supaya darah bisa selalu mengalir di dalam tubuh. Lantas mengapa tekanan ini penting?

Karena karakter cairan senantiasa mengalir dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan lebih rendah.

Jantung yang memompa darah akan membuat tekanan dalam pembuluh darah semakin lebih tinggi dibanding dengan tekanan di jaringan, hingga darah akan mengalir ke jaringan. Tetapi, tekanan ini memiliki nilai keseimbangan yang mana apabila terlampau tinggi akan membahayakan tubuh.

Pembuluh darah yang disebut sebagai saluran berupa pipa untuk mengalirkan serta mengarahkan darah ke semua sisi tubuh.

Darah yaitu sekumpulan sel berupa cairan yang membawa elektrolit, nutrisi, dan oksigen ke semua tubuh serta mengembalikan karbon dioksida ke paru-paru dan sisa metabolisme ke organ ekskresi. Saat ini kita akan mengulas secara detil tentang komponen-komponen itu.

Jantung 

Sumber: inaheart.or.id
Seperti yang sudah kami singgung di atas, jantung yaitu organ berongga serta berotot memiliki ukuran sekepalan tangan. Jantung terdapat di rongga dada antara tulang dada serta tulang belakang. Posisi jantung agak sedikit ke kiri di dalam dada, hingga kita dapat merasakan denyutannya lewat cara meletakkan tangan di dada agak ke kiri.

Susunan jantung terbagi dalam:
  • Perikardium, adalah selaput pembungkus jantung; 
  • Miokardium, yaitu otot yang berkontraksi; 
  • Endokardium, yaitu selaput yang membatasi ruang jantung. 
Jantung memiliki dua mekanisme pompa yang terpisah yang dibagi jadi sisi kanan serta kiri, dan mempunyai empat rongga, satu rongga atas serta satu rongga bawah di tiap bagiannya.
  • Rongga atas (atrium) menerima darah yang kembali pada jantung lantas mengalurkannya ke rongga bawah. 
  • Rongga bawah (ventrikel), yaitu rongga yang bertugas untuk memompa darah ke luar dari jantung. 
Kedua sisi jantung dipisahkan oleh satu sekat pemisah yang disebut dengan septum untuk menghindari darah bercampur dari kedua segi jantung.

Pada rongga jantung ada katup yang melindungi supaya aliran darah jantung tetap searah:
  • Valvula trikuspidalis yaitu katup yang terdapat antara serambi (atrium) kanan dengan bilik (ventrikel) kanan jantung. 
  • Valvula bikuspidalis yaitu katup yang terdapat antara serambi (atrium) kiri serta bilik (ventrikel) kiri jantung. 
  • Valvula semilunaris yaitu katup yang ada pada pangkal aorta serta arteri pulmonalis. 

Pembuluh Darah 

Sumber: biologylearningcenter.blogspot.co.id
Seperti yang sudah kami katakan juga di atas kalau pembuluh darah merupakan saluran untuk mengalirkan darah ke semua tubuh, tetapi pembuluh darah bukan cuma merupakan saluran tunggal namun memiliki percabangan yang sangat banyak supaya bisa mencapai semua sisi tubuh. Tiap percabangan akan menyebabkan adanya perubahan jenis dari pembuluh darah ini.

Pembuluh nadi/arteri 

Pembuluh darah arteri yaitu pembuluh darah yang keluar dari jantung. Pembuluh ini tidak memiliki katup di sepanjang alirannya dan lantaran pembuluh ini mengalirkan darah dari jantung, maka desakannya lebih besar dibanding vena. Pembuluh ini terbagi dalam empat jenis.

Pembuluh Aorta 

Aorta terkait langsung dengan ventrikel kiri jantung untuk membawa darah kaya oksigen ke semua sisi tubuh.

Pembuluh Arteri Pulmonalis 

Arteri pulmonalis terkait langsung dengan ventrikel kanan yang bertugas mengalirkan darah kaya karbon dioksida (CO2) ke paru-paru agar terjadi pergantian udara yang lantas dialirkan kembali pada jantung lewat vena pulmonalis.

Pembuluh Arteri 

Yaitu cabang dari aorta yang memiliki ukuran lebih kecil dari aorta.

Arteriola 

Yaitu cabang arteri yang kemudian akan terkait dengan pembuluh kapiler. Di pembuluh kapiler terjadi pertukaran gas serta nutrisi dengan jaringan.

Pembuluh balik/vena 

Nama lain pembuluh balik yaitu vena yang disebut sebagai pembuluh pengangkut darah dari semua tubuh kembali pada serambi (atrium) kanan jantung. Ciri khas dari pembuluh vena yaitu mempunyai katup di sepanjang salurannya. Pembuluh ini dibedakan kembali menjadi 4 bagian:

Vena Cava 

Vena cava dibedakan jadi dua, yakni vena cava superior yang membawa aliran darah dari sisi atas (kepala) serta vena cava inferior yang membawa aliran darah dari sisi tubuh bawah. Vena inilah yang terkait langsung dengan atrium kanan jantung.

Vena Pulmonalis 

Vena pulmonalis yaitu pembuluh yang mengalirkan darah kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri jantung.

Vena 

Yaitu pembuluh darah yang terkait dengan venula

Venula 

Yaitu pembuluh yang terkait langsung dengan kapiler serta lantas mengalirkan darah menuju vena.

Sistem Sirkulasi Darah 

Sumber: hedisasrawan.blogspot.co.id
System sirkulasi darah dibedakan jadi dua, yakni:

System sirkulasi darah kecil (sirkulasi pulmonal/paru) 

Kita akan memulai dari darah yang kembali pada jantung lewat vena cava serta mengalir menuju atrium kanan jantung, darah yang ada di atrium kanan yaitu darah yang konsentrasi oksigennya rendah karena sudah di ambil oleh jaringan tubuh.

Darah dari atrium kanan lantas dialirkan menuju ventrikel (bilik) kanan, darah lantas dipompa keluar lewat arteri pulmonalis menuju paru-paru. Di paru-paru terjadi pertukaran udara antara CO2 serta O2.

Oleh sebab itu, segi kanan jantung menerima darah dari sirkulasi systemik serta memompanya ke paru-paru.

System peredaran darah besar (sirkulasi systemik) 

Darah yang datang dari paru-paru serta sudah kaya akan O2 dikembalikan ke atrium kiri jantung lewat vena pulmonalis, darah dari atrium kiri ini lantas dialirkan menuju ventrikel kiri jantung yang lantas akan dipompa ke semua tubuh terkecuali paru.

Oleh sebab itu, segi kiri jantung menerima darah dari paru-paru serta memompanya ke semua tubuh terkecuali paru.

Ventrikel kiri ini akan memompa darah menuju aorta yang akan bercabang jadi arteri-arteri besar untuk menelusuri semua sisi tubuh. Beberapa darah yang dipompa ventrikel kiri mengalir ke otot, beberapa ke ginjal, beberapa ke otak, dan sebagainya.

Maka itu aliran arteri tidak akan membawa darah yang sudah kehilangan oksigennya akibat diserap oleh jaringan spesifik, arteri akan menebar secara rata agar keperluan oksigen serta nutrisi tiap jaringan bisa tercukupi secara maksimal.

Setelah jaringan menyerap oksigen dari pembuluh kapiler yang disebut sebagai percabangan dari arteri, darah akan dialirkan menuju venula lantas menuju vena serta lantas akan dialirkan ke vena paling besar yakni vena cava inferior serta vena cava superior untuk dialirkan kembali menuju jantung lewat atrium kanan serta dialirkan ke sirkulasi paru.

Begitulah selanjutnya sirkulasi yang tidak ada ujungnya ini akan terjadi sepanjang hidup seorang manusia.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Sistem Peredaran Darah (Sirkulasi) Manusia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Sistem Peredaran Darah di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Sistem Peredaran Darah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
Advertisement